Public Legal Awareness in Combating Corruption
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpi.v15i3.3507Keywords:
Legal Awareness, Public Participation, Corruption Eradication, Anti-Corruption Education, TransparencyAbstract
Corruption is one of the most serious legal and social problems hampering development in Indonesia. Eradicating corruption cannot rely solely on law enforcement agencies but requires active public participation driven by legal awareness. This study aims to analyze the role of public legal awareness in eradicating corruption and identify forms of participation, challenges, and strategies for strengthening it. This study uses a library research method with a descriptive qualitative approach by reviewing relevant literature, regulations, official reports, and scientific articles on the topic. The research findings indicate that legal awareness is the foundation of public participation, manifested in the rejection of petty corruption, involvement in budget monitoring, reporting through whistleblowing mechanisms, and the internalization of anti-corruption values in the social environment. The main challenges are a permissive culture towards petty corruption, low legal literacy, weak protection for whistleblowers, and inconsistent law enforcement. To overcome these challenges, strategies are needed such as integrating anti-corruption education into the curriculum, conducting extensive regulatory socialization, increasing government transparency, ensuring whistleblower protection, and strengthening a culture of integrity through religious, community, and traditional leaders
Downloads
References
Cohen, JM, & Uphoff, NT (1980). Tempat partisipasiPembangunan Duniahttps://doi.org/10.1016/0305-750X(80)90011-X
Indrayani, I., & Rahman, A. (2020). Education and community empowerment in anti-corruption movement. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(2), 134–147. https://doi.org/10.24832/jpnk.v5i2.135
Kaufmann, D., & Vicente, PC (2011). Korupsi Hukum. Ekonomi & Politik, 23 (2), 195–219. httpshttps://doi.org/10.1111/j.1468-0343.2010.00377.x
Soekanto, S. (2003). Kesadaran hukum dan kepatuhan hukumJakarta: Raj
Transparency International. (2023). Indeks Persepsi KorupsiBerlin: Transparency International.
Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP). (1997). Tata Kelola untuk KeberlanjutanKota New York.
Wibowo, A. (2018). Partisipasi publik dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Jurnal(2), 177–19https://doi.org/10.15294/jils.v3i02.28035
Indrayani, I., & Rahman, A. (2020). Pendidikan dan pemberdayaan masyarakat dalam gerakan antikorupsi. Ju(2),https://doi.org/10.24832/jpnk.v5i2.135
Kaufmann, D., & Vicente, PC (2011). Korupsi Hukum. Ekonomi(2)https://doi.org/10.1111/j.1468-0343.2010.00377.
Miles, MB, & Huberman, AM (1994). Analisis data kualitatif(edisi ke-2).
Soekanto, S. (2003). Kesadaran hukum dan kepatuhan hukumJakarta
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D
Transparency International. (2023). Korupsi hal.Berlin: Trans
Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP). (1997). Tata Kelola untukNew York: UNDP.
Prabowo, HY (2014). Korup atau tidak korup: Memahami sisi perilaku korupsi di Indonesia. Jhttps://doi.org/10.1108/JMLC-11-2013-0045
Wibowo, A. (2018). Partisipasi publik dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Jurnal In(2), 17https://doi.org/10.15294/jils.v3i02.28035
Haryanto, A., & Arifin, Z. (2021). Kesadaran hukum dan perilaku antikorupsi di masyarakat lokal. Jur(3), 345–https://doi.org/10.21143/jhp.vol51.no3.2947
Silbey, SS (2005). Setelah kesadaran hukum. Tahun(1)https://doi.org/10.1146/annurev.lawsocsci.1.041604.115938
Setiyono, B., & McLeod, RH (2010). Kontribusi organisasi masyarakat sipil terhadap gerakan antikorupsi di Indonesia. Buletin Indonesia(3), 34https://doi.org/10.1080/00074918.2010.546327
Soekanto, S. (2003). Kesadaran hukum dan kepatuhan hukum. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D
UNDP. (1997). Tata Kelola untukNew York: Sebuah
Wibowo, A. (2018). Partisipasi publik dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Jurnal Studi Hukum Indonesia, 3 (2), 177–190. https://doi.org/10.15294/jils.v3i02.28035
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Taufik Taufik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan IPS yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan IPS bersifat akademik. Jurnal Pendidikan IPS tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.











