The Impact of Changes from Water Transportation to Land Transportation in Selat District, Kapuas Regency in 1998-2024
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpi.v15i1.1956Keywords:
Impact Infrastructure, Mobility, Water Transportation, Land TransportationAbstract
The change from water transportation to land transportation in Selat District, Kapuas Regency is caused by the development of land road infrastructure carried out by the Kapuas Regency Regional Government. This has an impact on the decline of water transportation which was previously the main mode of community mobility. The purpose of this study is to examine the impact of the change from water transportation to land transportation for the community in Selat District, Kapuas Regency from 1998-2024. This research uses a historical method consisting of four stages, namely heuristic, criticism, interpretation, and historiography. The results of the study show that this change has a positive and negative impact on the community in Selat District. The positive impact is the increase in accessibility and mobility of the community, which is supported by an increase in the number of land vehicles. Based on data from the Central Statistics Agency of Kapuas Regency, it shows that the number of land vehicles has increased significantly from 2019 to 2023. The number of land vehicles increased from 2,800 units in 2019 to 4,389 units in 2023. The increase in land transportation shows that the community's dependence is increasing, but it has an impact on decreasing water transportation, reducing jobs, and increasing traffic density. The conclusion reached is that this change is due to the development of road infrastructure that improves accessibility and mobility, but also brings social and economic impacts to communities that previously relied on water transportation.
Downloads
References
Effendi, R (2020). Geografi dan ilmu sejarah (Deskripsi geohistori untuk ilmu bantu sejarah). Banjarmasin: Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat.
Ellya Rosana (2015). Modernisasi dalam Perspektif Perubahan Sosial. Al-Adyan, Vol. 10 (1) 67-82.
Guntur, M (2024). Statistik Daerah Kabupaten Kapuas 2024. Kapuas: Badan Pusat Statistik Kabupaten Kapuas.
Guntur, M. (2024). Kabupaten Kapuas Dalam Angka 2024/2024 Volume 22, 2024. Kapuas: Badan Pusat Statistik Kabupaten Kapuas.
Guntur, M. (2024). Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Kapuas Menurut Pengeluaran 2018-2022. Kapuas: Badan Pusat Statistik Kabupaten Kapuas.
Imron, M., & Sudiyono (2022). Surutnya transportasi sungai di Banjarmasin Kalimantan Selatan dan permasalahannya. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 24(1).
Kamuri, Klaasvakumok J. Fanggidae, Rolland E (2021). Manajemen Perubahan. Malang: CV. Literasi Nusantara Abadi.
Kapuas Info (2011). Jembatan Pulau Petak. Diakses pada 09 Agustus 2024, dari https://www.kapuas.info/2011/12/jembatan-pulau -petak.html
Kartono, Drajat. T. Hanif Nurcholis, H (n.d). Modul: Konsep dan Teori Pembangunan.
Kutaibah Al Muharrir, Nabil Shafwan, Topan Adi Saputra, & Siti Sahara (2024). Strategi peningkatan mutu dalam Perubahan transportasi darat. Jurnal Salome: Multidisipliner Keilmuan, 1 (3), 153-159.
Muhammad Amir & Agussalim Rahma (2020). Analisis dampak transportasi online terhadap transportasi konvensional (bentor) di Kota Makassar. Jurnal Mirai Management, 5 (1), 313.
Nugroho, S. S., & Haq, H. S (2019). Hukum Pengangkutan Indonesia: Kajian Perlindungan Hukum Terhadap Penumpang Transportasi Udara. Solo: Pustaka Iltizam.
Nur, Nur K., dkk (2021). Sistem Transportasi. Makassar: Yayasan Kita Menulis.
Pemerintah Kabupaten Kapuas (2014). Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Kapuas Tahun 2014. Kapuas: Pemerintah Kabupaten Kapuas.
Purnawan Basundoro, S.S., M.Hum., Siti Parwati Sumarto D., M.Ed., Sarkawi, S.S., M.Hum., dan Maimunah, S.S (2000). “Pengaruh Modernisasi Transportasi terhadap Pola Perubahan Kota-Kota di Karesidenan Banyumas,”. Surabaya: Laporan Penelitian DIK Suplemen Universitas Airlangga, Fakultas Sastra, Universitas Airlangga.
Raja, Tatang S (1991). Album Alat Transportasi Tradisiona: Lampung, Kalimantan Selatan, Bali, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur. Jakarta: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Proyek Pembinaan Media Keijudayaan.
Riani, D., Salonten, & Hotlin (2017). Evaluasi Karakteristik Rute Jalur Darat Dan Sungai Dari Kuala Kapuas Menuju Talio Muara Kabupaten Pulang Pisau. Jurnal Teknika, 1(1), 41-50.
Subiyakto, B., Abbas, E. W., Syaharuddin, & Mutiani (2020). Transportasi Perairan Kalimantan Selatan 1950-1970an. Banjarmasin: Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat.
Taufik (2004). Selat Dalam Angka 2003. Kapuas: Badan Pusat Statistik Kabupaten Kapuas.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan IPS yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan IPS bersifat akademik. Jurnal Pendidikan IPS tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.











