Konflik Batin Tokoh “Aku” dalam Cerpen Rumah yang Terang Karya Ahmad Tohari: Sebuah Tinjauan Psikologi Sastra

Authors

  • Zilfa Ghifara Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Tifara Revalina Iryanti Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Fadhilah Nur Salsabila Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpb.v15i2.2901

Keywords:

Konflik Batin, Psikologi Sastra, Aku dan Ayah

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek kejiwaan tokoh utama pada cerpen Rumah yang Terang dalam menghadapi konflik batin, menggunakan aspek psikologi sastra. Selain itu, peneliti juga bertujuan mendeskripsikan aspek struktural cerpen Rumah yang Terang. Metode yang peneliti pakai adalah metode deskriptif kualitatif sumber data peneliti melalui teks cerpen Rumah yang Terang dalam e-book. Peneliti menggunakan teknik baca dan teknik catat, kemudian peneliti menganalisis menggunakan teori Sigmund Freud yang berisi Ide, Ego, dan Superego. Tokoh "aku" mengalami konflik batin yang kompleks, antara hasrat pribadi untuk memodernisasi rumah dengan memasang instalasi listrik dan keharusan menghormati otoritas ayah yang telah melarang tindakan untuk memasang listrik dirumah nya tanpa memikirkan larangan ayah. Kemudian mencari solusi agar diterima oleh kedua belah pihak lalu muncul rasa bersalah dan trauma mendalam setelah kematian sang ayah, membuat tokoh kehilangan identitas sebagai anak. Tokoh mengalami emosional menuju penerimaan nila-nilai spiritual yang diwariskan ayahnya.

References

Arifin, M. Z. (2019). ilai moral karya sastra sebagai alternatif pendidikan karakter (Novel Amuk Wisanggeni karya Suwito Sarjono). Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 3(1), 30–40. https://dx.doi.org/10.25157/literasi.v3i1.1953

Batubara, J. (2017). Paradigma Penelitian Kualitatif dan Filsafat Ilmu Pengetahuan dalam Konseling. Jurnal Fokus Konseling. Jurnal Fokus Konseling, 3(2), 95–107. https://doi.org/https://doi.org/10.26638/jfk.387.2099

Choiriyah, S. N., Novitasari, L., & Suprayitno, E. (2023). Konflik Batin Tokoh Novel Confessions Karya Minato Kanae (Kajian Psikologi Sastra). LEKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(1). https://doi.org/https://jurnal.stkippgriponorogo.ac.id/index.php/Leksis/article/view/245

Freud, Sigmund. (1960). The ego and the id (J. Strachey, Ed.; J. Riviere, Penerj.; Revised). W. W. Norton & Company.

Hidayat, L. (2021). Kajian Psikologi Sastra dalam Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi. Penerbit Yayasan Lembaga Gumun Indonesia. https://doi.org/978-623-96665-7-6

Juidah, I., Andayani, Suwandi, S., & Rohmadi, M. (2023). Apresiasi Prosa Fiksi Teori dan Penerapannya. Selat Media Patners.

Pebrimireni, D., Lestari, A. D., & Salsabila, D. S. (2022). Kajian Psikologi Sastra Pada Cerpen Nasihat-nasihat Karya A.A Navis. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan, 1(1), 125–138. https://doi.org/KajianPsikologiSastraPadaCerpenNasihat-nasihatKaryaA.ANavis.JurnalRisetRumpunIlmuPendidikan

Rahayu, F. I. (2024). Buku Ajar Bahasa Indonesia. Penerbit NEM.

Rahmawati, I. (2025). Analisis Kepribadian Tokoh Utama Dalam Cerita Pendek Lamb to the Slauher Karya Roald Dahl. Calakan: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya, 3(1), 14–17. https://doi.org/10.61492/calakan.v3i1.192

Setiaji, A. B. (2019). KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA DALAM CERPEN “PEREMPUAN BALIAN” KARYA SANDI FIRLI. Lingue: Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra, 1(1), 21–35. https://doi.org/10.33477/lingue.v1i1.1176

Sholuhhudin, M. (2018). Apresiasi Cerpen Berbasis Multikultural. Wade Group.

Sukirman, S. (2021). Karya Sastra Media Pendidikan Karakter bagi Peserta Didik. Jurnal Konsepsi, 10(1), 17–27. https://doi.org/https://www.p3i.my.id/index.php/konsepsi/article/view/4

Wati, N. M., & A, S. (2020). Analisis Struktur Karya Sastra Cerpen “Punyah” Karya I Gede Bayu Kusuma. Jurnal Pendidikan Bahasa Bali UNDIKSHA, 7(2), 91–100. https://doi.org/AnalisisStrukturKaryaSastraCerpen"Punyah"KaryaIGedeBayuKusuma

Downloads

Published

2025-06-22