Revitalization of History Learning in Senior High Schools
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpi.v15i2.3329Keywords:
Revitalization, History Learning, Senior High SchoolAbstract
The objectives of this study are as follows: (1) to identify the history learning process at Senior High Schools; (2) to examine the factors contributing to the lack of student interest in history subjects at the senior high school level; (3) to explore efforts to increase students’ interest in learning history. The research method used is qualitative with a library research approach. Data sources were obtained through observations and interviews conducted with teachers and students. The data analysis techniques applied include data reduction, interpretation, and conclusion drawing. The results of the study show that: (1) The history learning process in Senior High Schools is generally still conventional, dominated by lecture methods and written assignments. This leads to low student engagement in the learning process, which negatively affects their interest and understanding of historical material; (2) The limited use of visual media, documentary videos, or digital technology in history learning makes the material feel dry and difficult to understand, especially for students with visual and kinesthetic learning styles; (3) The implementation of varied, interactive, contextual learning methods combined with digital-era technology integration can help increase students’ interest in learning history.
Downloads
References
Agung, Leo dan Sri Wahyuni, 2013, Perencanaan Pembelajaran Sejarah, Yogyakarta: Ombak
Bogdan, R.Y., Biklen, S. (2003). Qualitative Research for Education: An Introduction to Theories and Methods. Person.
Hamid, Abd. Rahman, 2014, Pembelajaran Sejarah, Yogyakarta: Ombak.
Moleong, Lexy J. (2007) Metodologi Penelitian Kualitatif, Penerbit PT Remaja Rosdakarya Offset, Bandung.
Miles, Mathew B. dan Michael Huberman. (1992). Analisis Data Kualitatif (Buku Sumber tentang Metode-Metode Baru). Jakarta: Universitas Indonesia (UIPress).
Muhajir, Noeng. (2011). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Rake Sarasin
Moedjanto, G., 1985, Pengembangan Konsep Diri Lewat Pengajaran Sejarah, Jakarta: Depdikbud Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional.
Mursidin, 2011, Moral Sumber Pendidikan: Sebuah Formula Pendidikan Budi Pekerti di Sekolah/Madrasah, Bogor: Ghalia Indonesia.
Notosusanto, Nugroho, 1979, Sejarah Demi Masa Kini, Jakarta: Universitas Indonesia.
Soewarso, 2000, Cara-Cara menyempaikan pendidikan Sejarah Untuk Membangkitkan Minat Peserta DidiMempelajari Sejarah Bangsanya, Jakarta: Proyek Pengembangan Guru Sekolah Menengah IBRD Loan No. 3979 Dirjen Dikti DepdiknasSuparlan, Parsudi. (1997). “Paradigma Naturalistik dalam Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kualitatif dan Penggunaannya.” Dalam Jurnal Antropologi No. 53 1997.
Staton, Thomas F., 1978, Cara Mengajar dengan Hasil yang Baik, Bandung: Diponegoro.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutopo. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: UNS.
Kartodirdjo, S. (1992). Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: Gramedia.
Sardiman, A.M. (2012). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Suryanegara, A.H. (2015). Api Sejarah. Bandung: Salamadani.
Uno, H.B. & Mohamad, A. (2011). Revitalisasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Trianto. (2009). Model Pembelajaran Inovatif-Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Prasetyo, A. (2018). "Pemanfaatan Media Digital dalam Pembelajaran Sejarah di SMA", Jurnal Pendidikan Sejarah, 6(2), 120–135.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen.
Widja, I Gde, 1988, Pengantar Ilmu Sejarah, Semarang: Satya Wacana.
______, 1989, Sejarah Lokal Suatu Perspektif dalam Pengajaran Sejarah, Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti P2LPTK
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan IPS yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan IPS bersifat akademik. Jurnal Pendidikan IPS tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.











