Kearifan Lokal dalam Model Pelaksanaan Kerukunan Masyarakat dalam upaya Meminimalisir potensi terjadinya Konflikdan Pertikaian Masyarakat di Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima

  • Suherman Suherman STKIP Taman Siswa Bima
  • Samsudin Samsudin STKIP Taman Siswa Bima
  • Ibnu Khaldun Sudirman STKIP Taman Siswa Bima

Abstract

Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan kondisi kerukunan di Masyarakat di Kecamatan palibelo; (2) Untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimanakah bentuk kerukunan masyarakat dapat mencegah terjadinya konflik Internal di Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis deskriptif. Selain itu, penelitian ini merupakan bagian dari kegiatan Partisipatory Action Researche (PAR) Pembentukan Wadah Kerukunan dan Ketahanan Masyarakat Lokal. Sasaran penelitian ini adalah masyarakat/umat beragama di wilayah Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Provinsi NTB. Pemilihan wilayah ini sebagai sasaran penelitian dikarenakan beberapa faktor. Pertama, wilayah Kecamatan Palibelo terletak di antara Pusat Kota Bima dan Gerbangnya Kabupaten Bima; Kedua, menurut Koentjaraningrat sebagaimana dikutip oleh Rahman, etnis Palibelo termasuk tipe masyarakat pedesaan dan tidak mengalami gelombang pengaruh kebudayaan luar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kerukunan di wilayah Kecamatan Palibelo cukup baik. Meski di wilayah ini terdapat tiga kelompok penganut agama tetapi mereka dapat hidup berdampingan secara damai. Konflik yang pernah terjadi berupa: konflik vertical, horizontal dan dan potensi konflik pun dapat terminimalisir beerkat upaya dan kiat serta peran serta seluruh element yang ada di Kecamatan Palibelo.

Downloads

Download data is not yet available.
Keywords: Kearifan Lokal, Pelaksanaan Kerukunan, Potensi Konflik, Kecamatan Palibelo

References

Wadah Kerukunan Antar Umat Beragama di Berbagai Daerah. Jakarta: Departemen Agama RI Badan Litbang dan Diklat, 2007.
Khamenei, I.A. (2005). Perang kebudayaan. Jakarta. Cahaya.
Meleong L.J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta
Orient. (1999). Kerajaan Bima Jakarta: Yayasaan Obor Indonesia ecole francaise d’Extreme
Kustini, “Kajian Tentang Revitalisasi Wadah erukunan Umat Beragama di Provinsi Bali, Studi Perkembangan FKUB Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng”, dalam Tim Peneliti Puslitbang Kehidupan Keagamaan,
Marzali, Amri, Kearifan Budaya Lokal dan Kerukunan Bearagama, (makalah t.t.). Jakarta: 25 Agustus 2005.
Rahman, M. Fachrir, Drs. H. MA., Islam di Bima: Kajian Historis Islamisasi Era Kesultanan.Mataram: Alam Tara Learning Institute, 2011.
Rahman, M. Fachrir, Drs. H. MA., dan Nur ukminah, Nika Mbojo Antara Islam dan Tradisi. Mataram: Alam Tara Learning Institute, 2011.
Sugiyono. (2005). Metode Penelitian Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Syahadat, A. Malik, Drs., Poso Kemarin, Hari Ini dan Esok, (makalah t.t.). Poso: 2007.
Yoeti, Oka A., Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa, 1990.
Published
2020-06-30
Abstract viewed = 147 times
PDF downloaded = 183 times