Construction of Husband and Wife Worker Relationship Patterns Based on the Concept of Gender Equality

Authors

  • Syarif Hidayatullah UIN Sunan Kalijaga
  • Nerisma Eka Putri STAI PTDII Jakarta Utara

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpi.v15i1.2629

Keywords:

Contruction, Marriage, Gender Equality

Abstract

This study examines the construction of husband-wife relationship patterns based on gender equality concepts, particularly in dual-career families. Traditional family structures have historically placed men in public domains while confining women to domestic responsibilities, creating gender inequality reinforced by patriarchal culture. This library research employs a descriptive-analytic approach to explore how the "mubadalah" concept (reciprocal relationship) can be applied to establish more equitable husband-wife relations. The findings demonstrate that gender differences are sociocultural constructs that contribute to discrimination against women, who often face work–family conflicts in balancing professional and domestic responsibilities. The mubadalah framework, introduced by Faqihuddin Abdul Kodir, emphasizes mutual respect, equality, and justice in relationships. This approach rejects rigid divisions between public and private spheres, advocating equal opportunities and rights for individuals regardless of gender. The study concludes that achieving gender equality requires dismantling patriarchal structures and promoting reciprocal partnerships within families and society. By demonstrating the practical application of the mubadalah concept in modern family dynamics, this study contributes to the broader discourse on gender equality.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Aziz. (2017). Relasi Gender Dalam Membentuk Keluarga Harmoni (Upaya membentuk keluarga Bahagia). Harkat: Media Komunikasi Islam Tentang Gender Dan Anak, Vl. 12, No. 2, hlm 28.

Ade Kartini and Asep Maulana. (2019). Redefinisi Gender Dan Seks,” An-Nisa’. Jurnal Gender Studies, Vol. 12 No. 2, hlm. 222.

Anita Rahmawaty. (2015). Harmoni Dalam Keluarga Perempuan Karir: Upaya Mewujudkan Kesetaraan Dan Keadilan Gender. Jurnal Palastren, Vol. 8. No. 1, hlm. 2.

Chaula Luthfia. (2021). Peran Ganda Istri (Pencari Nafkah Wanita Di Pasar Tradisional). Junal Khuluqqiyya, Vol. 13, No. 1, hlm. 51-70.

Flora Grace Putrianti. (2007). Kesuksesan Peran Ganda Wanita Karir Ditinjau Dari Dukungan Suami, Optimisme, an Strategi Coping. Indigenous, Jurnal Ilmiah Berkala Psikologi, Vol. 9, No. 1, hlm. 3-17.

Ghufron, M. N., 2013, ”Makna Karir bagi Wanita Karir”, dalam Proceedings Seminar Nasional Gender dan Islam, Menggagas Pendidikan Islam Sensitif Gender di Indonesia Desember 2013, hlm. 111-124, Kudus: PSG STAIN Kudus.

Herlina Nur Afida, Hasman Zhafiri Muhammad, Khoiruddin Nasution. (2023). Konstruksi Kesetaraan Gender (Keluarga Pasangan Karier di Kabupaten Wonosobo). Qanun: Jurnal Hukum Keluarga Islam, Vol. 1, NO. 2, hlm. 151.

Hidayatullah, S. (2015). Al-Qur’an dan Peran Publik Perempuan “dalam Gender dan Islam: Teks dan Konteks, ed. Waryono Abdul Ghafur Dan Muh. Isnanto. Yogyakarta: PSW IAIN Sunan Kalijaga.

Imelda, S., & Chairunnisa, T. L. T. (2023). Konflik Pekerjaan-Keluarga: Tinjauan Literatur. Warta Dharmawangsa, 17(3), 1355–1365.

Kodir, F. A. (2019). Ringkasan Konsep untuk Pelatihan Perspektif Kesalingan dalam Isu Gender dan Islam. Umah Sinau Mubadalah.

M. Zaki. (2018). Kontekstualisasi Harmonisasi Kesetaraan Gender Dalam Realitas Sosial. Jurnal Sosial, Politik, Kajian Islam Dan Tafsir, Vol. 1, No. 2, hlm. 153.

Mansor Fakih. (2009). Analisis Gender Dan Transformasi Sosial. Insist Press.

Maula, Ariyanti. (2022). Justice Negotiations for Women: Divorce Cases Due to Domestic Violence in Religious Courts. Vol. 20 No. 1, hlm. 155-180.

