Values in the Kalondo Wei Tradition in the Wedding Ceremony of the Mbojo Ethnic Group in Mawu Village, Ambalawi Subdistrict, Bima Regency
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpi.v15i3.3244Keywords:
Kalondo Wei, Cultural Values, Traditional MarriageAbstract
The erosion of local culture due to modernization has increasingly influenced the mindset and lifestyle of society, especially among the younger generation. This study explores the values in the Kalondo Wei tradition in Mawu Village and its role in strengthening the cultural identity of the Mbojo ethnic community. The research employed a descriptive qualitative approach with in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The samples consisted of traditional leaders, religious figures, family representatives, and community members involved in the wedding procession. The findings show that each stage of the Kalondo Wei procession—preparation, escort, parade, and celebration—contains noble values reflecting the principles of Pancasila. These include values of divinity, socio-cultural harmony, mutual cooperation, and the development of moral and mental strength. Kalondo Wei functions not only as a cultural ritual but also as a medium for transmitting values and character education to the younger generation. This research contributes to the preservation of local culture amidst the challenges of globalization.
Downloads
References
Alfansyur, A., & Mariyani, M. (2020). Seni mengelola data: Penerapan triangulasi teknik, sumber dan waktu pada penelitian pendidikan sosial. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 5(2), 146–150.
Alqadri, B., Kurniawansyah, E., & Fauzan, A. (2021). Habituasi Nilai-Nilai Karakter Sebagai Perilaku Anti Korupsi Pada Masyarakat Kajang. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 8(1).
AsrifitrianI, A., & Zubair, M. Z. (2022). Pelaksanaan Tradisi Banjar Begawe Dan Implementasi Nilai-Nilai Pancasila (Studi Desa Suwangi Timur Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur): Pelaksanaan Tradisi Banjar Begawe Dan Implementasi Nilai-Nilai Pancasila (Studi Desa Suwangi Timur Kecamatan Sakra . Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 11(1), 34–42.
Bima, S. S. G. (2023). Tradisi Kalondo Wei Dalam Kacamata Budaya Dan Agama Pada Masyarakat Ntonggu Bima. Jurnal Studi Islam, 7(2).
Darmurtika, L. A., Suyasa, I. M., & Waluyan, R. M. (2024). Analisis Novel Nika Baronta Karya Alan Malingi: Sebuah Kajian Feminisme. Jurnal Ilmiah Telaah, 9(1), 71–77.
Fakhrunnisak, S. B., Sumardi, L., Zubair, M., & Mustari, M. (2023). Penumbuhkembangan Karakter Kemandirian Santri Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat di Era 4.0. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1), 34–47.
Islami Anhari, T. (2022). Tinjauan komunikasi islam terhadap pelaksanaan Tradisi Kalondo Wei (Studi Kasus di Kelurahan Rite Kota Bima). UIN Mataram.
Kumala, R., Herianto, E., Fauzan, A., & Mustari, M. (2022). Penguatan Nilai Dan Moral Pancasila Melalui Kegiatan Organisasi Pusat Informasi Dan Konseling Remaja (Pik-R). Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 12(2), 38–48.
Rahmi. (2023). Makna Kalondo Wei Sebagai Warisan Budaya Masyarakat Di Kelurahan Penanae Kota Bima. Jurnal Komunikasi Dan Kebudayaan, 8(2), 86–103. https://doi.org/10.59050/jkk.v8i2.52
Rahmi, R. (2021). Makna Kalondo Wei Sebagai Warisan Budaya Masyarakat Di Kelurahan Penanae Kota Bima. Jurnal Komunikasi Dan Kebudayaan, 8(2), 86–103.
Rubâ, M. A., Fusnika, F., Atmaja, T. S., & Devi, V. (2024). Upaya Pelestarian Kebudayaan Indonesia Dalam Tradisi Beduruk Pada Suku Dayak Desa. Jurnal Pekan: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(1), 88–98.
Sahira, E., Sumardi, L., Sawaludin, S., & Zubair, M. (2023). Nilai dan Makna Dalam Kearifan Lokal Rumah Adat Suku Sasak:(Studi di Dusun Sade Desa Rembitan Kabupaten Lombok Tengah). Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(4), 2594–2604.
Syafruddin, S., & Ilyas, M. (2023). Nilai Sosial dan Nilai Pendidikan pada Tradisi Wura Bongi Monca dalam Adat Perkawinan Suku Mbojo (Studi di Desa Maria Kec. Wawo Kab. Bima). SOCED SASAMBO: Journal of Social Education Sasambo, 1(2), 17–21.
Wiediharto, V. T., Ruja, I. N., & Purnomo, A. (2020). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tradisi Suran. Diakronika, 20(1), 13–20.
Yuliatin, Y., Sawaludin, S., & Haslan, M. M. (2022). Kearifan Lokal Suku Sumawa yang dapat Diintegrasikan dalam Pembelajaran PPKn SMP. CIVICUS: Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 9(2), 7–14.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fatun Hairunnisyah, Mohamad Mustari, Sawaludin Sawaludin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan IPS yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan IPS bersifat akademik. Jurnal Pendidikan IPS tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.











