Analisis Bahasa Muna di Sulawesi Tenggara

  • Nurjannah Nurjannah Universitas Halu Oleo
  • Sahur Saerudin Universitas Halu Oleo
  • Ansor Putra Universitas Halu Oleo

Abstract

Bahasa Muna merupakan salah satu bahasa daerah yang dituturkan oleh Masyarakat suku Muna yang ada di Sulawesi Tenggara. Bahasa Muna tergolong sebagai Bahasa vokalis karena setiap kata dalam bahasa tersebut selalu diakhiri dengan huruf vokal. Jika mengadopsi kosakata dari bahasa lain yang berakhiran fonem konsonan maka kosakata tersebut akan ditambahkan fonem vokal diakhir kata tersebut. Berdasarkan hal itu, usaha untuk menginventarisasi fonem bahasa Muna sangat penting untuk dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi kualitatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan 200 kosakata dasar Swadesh. Langkah ini dilakukan untuk menginventarisasi fonem vokal yang ada dalam bahasa Muna di semua posisi, baik itu posisi, awal, tengah, maupun posisi akhir. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa fonem vokal bahasa Muna ditemukan pada semua posisi yaitu awal. tengah, dan akhir. Bahasa Muna tidak mengenal diftong namun, bahasa Muna mengenal vokal rangkap. Setiap kosaka kata dengan suku tertutup jika diserap dalam bahasa Muna akan diubah menjadi suku terbuka dengan cara menambahkan fonem vokal diakhir kata atau menghilangkan fonem konsonan di akhir kata itu. 

Keywords: Fonem, Kata, Sinkronis, Bahasa Muna

References

Alwi, Hasan, dkk. (2003). Tata bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga). Jakarta: Balai Pustaka.

Putra, A., Nurjannah, N., Lindayani, L., Rahmawati, R., & Saerudin, S. (2020, June). Inheritance of Austronesian Proto to Languages in Wakatobi: A Diachronic Linguistic Study. In Proceedings of the First International Seminar on Languare, Literature, Culture and Education, ISLLCE, 15-16 November 2019, Kendari, Indonesia.

Devianty, R. (2017). Bahasa sebagai Cerminan Kebudayaan. Tarbiyah, 24(2), 224-245.

Keraf, Gorys. (2004). Komposisi: Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. Flores: Nusa Indah

Rahmawati, N. (2023). Analisis Komparatif Sinkronis Bahasa Sunda dengan Bahasa Jawa Dialek Desa Panjalin Kidul Kabupaten Majalengka. JALADRI: Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda, 9(2), 54-60.

Sariono, Agus. (2016). Pengantar Dialektologi (Panduan Penelitian dengan Metode Dialektometri). Yogyakarta: CAPS

Simanullang, R., & Surip, M. (2023). Analisis SInkronik Dialek Bahasa Batak Toba di Barus Tapanuli Tengah: Kajian Dialektologi.. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(3).

Sudaryanto. (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukesti, R. (2015). Pendekatan linguistik sinkronis dan diakronis pada beberapa dialek Melayu: Pemikiran kritis atas sejarah Bahasa Melayu. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 15(1), 46-56.

Published
2024-06-30
Abstract viewed = 37 times
PDF downloaded = 21 times