Strategi Pengembangan IPS Melalui Konsep Waktu, Perubahan Dan Kebudayaan sebagai Transmisi Kewarganegaraan Dalam Pembelajaran

  • A. Gafar Hidayat STKIP Taman Siswa
  • Tati Haryati STKIP Taman Siswa Bima
  • Ratnah STKIP Taman Siswa Bima

Abstract

Pembelajaran IPS merupakan hasil fusi secara terpadu, sebagai hasil seleksi dan penyederhanaan dari berbagai ilmu-ilmu sosial untuk kepentingan tujuan pembelajaran, serta disesuaikan dengan tingkatan pendidikan. Oleh karena itu IPS merupakan program pembelajaran yang dijadikan sebagai instrumen pewarisan budaya bangsa melalui transmisi kewarganegaraan. Tujuan penulisan ini yaitu untuk memahami strategi mengembangkan IPS melalui konsep waktu, perubahan dan kebudayaan. Metode penulisan ini menggunakan studi literatur atau telaah pustaka, dan dideskripsikan secara kualitatif. Adapun hasil dari penulisan ini yaitu strategi pengembangan IPS melaui konsep waktu, perubahan, dan kebudayaan dalam pembelajaran ilmu sosial erat kaitannya dengan ilmu sejarah yang meliputi masa lalu, masa sekarang dan yang akan datang, begitu juga dalam pembelajaran ilmu sosial lainnya, yang diintegrasikan secara terpadu dalam pembelajaran IPS, agar pemahaman siswa bersifat holistik. Perubahan merupakan gejala yang umum terjadi pada masyarakat manusia. Dalam konteks kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dikenal dua macam perubahan yaitu perubahan sosial (social change) dan perubahan kebudayaan (cultural change). Sedangkan kebudayaan adalah hasil dari daya dari budi yang berupa cipta, rasa, dan karsa, manusia sebagai nilai yang dijunjung tinggi dan membentuk aturan yang disepakati besara untuk kepentingan bersama anggota kelompok masyarakat. Dengan kata lain, hasil dari ketiga unsur akal atau budi (cipta, rasa, dan karsa) itulah yang disebut dengan kebudayaan

Downloads

Download data is not yet available.
Keywords: Strategi Pengembangan IPS, Waktu, Kebudayaan, Perubahan

References

Abdullah, Taufik, dkk. (1985). Sejarah dan Historiografi. Jakarta: Gramedia.
Affandi, Idrus. (1997). Tata Negara. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Ali, Moh, R. (1961). Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia. Jakarta: Bharata.
Daldjoeni, N. (1984). Geografi Kesejarahan. Bandung: Alumni.
Gazalba, Sidi. (1981). Pengantar Ilmu Sejarah. Jakarta: Bharata.
Gottschalk, Louis (1975). Mengerti Sejarah. Terjemahan. Nugroho Notosusanto. Jakarta: Universitas Indonesia.
Ismauan. (1988). Diklat Pengantar Ilmu Sejarah. Bandung: EKT.
Kartodirdjo, S. (1983). Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi sejarah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Koentjaraningrat. (1962). Antropolgi. Jakarta: Bharata.
Mulyadi, Yad. (1999). Antropolgi. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sunatra dan Dasim Budimansyah. (1987). Sosiologi dan Antropologi. Bandung: Epsilon Grup.
Trijono, Lambang dan Suharko. (1998). Sosiologi. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Published
2020-12-22
Abstract viewed = 202 times
PDF downloaded = 225 times