Analisis Pola Persebaran Spasial Potensi Wisata dan UMKM di Desa Wisata Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul

Authors

  • Zona Adhitya Wahyu Pratama Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Wahyu Widiyatmoko Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Yunus Aris Wibowo Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Siti Azizah Susilawati Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpi.v16i1.4082

Keywords:

Pola Persebaran, Desa Wisata, Potensi Wisata, UMKM, Nearest Neighbor Analysis

Abstract

Potensi wisata Desa Umbulrejo yang beragam belum memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat akibat pengelolaan dan pemanfaatan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran spasial potensi wisata dan UMKM di Desa Wisata Umbulrejo menggunakan pendekatan spasial berbasis Nearest Neighbor Analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh jenis potensi wisata dan UMKM memiliki pola persebaran menyebar (dispersed) dengan nilai z-score > 1,96, dengan Dusun Blimbing sebagai wilayah yang paling mendominasi jumlah objek wisata. Pola persebaran tersebut dipengaruhi oleh kondisi sumber daya alam, sosial ekonomi, kualitas sumber daya manusia, dan dukungan kelembagaan lokal. Berdasarkan hasil analisis, direkomendasikan strategi pengembangan desa wisata melalui peningkatan konektivitas antarobjek wisata, perbaikan infrastruktur, penyediaan transportasi lokal, serta penguatan promosi digital. Pemetaan ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan pengembangan Desa Wisata Umbulrejo secara berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ambarita, R., Purwoko, A., & Thoha, A. S. (2023). Spatial Analysis of Tourism Objects and Facilities in Simarjarunjung Natural Tourism Area , North Sumatra Province , Indonesia. Journal of Sylva Indoesiana, 06(02), 114–127.

Andini, D. S., Wisata, D., Sukses, F., & Masyarakat, P. (2024). Faktor Kunci Keberhasilan Pariwisata Berbasis Komunitas: Kajian Tinjauan Literatur Sistematis Pada Desa Wisata Di Indonesia. Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 340–351.

Atma, N. (2019). Dampak Keberadaan Desa Wisata Terhadap Peningkatan Perekonomian Dan Kehidupan Sosial Masyarakat (Studi Kasus di Desa Wisata Umbulrejo , Ponjong , Gunungkidul ). Jurnal Sosial Ekonomi, 1(1), 1–18. http://eprints.uad.ac.id/14790/7/T1_1500012291_NASKAH PUBLIKASI.pdf

Banwo, A. O., Du, J., & Onokala, U. (2017). The determinants of location specific choice : small and medium-sized enterprises in developing countries. https://doi.org/10.1186/s40497-017-0074-2

Citra, I. P. A., & Sarmita, I. M. (2019). Pemetaan Potensi Wisata Untuk Pengembangan Desa Wisata MuntiGunung Di Desa Tianyar Barat. Jurnal Widya Laksana, 8(1), 85–90.

Hamidah, A. N., Sari, U., Azzahra, Z. F., & Ridho, M. R. (2024). Potensi Gua Cokro Sebagai Objek Wisata Gua Karst Di Kalurahan. Jurnal Swarnabbhumi, 9(1), 64–73.

Hani’ah. (2018). ANALISIS POLA PERSEBARAN SPASIAL USAHA MIKRO KECIL DAN. ELIPSOIDA Jurnal Geodesi Dan Geomatika, 01(02), 29–34.

Hantari, A., & Nareswari, A. (2021). Pengaruh Wisata Terhadap Perubahan Spasial Permukiman Di Desa Wisata Adiluhur, Kebumen. Modul, 2877(1), 81–90.

Lestariningsih, S., Destiana, & Azahra, S. (2023). Pemetaan Potensi Wisata Berbasis Sistem Informasi Geografis Untuk Pengembangan Desa Wisata Sungai Kupah Kabupaten Kubu Raya. Seminar Nasional Pariwisata Dan Kewirausahaan (SNPK), 2(2), 172–181. https://doi.org/10.36441/snpk.vol2.2023.115

Liu, C., & Chen, Y. (2025). Research on the Spatial Pattern of High-Quality Tourism Rural Development and Its Influencing Factors : A Case Study of the Great Mount Huang District in Anhui Province. Sustainability, 1–26.

Nirwansyah, A. W., Utami, M., Suwarno, S., & Hidayatullah, T. (2015). Analisis Pola Sebaran Kejadian Longsorlahan Di Kecamatan Somagede Dengan Sistem Informasi Geografis. Geoplanning: Journal of Geomatics and Planning, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.14710/geoplanning.2.1.1-9

Novianti, T. C., & Harahap, A. S. (2025). Analisis Pola Sebaran Spasial dan Klasterisasi Objek Wisata sebagai Dasar Pengembangan Rute Wisata Terpadu di Kecamatan Kalianda. Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi, 4(2), 274–283.

Poncokusumo, K., Malang, K., Purmada, D. K., & Hakim, L. (2016). Pengelolaan Desa Wisata Dalam Perspektif Community Based Tourism Studi Kasus pada Desa Wisata Gubugklakah. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 32(2), 15–22.

Putra, A. M., & Ariana, I. N. J. (2022). Manfaat Pengembangan Desa Wisata Dari Aspek Alam, Sosial Budaya, Spiritual, Dan Ekonomi Di Kabupaten Tabanan. Jurnal Kepariwisataan Dan Hospitalitas, 5(2), 209. https://doi.org/10.24843/jkh.2021.v05.i02.p13

Ruwanti, S., & S, N. (2020). Volume 2 Nomor 1 Edisi Agustus 2020 Prosiding National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Pemetaan Potensi Desa Dalam Upaya Mengembangkan Desa Wisata Di Desa Pengujan Kabupaten Bintan. 2, 32–37. http://journal.uib.ac.id/index.php/nacospro

Saleha, T., Pamungkas, N., Sukmawati, E., & Sukoco, S. (2022). Sosialisasi Pengembangan Potensi Desa Menjadi Desa Wisata. Majalah Ilmiah “PELITA ILMU,” 33(1), 1–12.

Yubdina, S., Laila, N., Rini, D. K., Made, N., Dwi, S., & Khairiyah, N. (2024). Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis Potensi : Analisis SWOT Desa Wisata Di Sekitar Candi Borobudur. 14(September), 142–157.

Downloads

Published

2026-02-10