Muchammad Qosim Alfaizi. (2022). Membangun Kesetaraan Gender dalam Kehidupan Keluarga Perspektif Hukum Islam. Jurnal Pusat Studi Dan Konsultasi Hukum, Vol. 5 No. 1, hlm. 89.

Nency Dela Oktora, Hud Leo Perkasa, Doni Prasetyo, Nadya Alya Putri, Rega Mahdani. (2021). Sosialisasi Potret Relasi Gender Pada Masyarakat Ulun Lampung. Jurnal Pengabdian Masyarakat, Vol. 3 No. 2, hlm. 201.

Nikmatul Choyroh Pamungkas. (2021). Keadilan dan Kesetaraan Gender dalam Peran Orang Tua Dalam Mengasuh Anak: Prepektif Pasangan Menikah Muda. Equalita: Jurnal Studi Gender Dan Anak, Vol. 3, Issue 2, hlm. 241.

Ninik Rahayu. (2012). Kesetaraan Gender dalam Aturan Hukum dan Implementasinya di Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, Vol. 9 No. 1, hlm. 20.

Nuraida dan Muhammad Zaki Bin Hassan. (2017). Pola Komunikasi Gender dalam Keluarga. Jurnal Wardah, Vol. 18 No. 2, hlm. 181-200.

Panji Nurrahman. (2022). Membangun Kesetaraan Gender Dalam Keluarga Pasangan Pekerja. Jurnal Harkat: Media Komunikasi Gender, Vol. 18, No. 1, hlm. 43-56.

Putri, Lestari. (2016). Pembagian Peran Dalam Rumah Tangga Pada Pasangan Suami Istri Jawa. Jurnal Penelitian Humaniora, Vol. 16, No. 2, hlm. 72-85.

Ratna Dewi. (2020). Kedudukan Perempuan Dalam Islam Dan Problem Ketidakadilan Gender. Noura: Jurnal Kajian Gender Dan Anak, Vol. 4 No. 1, hlm. 25.

Septyaningsih, R. (2017). Pengaruh Beban Kerja Berlebih Dan Konflik Pekerjaan Keluarga Terhadap Kinerja Melalui Kelelahan Emosional. Management Analysis Journal, 6

Sipa. (2021). Stereotipe Perempuan: Antara Ruang Publik dan Domestik. Geotimes.

Siti Rofi’ah. (2015). Membangun Pola Relasi Keluarga Berbasis Kesetaraan Dan Keadilan Gender. Jurnal Muzawah, Vol. 7, No. 2, hlm 93-107.

Subaidi Q. (n.d.). Kepekaan Gender dalam Islam dan Demokrasi. Dosen Jurusan Hukum Pidana Dan Tata Negara Islam Fakultas Syariah Dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Sumarna. (2020). Relasi Agama Dalam Konsep Gender. Vol. 1 No. 6, hlm. 737-748.

Syarif Hidayatullah. (n.d.). Al-Qur’an dan Peran Publik Perempuan “ dalam Gender dan Islam: Teks dan Konteks, ed. Waryono Abdul Ghafur dan Muh. Isnanto. PSW IAIN Sunan Kalijaga.

Venny Pratisiya, Aldea Pantes, Sasmita Fahira, Dahniar Th. & Musa, Annisa Rizqa Alamri, Mutmainnah. (2023). Perubahan konstruksi sosial dalam pembagian kerja domestik: Studi hubungan antara suami istri keluarga modern. Yinyang : Jurnal Studi Islam Dan Gender Anak, Vol. 18, No. 2, hlm. 198.

Very Wahyudi. (2018). Peran Politik Perempuan dalam Persfektif Gender. Politea: Jurnal Politik Islam, Vol. 1 No. 1, hlm. 63-83.

Zuhri, Saifuddin, and Diana Amalia. (2022). Ketidakadilan gender dan budaya patriarki di kehidupan masyarakat Indonesia. Jurnal Murabbi, Vol. 5 No. 1, lm. 27.

Zulia Khoirun Nisa, Diana Dwi Oktafia Safitri, and Ufik Rohmatul Fitria. (2023). Gerakan Fatayat NU Kabupaten Blitar Dalam Membangun Kemaslahatan Keluarga. Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, Vol. 3 No. 2, hlm. 20-27.

Downloads

Published

2025-06-13