Analisis Ontologis Pesan Motivasi dalam Short Video Merry Riana tentang Hakikat Keberhasilan dan Kebahagiaan

Authors

  • Eny Mujiharti Universitas Negeri Surabaya
  • Anas Ahmadi Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpb.v16i2.4357

Keywords:

Ontologi, Motivasi Digital, Short Video

Abstract

Fenomena penggunaan short video sebagai media penyampaian pesan motivasi berkembang pesat di era digital, terutama melalui konten Merry Riana yang mempengaruhi cara pandang audiens mengenai keberhasilan dan kebahagiaan. Konten motivasi digital tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga membentuk konstruksi realitas sosial masyarakat modern. Namun, muncul kritik terkait kecenderungan penyederhanaan realitas dan potensi toxic positivity dalam pesan motivasi yang disampaikan melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan mengungkap hakikat ontologis realitas keberhasilan dan kebahagiaan yang dikonstruksi dalam short video Merry Riana. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif interpretif dengan jenis analisis isi kualitatif filosofis berbasis perspektif ontologis. Data diperoleh melalui dokumentasi dan transkripsi video yang dipilih secara purposive, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik filosofis melalui reduksi data, pengkodean, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan dikonstruksi sebagai proses dinamis yang melibatkan usaha, kegagalan, dan dimensi spiritual, sedangkan kebahagiaan dipahami sebagai kondisi internal yang bersumber dari kesadaran diri, rasa syukur, serta hubungan dengan Tuhan. Penelitian juga menemukan kecenderungan simplifikasi realitas yang berpotensi mengarah pada toxic positivity, sehingga pesan motivasi digital perlu dipahami secara kritis dan reflektif. Dapat disimpulkan bahwa konten motivasi digital tidak hanya merepresentasikan pengalaman hidup, tetapi juga membentuk standar sosial baru mengenai makna sukses dan kebahagiaan manusia modern kontemporer.

References

Abidin, S. (2025). Komunikasi massa di era teknologi digital. Cendikia Mulia Mandiri.

Ahmadi, A. (2015). Psikologi sastra. Unesa University Press.

Ahmadi, A. (2023). Teori sastra: Perspektif apresiatif. Penerbit Delima.

Alamin, F., & Sopian, A. (2024). Wacana filsafat ilmu balaghah: Kajian ontologi, epistemologi dan aksiologi. Rayah Al-Islam, 8(1), 131–142.

Anderson, M., & Jiang, J. (2022). Teens, social media and technology 2022. Pew Research Center.

Bakhtiar, A. (2021). Filsafat ilmu (Edisi revisi). RajaGrafindo Persada.

Cangara, H. (2021). Pengantar ilmu komunikasi (Edisi keempat). Rajawali Pers.

Chen, L., Blackburn, J., De Cristofaro, E., & Stringhini, G. (2021). Slapping cats, bopping heads, and Oreo shakes: Understanding indicators of virality in TikTok short videos. arXiv. https://doi.org/10.48550/arXiv.2101.05152

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2021). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Falah, R. (2021). Filsafat nilai: Mencari hakikat makna dalam kehidupan. Remaja Rosdakarya.

Fitriani, D., & Rahmawati, L. (2022). Motivational content and digital identity construction in social media. Jurnal Komunikasi Digital, 6(2), 112–124.

Griffin, E. (2006). A first look at communication theory (6th ed.). McGraw-Hill.

Gustin, E. (2024). Media sosial dan pembentukan opini publik: Analisis studi kasus. Jurnal Socius, 3(2).

Handoko, T. (2021). Mindset dan motivasi: Kajian psikologi kontemporer. Erlangga.

Hidayat, A. (2021). Psikologi kebahagiaan: Perspektif eksistensial. Gramedia Pustaka Utama.

Hidayatullah, S. (2021). Konstruksi sosial media massa. Pustaka Pelajar.

Kaye, D. B. V., Chen, X., & Zeng, J. (2021). The co-evolution of two Chinese mobile short video apps: Parallel platformization of Douyin and TikTok. Mobile Media & Communication, 9(2), 229–253. https://doi.org/10.1177/2050157920952120

Kurniawan, R. (2021). Psikologi positif: Teori dan aplikasi dalam konseling. Alfabeta.

Lestari, P. (2021). Identitas digital dan masyarakat konsumsi. Kencana.

Lontoh, F. O. L. (2025). Filsafat ilmu: Fondasi dan perkembangan pengetahuan. ResearchGate Publication.

Morissan. (2021). Teori komunikasi individu hingga massa. Kencana.

Mulyadi, D. (2021). Eksistensialisme dan makna hidup. Global Aksara Persada.

Nasrullah, R. (2021). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.

Nugroho, A. (2022). Eudaimonia dan makna kebahagiaan dalam perspektif filsafat kontemporer. Jurnal Filsafat Humaniora, 14(2), 88–101.

Parveen, B., & Gouda, N. K. (2022). Motivation for social media engagement: A systematic literature review (SLR). Journal of Media and Communication, 6(1), 196–219.

Prasetyo, H. (2021). Pendekatan ontologis dalam analisis media digital. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Filsafat, 5(1), 44–58.

Pratama, A. (2021). Retorika modern di media sosial. Global Aksara Persada.

Putra, M. G. (2021). Resiliensi dan kebahagiaan di era disrupsi. Literasi Nusantara.

Quintero, S., & Long, J. (2022). Toxic positivity in digital culture and social media communication. Journal of Positive Psychology Studies, 4(2), 55–67.

Ramadhan, F. (2021). Sosiologi digital: Memahami realitas baru masyarakat. Rajawali Pers.

Santoso, B. (2021). Komunikasi visual dan retorika digital. Simbiosa Rekatama Media.

Septrian, A. A., & Nirmala, A. (2025). Analisis isi konten sosial media dalam meningkatkan engagement. RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi, 5(4), 1–13.

Siregar, I. (2021). Analisis wacana motivasi di media digital. Perdana Publishing.

Susanto, A. (2021). Filsafat ilmu: Suatu kajian dalam dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Bumi Aksara.

Suyanto, B., dkk. (2024). Penggunaan diksi dan gaya bahasa konten video motivasi Merry Riana dalam media TikTok. Semiotika: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik, 25(1).

Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: Metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (mixed method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i1.6187

Wibowo, S. (2021). Filsafat keberhasilan: Melampaui materialisme. Kanisius.

Wijaya, H. (2021). Analisis narasi dan persuasi media. Perdana Publishing.

Wijayanto, B. (2021). Retorika digital dan persuasi emosional pada short video. Jurnal Komunikasi Massa, 9(2), 76–89.

Zainal, A. (2021). Sosiologi komunikasi di era digital. Prenada Media Group.

Downloads

Published

2026-05-22