Makna Simbolik dan Nilai Pendidikan dalam Tradisi Mappacci pada Pernikahan Adat Bugis Bone di Desa Lambur Kecamatan Muara Sabak Timur

Authors

  • Mursalim Isnu Pratama Universitas Jambi
  • Agus Setyonegoro Universitas Jambi
  • Dimas Anugrah Adiyadmo Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpb.v16i1.4119

Keywords:

Makna Simbolik, Tradisi Mappacci, Nilai Pendidikan

Abstract

Tradisi Mappacci merupakan salah satu rangkaian penting dalam pernikahan adat Bugis Bone yang mengandung nilai-nilai simbolik, religius, dan pendidikan yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolik perlengkapan adat dalam tradisi Mappacci serta mengkaji nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya pada masyarakat Bugis Bone di Desa Lambur, Kecamatan Muara Sabak Timur, Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce yang mengklasifikasikan tanda ke dalam ikon, indeks, dan simbol. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan pelaku prosesi, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perlengkapan adat dalam tradisi Mappacci, seperti daun inai, bantal, sarung sutra tujuh lapis, kelapa, gula merah, lilin, dan beras, memiliki makna simbolik yang merepresentasikan doa, harapan, kehormatan, kesucian, kesejahteraan, dan keteguhan dalam kehidupan rumah tangga. Selain itu, tradisi Mappacci mengandung nilai-nilai pendidikan religius, moral, dan sosial yang berperan dalam membentuk karakter calon pengantin serta memperkuat kearifan lokal masyarakat Bugis Bone di perantauan. Tradisi Mappacci berfungsi sebagai ritual adat sekaligus media pendidikan budaya yang relevan dalam kehidupan masyarakat modern.

References

Adiyadmo, D. A. (2017). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Naskah Drama Jangan Menangis Indonesia Karya Putu Wijaya. Prosiding ACOLISM II. Sumedang.

Amanda, R.A., Sintawati., Ridha, M. R. (2025). Makna Simbolik dan Nilai-Nilai Budaya Dalam Ritual Mappacci pada Masyarakat Bugis Makassar. Jurnal Penelitian Nusantara Volume 1; Nomor 5; Mei 2025; Page 97-105.

Haryadi. Nilai-nilai pendidikan karakter (Semarang: UUNES. 2018), hlm. 50.

Hartini, D., Ilhami, N., & Sunan Kalijaga Yogyakarta, U. (2022). Membincang Akulturasi Pernikahan; Makna Tradisi Mapacci Pada Pernikahan Adat Suku Bugis Makasar. Journal of Islamic Law, 1(1), 1–24. https://journal.stai-nuruliman.ac.id/index.php/tsyr/article/view/.

Hamzah, E. I. (2021). Tradisi Mabbaca Doang Masyarakat Suku Bugis Kelurahan Kabonena Kecamatan Ulujadi Kota Palu. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 2(1), 25–40. https://doi.org/10.24239/moderasi.vol2.iss1. 38.

Kasmawati, K., Indarwati, I., Tamin, H., & Hasan, H. (2021). Bentuk dan Makna Ritual Mappacci pada Pernikahan Bangsawan Bugis (Studi Kasus di Desa Benteng Gantarang Kabupaten Bulukumba). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 7(2), 721–729.

Koentjaraningrat. 2009 Pengantar Ilmu Antropologi 1. Jakarta: UI Press. Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Miles, B. Mathew dan Michael Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UIP.

Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Sari, A. R. D., Astuti, K. S., Bahasa, F., & Yogyakarta, U. N. (2023). Analysis on the Meaning of Symbols in The Bugis Traditional Processing " Mappacci " In Bone Regency, South Sulawesi. International Journal of Asian History, Cultures and Traditions, 9(1), 1–8.

Setyonegoro, A. 2013. Hakikat, Alasan, Dan Tujuan Berbicara (Dasar pembangunan kemampuan Berbicara Mahasiswa). Jurnal Pena, Vol 3 no 1, 67-80 FKIP Universitas Jambi.

Sobur, A. (2004). Semiotika Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta Bandung.

The Peirce Edition Project. 1998. The Essential Peirce Selected Philosophical Writings Vol 2. (1893-1913). Indiana University Press.

Yudhi, Achmad. Anam, Khairul. 2018. Kajian Prosa Fiksi Indonesia. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Zoest, Aart Van. 1993. Semiotika: tentang Tanda, Cara Kerjanya, dan Apa Yang Kita Lakukan Dengannya. Ani Soekowati (Penerj.) Hal 30-32. Jakarta: Yayasan Sumber Agung.

Downloads

Published

2026-02-12