Pergeseran Bahasa pada Anak-Anak dari Keluarga Suku Batak Toba di Kota Medan

Authors

  • Jonathan Halomoan Marpaung Universitas Sumatera Utara
  • Rey Dewinata Simanjuntak Universitas Sumatera Utara
  • Asriaty R Purba Universitas Sumatera Utara
  • Risdo Saragih Universitas Sahid Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpb.v15i1.3208

Keywords:

Pergeseran Bahasa, Bahasa Batak Toba, Pelestarian Bahasa

Abstract

Kota Medan sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara memiliki masyarakat multietnis, termasuk Batak, Melayu, Tionghoa, Minangkabau, dan Jawa. Keberagaman ini berdampak pada pergeseran penggunaan bahasa daerah, khususnya bahasa Batak Toba, terutama di kalangan anak-anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pergeseran bahasa Batak Toba, faktor penyebabnya, serta upaya pelestariannya di kalangan anak-anak Kota Medan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, simak, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran signifikan dalam penggunaan bahasa Batak Toba, yang tercermin dalam percakapan sehari-hari anak-anak. Faktor penyebab utama meliputi peralihan bahasa, sikap terhadap bahasa, pengaruh pendidikan, interaksi dengan teman sebaya, pemilihan bahasa dalam keluarga, dan mobilitas penduduk. Upaya pelestarian mencakup penanaman rasa bangga terhadap bahasa Batak Toba, integrasi dalam pendidikan, dan penggunaan aktif dalam lingkungan keluarga. Penelitian ini menekankan pentingnya pelestarian bahasa Batak Toba sebagai bagian dari warisan budaya yang berisiko mengalami kepunahan jika tidak dilestarikan secara konsisten. Temuan ini diharapkan menjadi kontribusi dalam strategi pelestarian bahasa daerah di tengah arus globalisasi dan dominasi bahasa mayoritas.

References

Ariesta, W., Qoyyimah, A. L. N., & Markhamah, M. (2021). Pergeseran bahasa baku: Ragam bahasa elitis dalam akun instagram humor recehku. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 4(3), 259–274.

Batibo, H. M. (2005). Language decline and death in Africa: Causes, consequences and challenges. Multilingual Matters.

Chaer, A., & Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Rineka Cipta.

Crystal, D. (2000). Language death. Cambridge University Press.

Firmansyah, M., & Masrun, M. (2021). Esensi perbedaan metode kualitatif dan kuantitatif. Elastisitas: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 3(2), 156–159.

Holmes, J. (2001). An introduction to sociolinguistics (2nd ed.). Longman.

Lauder, A. (2008). Language planning and policy in Indonesia. Language and Linguistics Compass, 2(5), 1003–1017.

Moeliono, A. M., Lapoliwa, H., Alwi, H., Tjatur, S. S., Sasangka, W., & Sugiyono, S. (2017). Tata bahasa baku bahasa Indonesia (Edisi keempat). Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (ed. revisi). Remaja Rosdakarya.

Mustafa, B. (2020). Kebijakan bahasa dan pergeseran bahasa daerah di Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa, 10(2), 105–120.

Nugraha, D. (2020). Urgensi pendidikan multikultural di Indonesia. Jurnal Pendidikan PKN (Pancasila dan Kewarganegaraan), 1(2), 140–149.

Setyawan, A. (2011). Bahasa daerah dalam perspektif kebudayaan dan sosiolinguistik: Peran dan pengaruhnya dalam pergeseran dan pemertahanan bahasa. Prosiding Kongres Bahasa Indonesia.

Sibarani, R. (2012). Revitalisasi bahasa daerah dalam konteks pendidikan multikultural. Jurnal Ilmu Budaya, 14(1), 1–14.

Sibarani, R. (2015). Bahasa dan budaya Batak: Suatu pendekatan interdisipliner. USU Press.

Simbolon, N. Y., Nasution, M. Y., & Lubis, M. A. (2019). Pemberdayaan kearifan lokal masyarakat adat Batak Toba dalam mencegah kekerasan terhadap anak. Jurnal Mercatoria, 12(2), 148–159.

Sumarsono, & Partana, P. (2002). Sosiolinguistik. Pustaka Pelajar.

UNESCO. (2022). UNESCO’s digital initiatives promoting linguistic diversity in Indonesia. https://www.unesco.org/en/articles/unescos-digital-initiatives-promoting-linguistic-diversity-indonesia

Wijana, I. D. P. (2021). Pengantar sosiolinguistik. UGM Press.

Zendrato, S., Siregar, T. O., Yulianti, N., Panjaitan, M. S. B., Aulia, Z., & Kurniawan, F. (2024). Analisis hambatan interaksi komunikasi antarbudaya dalam keberagaman etnis di Kota Medan. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 1804–1808.

Downloads

Published

2025-03-28