Strategi Pengembangan IPS Melalui Konsep Waktu, Perubahan Dan Kebudayaan sebagai Transmisi Kewarganegaraan Dalam Pembelajaran
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpi.v10i2.379Keywords:
Strategi Pengembangan IPS, Waktu, Kebudayaan, PerubahanAbstract
Pembelajaran IPS merupakan hasil fusi secara terpadu, sebagai hasil seleksi dan penyederhanaan dari berbagai ilmu-ilmu sosial untuk kepentingan tujuan pembelajaran, serta disesuaikan dengan tingkatan pendidikan. Oleh karena itu IPS merupakan program pembelajaran yang dijadikan sebagai instrumen pewarisan budaya bangsa melalui transmisi kewarganegaraan. Tujuan penulisan ini yaitu untuk memahami strategi mengembangkan IPS melalui konsep waktu, perubahan dan kebudayaan. Metode penulisan ini menggunakan studi literatur atau telaah pustaka, dan dideskripsikan secara kualitatif. Adapun hasil dari penulisan ini yaitu strategi pengembangan IPS melaui konsep waktu, perubahan, dan kebudayaan dalam pembelajaran ilmu sosial erat kaitannya dengan ilmu sejarah yang meliputi masa lalu, masa sekarang dan yang akan datang, begitu juga dalam pembelajaran ilmu sosial lainnya, yang diintegrasikan secara terpadu dalam pembelajaran IPS, agar pemahaman siswa bersifat holistik. Perubahan merupakan gejala yang umum terjadi pada masyarakat manusia. Dalam konteks kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dikenal dua macam perubahan yaitu perubahan sosial (social change) dan perubahan kebudayaan (cultural change). Sedangkan kebudayaan adalah hasil dari daya dari budi yang berupa cipta, rasa, dan karsa, manusia sebagai nilai yang dijunjung tinggi dan membentuk aturan yang disepakati besara untuk kepentingan bersama anggota kelompok masyarakat. Dengan kata lain, hasil dari ketiga unsur akal atau budi (cipta, rasa, dan karsa) itulah yang disebut dengan kebudayaan
Downloads
References
Affandi, Idrus. (1997). Tata Negara. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Ali, Moh, R. (1961). Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia. Jakarta: Bharata.
Daldjoeni, N. (1984). Geografi Kesejarahan. Bandung: Alumni.
Gazalba, Sidi. (1981). Pengantar Ilmu Sejarah. Jakarta: Bharata.
Gottschalk, Louis (1975). Mengerti Sejarah. Terjemahan. Nugroho Notosusanto. Jakarta: Universitas Indonesia.
Ismauan. (1988). Diklat Pengantar Ilmu Sejarah. Bandung: EKT.
Kartodirdjo, S. (1983). Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi sejarah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Koentjaraningrat. (1962). Antropolgi. Jakarta: Bharata.
Mulyadi, Yad. (1999). Antropolgi. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sunatra dan Dasim Budimansyah. (1987). Sosiologi dan Antropologi. Bandung: Epsilon Grup.
Trijono, Lambang dan Suharko. (1998). Sosiologi. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan IPS yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensiĀ Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan IPS bersifat akademik. Jurnal Pendidikan IPS tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.











