Analisis Bahasa Muna di Sulawesi Tenggara
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpb.v14i1.1717Keywords:
Fonem, Kata, Sinkronis, Bahasa MunaAbstract
Bahasa Muna merupakan salah satu bahasa daerah yang dituturkan oleh Masyarakat suku Muna yang ada di Sulawesi Tenggara. Bahasa Muna tergolong sebagai Bahasa vokalis karena setiap kata dalam bahasa tersebut selalu diakhiri dengan huruf vokal. Jika mengadopsi kosakata dari bahasa lain yang berakhiran fonem konsonan maka kosakata tersebut akan ditambahkan fonem vokal diakhir kata tersebut. Berdasarkan hal itu, usaha untuk menginventarisasi fonem bahasa Muna sangat penting untuk dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi kualitatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan 200 kosakata dasar Swadesh. Langkah ini dilakukan untuk menginventarisasi fonem vokal yang ada dalam bahasa Muna di semua posisi, baik itu posisi, awal, tengah, maupun posisi akhir. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa fonem vokal bahasa Muna ditemukan pada semua posisi yaitu awal. tengah, dan akhir. Bahasa Muna tidak mengenal diftong namun, bahasa Muna mengenal vokal rangkap. Setiap kosaka kata dengan suku tertutup jika diserap dalam bahasa Muna akan diubah menjadi suku terbuka dengan cara menambahkan fonem vokal diakhir kata atau menghilangkan fonem konsonan di akhir kata itu.
References
Alwi, Hasan, dkk. (2003). Tata bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga). Jakarta: Balai Pustaka.
Putra, A., Nurjannah, N., Lindayani, L., Rahmawati, R., & Saerudin, S. (2020, June). Inheritance of Austronesian Proto to Languages in Wakatobi: A Diachronic Linguistic Study. In Proceedings of the First International Seminar on Languare, Literature, Culture and Education, ISLLCE, 15-16 November 2019, Kendari, Indonesia.
Devianty, R. (2017). Bahasa sebagai Cerminan Kebudayaan. Tarbiyah, 24(2), 224-245.
Keraf, Gorys. (2004). Komposisi: Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. Flores: Nusa Indah
Rahmawati, N. (2023). Analisis Komparatif Sinkronis Bahasa Sunda dengan Bahasa Jawa Dialek Desa Panjalin Kidul Kabupaten Majalengka. JALADRI: Jurnal Ilmiah Program Studi Bahasa Sunda, 9(2), 54-60.
Sariono, Agus. (2016). Pengantar Dialektologi (Panduan Penelitian dengan Metode Dialektometri). Yogyakarta: CAPS
Simanullang, R., & Surip, M. (2023). Analisis SInkronik Dialek Bahasa Batak Toba di Barus Tapanuli Tengah: Kajian Dialektologi.. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(3).
Sudaryanto. (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukesti, R. (2015). Pendekatan linguistik sinkronis dan diakronis pada beberapa dialek Melayu: Pemikiran kritis atas sejarah Bahasa Melayu. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 15(1), 46-56.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan Bahasa yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan Bahasa bersifat akademik. Jurnal Pendidikan Bahasa tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.








