Tantangan dan Strategi Membangun Komunikasi Efektif melalui Literasi Sejarah di SMAN 1 Martapura

Authors

  • Fitri Mardiani Universitas Lambung Mangkurat
  • Melisa Prawitasari Universitas Lambung Mangkurat
  • Sriwati Sriwati Universitas Lambung Mangkurat
  • Oktavian Hendra P. Universitas Lambung Mangkurat
  • Nelly Amelia Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Ikhsan hafidz Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpi.v15i4.3644

Keywords:

Literasi Sejarah, Komunikasi Efektif, Pembelajaran Sejarah

Abstract

Transformasi perspektif, dan akses pengetahuan di era digital menghadirkan tantangan tersendiri pada pembelajaran sejarah di sekolah. Pola komunikasi dan keaktifan peserta didik masih dinilai pasif. Maka, tanpa kemampuan literasi sejarah yang tepat, peserta didik berisiko pada misinformasi dan distorsi narasi sejarah yang ahistoris. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan, tantangan dan strategi guru dalam membangun komunikasi efektif melalui penguatan literasi sejarah di SMAN1 Martapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui studi dokumen, observasi, dan wawancara mendalam kepada guru dan peserta didik kelas XI dan XII. Uji keabsahan data melalui teknik triangulasi sumber dan waktu kemudian dianalisis secara deskriptif interpretatif dengan langkah reduksi, penyajian data, serta diakhiri dengan membuat simpulan. Hasil penelitian menunjukan, literasi sejarah di SMAN1 Martapura telah berjalan dengan baik dan diintegrasikan pada kegiatan intrakurikuler maupun kokurikuler seperti Jumat Literasi dan pojok literasi sejarah. Kendala yang ditemui ialah rendahnya minat baca, dominasi budaya populer Gen Z, serta beban administratif guru yang tinggi. Strategi yang dilakukan guru ialah pendekatan partisipatif dengan pemanfaatan media digital, pembelajaran berbasis proyek, serta eksplorasi sejarah lokal. Penguatan literasi sejarah sebagai sarana komunikasi edukatif memiliki implikasi luas bagi dunia pendidikan, khususnya dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, dan sadar sejarah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, A. R., & Wahidin, D. (2024). Urgensi Komunikasi Sebagai Keterampilan Literasi Teknologi Dalam Pembelajaran. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan, 3(1).

Ansar, M., & Bahri, B. (2024). Guru sejarah sebagai agen perubahan dalam penggunaan media pembelajaran inovatif abad 21. Humano: Jurnal Penelitian, 15(1), 355-65.

Aziz, A. (2017). Komunikasi pendidik dan peserta didik dalam pendidikan islam. Jurnal Mediakita: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 1(2), 177.

Creswell, J. W. (2017). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Pustaka Pelajar.

Fatmawati, I. (2025). Transformasi Pembelajaran Sejarah dengan Deep Learning Berbasis Digital untuk Gen Z. Revorma: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran, 5(1), 25–39.

Fitroh, I. (2025). Deep Learning: Strategi Inovatif dalam Penguatan Literasi Sejarah Peserta Didik. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(3), 1973-1979. https://doi.org/10.31004/jpion.v4i3.680

Hasan, S. H. (2018). Pembelajaran Sejarah Yang Mencerdaskan. Krishna Abadi Publishing.

Hastuti, H., Zafri, Z., & Basri, I. (2019). Literasi Literasi Sejarah Sebagai Upaya Penanaman Karakter Bagi Anak. Jurnal Diakronika, 19(2), 133–148. https://doi.org/10.24036/diakronika/vol19-iss2/124

Humaira, F., & Aprison, W. (2024). Kompetensi literasi digital pendidik di era society 5.0. JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN, 2(10), 1935–1944.

Meliny, M., & Hidayati, N. (2024). Dampak Teknologi Terhadap Ruang Lingkup Pembelajaran SKI dalam Membangun Kesadaran Sejarah dan Identitas Budaya Generasi Z. Karakter. Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 1(4), 217–227.

Miftah, M. (2008). Strategi komunikasi efektif dalam pembelajaran. Jurnal Teknodik.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Sekretariat Negara.

Rahman, E. Y. (2023). KETERAMPILAN KOMUNIKASI DALAM PEMBELAJARAN PADA GURU PENDIDIKAN SEJARAH. 2(1).

Saputri, Y. W., Rhodinia, S., & Setiawan, B. (2024). Dampak globalisasi terhadap perubahan gaya hidup di Indonesia. Maximal Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya Dan Pendidikan, 1(5), 208–217.

Sari, F. (2023). Pembelajaran Sejarah Berbasis Sosial Digital dalam Meningkatkan Daya Tarik Gen Milenial Terhadap Sejarah: Digital Social-based History Studies in Increasing Genetic Appeal to History. Prodiksema, 2(2), 99–104.

Satria, D., Kusasih, I., & Gusmaneli, G. (2025). Analisis rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia saat ini: Suatu kajian literatur. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 2(3), 292–309. https://doi.org/10.55606/jubpi.v3i2.3838

Seixas, P., & Morton, T. (2013). The Big Six: Historical Thinking Concepts. Nelson Education.

Septiyawati, L., Cahyani, T. R., & Ananda, T. (2024). Peranan Literasi Dalam Mengembangkan Pola Pikir yang Kritis dalam Proses Pembelajaran. JUPENSAL: Jurnal Pendidikan Universal, 2(1), 378–386.

Susilo, A., & Isbandiyah, I. (2019). Peran Guru Sejarah dalam Pembentukan Pendidikan Karakter Anak Era Globalisasi. Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE), 1(2), 171–180.

Syamsiar, S. (2019). Urgensi learning resources (sumber belajar) dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(2), 194–205.

Taemnanu, Y. O. (2025). UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PARTISIPATIF PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI KELAS X SMA NEGERI 1 AMFOANG BARAT LAUT. Jurnal Sport & Science 45, 7(1), 290–299.

Yin, R. K. (2014). Case Study Research: Design and Methods (5th ed.). Sage Publications.

Downloads

Published

2025-12-08