Acculturation of Islamic Culture and Compo Sampari Tradition in Bima Regency, West Nusa Tenggara
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpi.v15i2.2704Keywords:
Acculturation, Islamic Culture, Compo SampariAbstract
This research analyzes the acculturation of Islamic culture with the local Compo Sampari tradition in Nata Village, Palibelo District, Bima Regency, West Nusa Tenggara (NTB). The Compo Sampari tradition is a traditional ceremony that has long been carried out by local people as part of their cultural identity. Meanwhile, the arrival of Islam into the Bima region has brought significant changes in various aspects of social, cultural and religious life. This research uses a qualitative approach with analytical descriptive methods that prioritize in-depth interviews, field observations and documentation studies. The research results show that cultural acculturation between Islam and the Compo Sampari tradition occurs through a process of harmonious interaction. Although Compo Sampari has strong cultural roots in traditional religion and beliefs, elements of Islamic teachings, especially in terms of prayers, procedures for implementation, and social values have been included in the ritual. For example, the use of Islamic prayer phrases in a series of Compo Sampari processions marks the combination of aspects of Islamic spirituality with local traditions. This tradition is not only a means of maintaining cultural values, but also a means of strengthening relations between citizens in Islamic society.
Downloads
References
Abdurrahman Dudung. 2011. Metodologi Penelitian Sejarah Islam. Yogyakarta; Ombak.
Anonime and Siklopedi Islam. 1999. Jakarta; PT. Ichtiar Baru Vanhoev.
Arikunto Suharsimin. 2002. Prosedur Pnelitian; Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta; Rineka Cipta.
Basrowi dan Suandi. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta; PT. Rineka Cipta
Hj. Aminah St. 2017 Dialektiak Agama dan Budaya Lokal.Yogyakarta; Trust Media Publishing.
Imam Bawani, Tradisionalisme Dalam Pendidikan Islam, Surabaya: Al-Ikhlas.
Joko Prasetya Tri. 2009. Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Muhammad Abu Zahra. 1995. Ushul Fiqih, Cet.1 Jakarta; PT. Pustaka Firdaus.
J Noor. Jakarta: Kencana, 2011. 108, 2011. Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi & Karya Ilmiah. SE Juliansyah Noor. Prenada Media, 2016. 93, 2016.
Rafael Maran Raga. 2010. Manusia dan Kebudayaan. Jakarta; Rineka Cipta.
Thonthowi. 2008. “PENDIDIKAN DAN TRADISI (Menakar Tradisi Pendidikan Pesantren)”. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam 3 (2). https://doi.org/10.19105/tjpi.v3i2.
Ma’arif, Ahmad Syafie. Menembus Batas Tradisi, Menuju Masa Depan Yang Membebaskan Refleksi Atas Pemikiran Nurcholis Majid, Jakarta: Buku Kompas 2006.
MoleongJ.Lexy. 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung; Remaja Rosdakarya, 2009.
Muhajir, Afifuddin. Islam Nusantara dari Ushul Fiqh hingga Paham Kebangsaan, Bandung: Mizan Pustaka Utama
Muhammad Abu Zahra. 1995. Ushul Fiqih, Cet.1 Jakarta; PT. Pustaka Firdaus.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan IPS yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan IPS bersifat akademik. Jurnal Pendidikan IPS tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.











