Konflik Ideologi Antargenerasi dalam Percepatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpi.v16i2.4171Keywords:
Kolonialisme Belanda, Golongan Muda, Golongan Tua, Revolusi, Diplomasi, Proklamasi KemerdekaanAbstract
Menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tahun 1945, terjadi perbedaan pandangan di antara para tokoh pergerakan nasional antara golongan muda yang bersikap revolusioner dan golongan tua yang mengutamakan pendekatan diplomatis. Penelitian ini bertujuan menganalisis konflik ideologi antargenerasi tersebut serta menjelaskan perannya sebagai faktor struktural dalam percepatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis melalui studi pustaka terhadap buku sejarah, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa golongan muda mendorong proklamasi segera dilaksanakan tanpa menunggu persetujuan Jepang karena memandang kekalahan Jepang sebagai momentum yang harus dimanfaatkan. Sebaliknya, golongan tua memilih strategi diplomasi dengan mempertimbangkan stabilitas politik dan legitimasi internasional melalui lembaga seperti BPUPKI dan PPKI. Ketegangan kedua golongan mencapai puncaknya dalam Peristiwa Rengasdengklok yang pada akhirnya menghasilkan kompromi politik dan mempercepat lahirnya proklamasi pada 17 Agustus 1945. Kebaruan penelitian ini terletak pada penempatan konflik ideologis antargenerasi sebagai variabel analitis utama, bukan sekadar latar peristiwa historis, sehingga memperkaya perspektif historiografi kemerdekaan Indonesia.
Downloads
References
Adi, A. P., Maulida, D. R. W., & Rohman, L. A. (2025). Rekonseptualisasi nasionalisme pemuda Indonesia dalam era digital. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial.
Anderson, B. (2006). Java in a time of revolution: Occupation and resistance, 1944–1946. Ithaca: Cornell University Press.
Fitriani, E., & Saputra, D. (2022). Peristiwa Rengasdengklok dalam perspektif konflik generasional: Analisis historis-sosiologis. Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah.
Herlina, N. (2020). Metode sejarah (Edisi revisi). Bandung: Satya Historika.
Kahin, G. M. (2013). Nasionalisme dan revolusi di Indonesia. Jakarta: Komunitas Bambu.
Kartodirdjo, S. (1993). Pengantar sejarah Indonesia baru: Sejarah pergerakan nasional dari kolonialisme sampai nasionalisme. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kumalasari, D., & Efendi, A. (2023). Dinamika politik menjelang proklamasi kemerdekaan Indonesia: Antara diplomasi dan revolusi. Jurnal Sejarah dan Budaya.
Kuntowijoyo. (2013). Pengantar ilmu sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Latif, Y. (2020). Wawasan Pancasila: Bintang penuntun untuk pembudayaan. Bandung: Mizan Pustaka.
Loomba, A. (2005). Colonialism/Postcolonialism (2nd ed.). London: Routledge.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Mulyadi, S., & Rahmawati, D. (2021). Nasionalisme dan konstruksi identitas bangsa Indonesia menjelang kemerdekaan 1945: Kajian historiografi kritis. ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah.
Prasetyo, B., & Wulandari, F. (2021). Konflik ideologi dan resolusi politik dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia 1945: Perspektif historiografi kritis. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Putri, R. A., & Hidayat, M. T. (2023). Diplomasi Sukarno-Hatta dan konstruksi legitimasi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945. Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah.
Reid, A. (2011). Indonesia rising: The repositioning of Asia’s third giant. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies.
Ricklefs, M. C. (2010). Sejarah Indonesia modern 1200–2008. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.
Suryana, A., & Permana, R. H. (2022). Gerakan pemuda dan konstruksi identitas nasional dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia 1945. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia.
Vickers, A. (2013). A history of modern Indonesia. Cambridge: Cambridge University Press.
Wifaqi, H., & Chamidah, N. (2024). Proklamasi 1945: Tonggak sejarah menuju kemerdekaan Indonesia. Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial.
Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Elsadai Valencia Hutagaol, Sofia Andira, Tania Alexandra Tambunan, Tiwi Yoselin Simanjuntak, Flores Tanjung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan IPS yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan IPS bersifat akademik. Jurnal Pendidikan IPS tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.











