The Dynamics of Conflict in the Relocation of Traditional Market Vendors in Gambut Subdistrict Banjar Regency
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpi.v15i1.2717Keywords:
Conflict, Market Relocation, Traditional MarketAbstract
This research discusses the conflict dynamics of the relocation of Kindai Limpuar Market traders in Gambut Sub-district, Banjar Regency, South Kalimantan. The Banjar Regency Government built the New Gambut People's Market as an effort to organize the market and reduce traffic congestion due to trading activities on the road shoulder. However, the plan to relocate traders from Kindai Limpuar Market faced resistance due to the strategic location of the old market, the convenience of trading, the cost of renting stalls, and the lack of supporting facilities in the new market. This research uses a descriptive qualitative method with a phenomenological approach to describe the subjective experiences of traders, consumers, and the surrounding community towards the relocation conflict. The technique of determining informants was carried out through snowball sampling, so that 15 traders and 5 consumers were obtained. Data collection techniques were conducted through in-depth interviews, field observations, and documentation. The results showed that the conflict was vertical between traders and the local government, triggered by differences in interests and unpreparedness of infrastructure. As a result, the Gambut Baru People's Market was abandoned and the building was used as a cattle market and garbage dump. This research recommends a participatory approach in planning market relocation and infrastructure improvements as an effort to reduce conflict and maximize the utilization of market facilities.
Downloads
References
Agustina, L.R., dkk. (2024). Transformasi Konflik Kebijakan Relokasi Pasar Kota Ke Pasar Wisata Oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Global Komunika: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 7(1), 50-59.
Alwi, H. (2016). Pengantar Studi Konflik Sosial: Sebuah Tinjauan Teoritis. Mataram: Institut Agama Islam Negeri Mataram.
Apriani. (2017). Bermasalah, Dua Pasar di Banjar Tak Kunjung Dioperasionalkan. https://duta.co/bermasalah-dua-pasar-di-banjar-tak-kunjung-dioperasionalkan.
Brata, I.B. (2016). Pasar Tradisional Di Tengah Arus Budaya Global. Juima: Jurnal Ilmu Manajemen, 6(1), 1-12.
Dewi, N.M. (2015). Resistensi Pedagang Terhadap Implementasi Kebijakan Relokasi Pasar Waru Sidoarjo. JPM: Jurnal Politik Muda, 4(1), 126-136.
Fitriyani, S., Murni, T. & Warsono, S. (2018). Pemilihan Lokasi Usaha Dan Pengaruhnya Terhadap Keberhasilan Usaha Jasa Berskala Mikro Dan Kecil. Management Insight: Jurnal Ilmiah Manajemen, 13(1), 47-58.
Handaru, W.C., & Setiawan, A. (2023). Merancang Identitas Visual untuk Pasar Tradisional. Malang: UB Press
Heryana, A. (2024). Populasi dan Sampel. Jakarta: Prodi Kesehatan Masyarakat, Universitas Esa Unggul.
Kaekaha. (2016). [Pasarkita] Romantika Seputar Vermaak Wajah "Pasar Kindai Limpuar" Gambut. https://www.kompasiana.com/kaekaha.4277/5713c015327a61f4094fec2e/pasarkita-romantika-seputar-vermaak-wajah-quotpasar-kindai-limpuarquot-gambut.
Kaekaha. (2025). Merekam Geliat "Pasar Pagi" Pemurus Dalam, Banjarmasin H-4 Lebaran 2025. https://www.kompasiana.com/kaekaha.4277/67e41d28ed6415243c7ce2d3/merekam-geliat-pasar-pagi-pemurus-dalam-banjarmasin-h-4-lebaran-2025.
Koranbanjar. (2021). Pasar Rakyat Gambut Terbengkalai, Camat “No Comment”. https://koranbanjar.net/pasar-rakyat-gambut-terbengkalai-camat-no-comment/.
