The Role of Karang Taruna in Preserving Local Culture in Aik Bual Village, Kopang Subdistrict, Central Lombok Regency
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpi.v15i3.3453Keywords:
Karang Taruna, Local Culture, PreservationAbstract
This study aims to explore the role of the Karang Taruna in Aik Bual Village in preserving local culture, as well as the challenges they face. The research employs a qualitative method with an ethnographic approach. Data collection was conducted through direct observation, in-depth interviews, and documentation. The research subjects include the village government, community leaders, and members of Karang Taruna. The findings indicate that Karang Taruna plays an active role in local cultural activities such as Bekerase, Nyelametan, and Bejambek. Their involvement includes organizing committees, mobilizing youth participation, providing material and logistical support, initiating cultural events, disseminating cultural information and education, and safeguarding the existence of local traditions. However, they face several challenges in preserving local culture, such as low interest among younger generations, the influence of globalization, limited cultural preservation programs, perceptions of cultural practices as conflicting with religious teachings, and the lack of regeneration and supporting facilities. Therefore, creative strategies, collaborative approaches, and institutional support are needed to ensure sustainable cultural preservation.
Downloads
References
Abdulsyani. (2012). Sistematika,Teori dan Terapan. Jakarta : Bumi Aksara
Abidin, Y. Z., & Saebani, B. A. (Maret 2014). Pengantar Sistem Sosial Budaya di Indonesia. Bandung: CV Pustaka Setia.
Alfan. (2013). Filsafat kebudayaan. Bandung: Pustaka Setia.
Ayu, C., Wuryantoro, Wahoni, N., Ibrahim, & Mandalika, E. (2023). Analisis Daya Dukung Lahan Pertanian Di Desa Penyangga Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Kabupaten Lombok tengah. Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora Vol.9 No.1 Maret 2023, 99-106.
Ayu, N. A., & Bela, L. S. (2023). Perubahan Pola Pikir Generasi Muda Terhadap Budaya Tradisional Indonesia Dalam Perspektif Global. Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra, Volume 03 No. 03, 26-31.
Badan, Pengembangan, Dan Pembinaan Bahasa. (2019). Pemetaan Bahasa Daerah di Indonesia. Kementrian Pendididkan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Badan Pusat Statistik. (2022). Statisitik Pemuda Indonesia. Badan Pusat Statistik.
Dartiningsih, E. (2016). Riset Komunikasi Strategi Praktis Bagi Peneliti Pemula. Pusat Kajian Komunikasi Publik.
Daruhadi, G., & Sopiati, P. (2024). Pengumpulan Data Penelitian. Jurnal Cendekian Ilmiah Vo.3 No.5 2024.
Dewi, A. (2011). Prilaku Organisasi.
Fazalani. (2018). Tradisi Merarik dalam Masyarakat Suku Sasak.
Fazalani, R. (2020). Kesenian Gendang Beleq Masyarakat Suku Sasak Sebagai Budaya Tradisional. Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajarannya Vol.4 No.2, 256-268.
Fudiyartanto, F. A. (2012). Penerjemahan Butir Budaya dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia. Adabiyat Vol.10 No.2 Desember 2012, 318-342.
Gantara, F., & Anshori, A. (2022). Analisis Upah amil Zakat Di BAZNAS Kota Bandung Menurut Hukum Islam dan Undang-Undang No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Jurnal Riset Ekonomi Syariah20 Desember 2022.
Hafiza, B., & Ibrahim. (2024). Peran Karang Taruna Dalam Membangun Desa Pemenang Barat. Vol.3, 429-435.
Heddy. (2014). Kebhinekaan Budaya Sebagai Modal Merespons Globalisasi. Indonesia Journal Of Humanities Vol.4 No.2 Desember 2014, 167-175.
Herina. (2018). Konsep Pendidikan Humaniora Terhadap Mahluk Berbudaya. 159-165.
Ismail, N. (2011). Konflik Umat Beragama Dan Budaya Lokal. Bandung: Lubuk Agung.
Kementerian pendidikan, Keebudayaan, riset, & dan teknologi. (2022). Partisipasi Remaja Dalam Budaya Tradisional. Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, & dan Teknologi. (2023). Statistik Kebudayaan. Pusat Data dan Teknologi Informasi, Kemendikbudristek.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Kozier, B. (2018). Penegertian Peran. Bandung: Pustaka Intermasa.
