Pengaruh Intensitas Komunikasi Keluarga terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini

Authors

  • Oki Erina Mutiara Bintang Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Cita Wieke Mebrila Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Esa Aulia Maharani Octaviana Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Niken Aldila Safina Putri Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Nur Lailiyah Universitas Nusantara PGRI Kediri

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpb.v16i3.4843

Keywords:

Intensitas Komunikasi Keluarga, Perkembangan Bahasa, Anak Usia Dini, Pemerolehan Bahasa, Gadget

Abstract

Fokus penelitian meliputi intensitas komunikasi keluarga, perkembangan kosakata, sintaksis, pragmatik, serta penggunaan gadget sebagai faktor yang memengaruhi stimulasi bahasa anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang anak perempuan berusia 5 tahun, sedangkan informan penelitian ialah ibu kandung anak. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas komunikasi keluarga yang terbatas menyebabkan kesempatan anak untuk mengembangkan kemampuan berbahasa menjadi berkurang. Hal tersebut tampak pada penguasaan kosakata yang masih sederhana, kemampuan menyusun kalimat yang belum optimal, serta kemampuan pragmatik yang ditandai dengan keterbatasan dalam memulai, mempertahankan, dan mengembangkan percakapan. Selain itu, penggunaan gadget dengan intensitas tinggi mengurangi interaksi verbal antara anak dan orang tua sehingga menghambat stimulasi bahasa. Oleh karena itu, komunikasi keluarga yang aktif, intensif, dan berkelanjutan perlu ditingkatkan untuk mendukung perkembangan bahasa anak usia dini secara optimal.

References

Arsanti, M. (2014). Pemerolehan bahasa pada anak (Kajian psikolinguistik). Jurnal PBSI, 3(2), 24–47.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Dardjowidjojo, S. (2010). Psikolinguistik: Pengantar pemahaman bahasa manusia (Edisi ke-2). Yayasan Obor Indonesia.

Herawati, N. H., & Katoningsih, S. (2023). Kemampuan Bahasa Anak Usia Prasekolah. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1685–1695. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4122

Haerunisa, Z. F., Bachari, A. D., Dallyono, R., & Sunendar, N. F. (2025). Perkembangan Bahasa dan Kognisi dalam Interaksi Verbal: Studi Kasus Anak 3 Tahun 8 Bulan. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6). https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7263

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Ngura, E. T., Qondias, D., & Ombong, A. M. (2024). Peran komunikasi orang tua dalam meningkatkan kecerdasan bahasa anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(4), 676–686. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i4.5933

Oktaviani, M., Novitasari, A. W., Glosalalia, G., Madinatuzzahra, & Aulia, N. (2021). Peran orang tua dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak usia prasekolah. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan), 8(2), 153–163. https://doi.org/10.21009/JKKP.082.04⁠

Salnita, Y. E., Atmazaki, & Abdurrahman. (2019). Pemerolehan bahasa pada anak usia 3 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 137–145. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.156

Syamsiyah, N., & Hardiyana, A. (2021). Implementasi Metode Bercerita sebagai Alternatif Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 6(3), 1197–1211. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1751

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif (Edisi ke-3). Alfabeta.

Wiyono, G. H., Hendriani, W., Yoenanto, N. H., & Paramita, P. P. (2024). Peran orang tua terhadap perkembangan bahasa pada anak dengan usia golden age. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 92–99. https://doi.org/10.21831/jpa.v13i1.282

Yuswati, H., & Setiawati, F. A. (2022). Peran orang tua dalam mengembangkan bahasa anak pada usia 5–6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 5029–5040. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2908

Downloads

Published

2026-08-12