Manzanaris, M.R., Rarez, J.J. & Kiyai, B. (2018). Dampak Kebijakan Relokasi Pasar Tradisional Rawajaya Di Wilayah Kota Tobelo Kabupaten Halmahera Utara. JAP: Jurnal Administrasi Publik, 4(52), 1-15.
Nasir, A., dkk, Pendekatan Fenomenologi dalam Penelitian Kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 4445-4246.
Noor, M., dkk (2022). Collaborative Governance: Suatu Tinjauan Teoritis dan Praktik. Yogyakarta: Bildung.
Nurdiani, N. (2014). Teknik Sampling Snowball Dalam Penelitian Lapangan. Comtech: Computer, Mathematics and Engineering Applications, 5(2), 1110-1118.
Nasution, A.F. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Harva Creative.
Parhani, A., dkk. (2023). Proses Terjadinya Sengketa antara Desa Pakan Dalam dengan Desa Paramaian Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan, 2009-2021. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan, 10(1), 156-164.
Perda Kabupaten Banjar. (2013). Peraturan Daerah Kabupaten Banjar Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banjar Tahun 2013-2032. Martapura: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banjar.
Permatasari, A.I., & Fauzi, A.M. (2022). Konflik Pedagang Pasar dan Pemerintah dalam Kebijakan Relokasi Pasar Tradisional di Kabupaten Ponorogo. Paradigma: Jurnal Kajian Budaya, 11(1), 1-14.
Pidatullah, S. (2023). Pelaksanaan Perjanjian Sewa Menyewa Antara Pedagang dan Pengelola Pasar. JOLS: Journal of Legal Studies, 1(1), 162-189.
Rahmania, N.L. (2023). Strategi Bersaing Pasar Tradisional Di Era Digital (Studi pada Pasar Warujayeng Tanjunganom Nganjuk).Tesis. Ponorogo: Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.
Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81-95.
Rizani, M. (2024). Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Banjar Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (Studi Kasus Bangunan Pasar Rakyat Gambut Baru Kabupaten Banjar.Skripsi. Banjarmasin: Universitas Islam Negeri Antasari.
Rochgiyanti. (2022). Konflik Antara Warga Desa dan Perkebunan Kelapa Sawit di Kecamatan Kuripan Kabupaten Barito Kuala (2007-2012). Yupa: Historical Studies Jurnal, 6(1), 33-44.
Rosiana, D., & Cahyani, R.R. (2024). Strategi Pemilihan Lokasi Usaha yang Optimal dan Strategis untuk Keberhasilan Bisnis Para Perintis Usaha. Jimakebidi: Jurnal Inovasi Manajemen, Kewirausahaan, Bisnis dan Digital, 1(2), 114-121.
Salsabila, L.Z. (2021). Evaluasi Fasilitas Pokok Daratan Serta Sirkulasi Arus Kendaraan Pada Pelabuhan Alalak Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan.Thesis. Palembang: Politeknik Transportasi, Sungai, Danau dan Penyebrangan.
Suara Kalimantan. (2017). Pasar Baru di Gambut Tidak Difungsikan dan Terbengkalai. https://suarakalimantan.com/2017/10/02/3870/.
Syifa, N.L.A., dkk. (2025). Profile of the Kindai Limpuar Gambut Market in Banjar Regency. ISSJ: The Innovation of Social Studies Journal, 6(2), 47-53.
Setiawan, N. (2005). Teknik Sampling. Bogor: Diklat Metodologi Penelitian Sosial.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tobari. (2022). Diresmikan, Plaza Pelayanan Publik Gambut Mulai Beroperasi. https://www.infopublik.id/kategori/nusantara/668371/diresmikan-plaza-pelayanan-publik-gambut-mulai-beroperasi?show=.
Yulianti, E. (2018). Pengaruh Relokasi Pasar Terhadap Pendapatan Pedagang (Studi Pada Pedagang Pasar Tradisional Modern 24 Tejo Agung).Skripsi. Lampung: Institut Agama Islam Negeri Metro.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan IPS yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan IPS bersifat akademik. Jurnal Pendidikan IPS tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.