Maryani, M. (11 November 2017). Strategi Pembentukan Kewarganegaraan Ekologis. Prosiding Konferensi Nasional Kewarganegaraan, 11-22.
Moleong. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Muslam. (2016). Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna Melalui Program Remaja Pintar Berbasis Agama Desa Wisata Kandri Kota Semarang. Vol.16 No.1 Tahun 2016, 1-25.
Mustari. (2025). Pengantar Metode Penelitian. Yogyakarta: Laksbang Pressindo.
Mustari, M., & Rahman, T. (2012). Pengantar Metode Penelitian.Yogyakarta: Laksbang Pressindo.
Nahak. (2019). Upaya Melestarikan Budaya Indonesia Di Era Globalisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara Vol.5 No.1 tahun 2019, 167-175.
Nawari, I. (2011). Konflik Umat Beragama dan Budaya Lokal. Bandung: Lubuk Agung.
Nugraheni, I., & Aliyah, I. (2020). Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis Identifikasi Klaster Wisata Budaya Kota Surakarta. Cakra Wisata Vol.21 no.1 Tahun 2020, 34-42.
Nurdin, A. (2016). Integrasi Agama dan Budaya, Kajian tentang Tradisi Maulid Dalam Masyarakat Aceh. Jurnal Budaya Islam Vol.18 No.1 tahun 2016, 47-63.
Nurlailiyah, & Wijayantini, B. (2022). Peran Serta Pemerintah Desa dan Pemuda Desa Dalam Pelestarian Potensi Kekayaan Alam dan Budaya di Desa Karangbayat. National Multidisciplinary Sciences Vol.1, No.1, 37-41.
Peber. (2023). Tradisi Bau Nyale di Kuta Mandalika Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Keebudayaan Sasak Vol.5 No.1 Tahun 2023, 45-52.
Ratnaningrum, D. R. (2024). Peran Karang Taruna Desa Dalam Membangun Masyarakat.
Raho, B. (2017). Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.
Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif. Jurnal Alhadharah Vol.17 No.33 Juni 2018, 81-95.
Rodiatun , I. F., Sumardi, L., & Sawaludin. (2022). Civic Culture dalam Budaya Beguru pada Masyarakat Sasak. Jurnal Manajemen dan Ilmu Pendidikan Vol.4 No.2 Agustus 2022, 427-441.
Rondhi. (2017). Fungsi Seni Bagi kehidupan Manusia. Jurnal Seni Vol.11 No.2 Tahun 2017, 100-108.
Sari, D. D., Hasyim, A., & Nurmalisa, Y. (2016). Peranan Karang Trauna Dalam Meningkatkan Kepedulian Sosial Pemuda Kelurahan Margodadi. Jurnal Kultur Demokrasi Vol.4 No.6, 1-12.
Sari, P. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pembangunan berbasis kepentingan bersama. Jakarta: Pustaka Nusantara.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: ALFABETA,cv.
Sukmadinata, N. S. (2011). Metode Penelitian Pendidikan Kulaitatif. Bandung: PT Remaja Rosda.
Sulistyo. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Jambi.
Susanti, K. E., Sugiartha, I. A., & Sariada, I. K. (2017). Kajian Bentuk, Fungsi Dan Estetika Tari Tandang Mendet Di Desa Sembalun Bumbung Lombok Timur.
Syaiful. (2017). Partisipasi masyarakat dalam musyawarah desa untuk perencanaan pembangunan. Jurnal Pembangunan Desa, 101-110.
Tiwardani, R., & Rochayanti, C. (2014). Implementasi Kebijakan Desa Budaya Dalam Upaya Pelestarian Budaya Lokal. Jurnal Unitri Vol.4 No.2 2014, 102-110.
Turnidra, A. (2011). Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan pembangunan. Diakses dari https://media.neliti.com/media/publications/171653-ID-analisis-strategi-sdm-dan-pelayanan-prim.pdf
Wanti, B. P., Wadi, H., Nursaptini, & suud. (2023). Pelaksanaan Tradisi Bau Nyale. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol.8 No.2 September 2023, 3749-3758.
Yasa, I. A. (2020). Upacara Perang Topat Di Pura Lingsar Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Journal System Vol.14 No.9 April 2020, 3179-3190
Zuchri. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. CV.Syakira Media Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lalu Muhammad Zia'ul haq, zubairfkip8@gmail.com, M. Samsul Hadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan IPS yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan IPS bersifat akademik. Jurnal Pendidikan IPS tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.











