Konflik Ideologi Antargenerasi dalam Percepatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945

Authors

  • Elsadai Valencia Hutagaol Universitas Negeri Medan
  • Sofia Andira Universitas Negeri Medan
  • Tania Alexandra Tambunan Universitas Negeri Medan
  • Tiwi Yoselin Simanjuntak Universitas Negeri Medan
  • Flores Tanjung Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpi.v16i2.4171

Keywords:

Kolonialisme Belanda, Golongan Muda, Golongan Tua, Revolusi, Diplomasi, Proklamasi Kemerdekaan

Abstract

Menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tahun 1945, terjadi perbedaan pandangan di antara para tokoh pergerakan nasional antara golongan muda yang bersikap revolusioner dan golongan tua yang mengutamakan pendekatan diplomatis. Penelitian ini bertujuan menganalisis konflik ideologi antargenerasi tersebut serta menjelaskan perannya sebagai faktor struktural dalam percepatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis melalui studi pustaka terhadap buku sejarah, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa golongan muda mendorong proklamasi segera dilaksanakan tanpa menunggu persetujuan Jepang karena memandang kekalahan Jepang sebagai momentum yang harus dimanfaatkan. Sebaliknya, golongan tua memilih strategi diplomasi dengan mempertimbangkan stabilitas politik dan legitimasi internasional melalui lembaga seperti BPUPKI dan PPKI. Ketegangan kedua golongan mencapai puncaknya dalam Peristiwa Rengasdengklok yang pada akhirnya menghasilkan kompromi politik dan mempercepat lahirnya proklamasi pada 17 Agustus 1945. Kebaruan penelitian ini terletak pada penempatan konflik ideologis antargenerasi sebagai variabel analitis utama, bukan sekadar latar peristiwa historis, sehingga memperkaya perspektif historiografi kemerdekaan Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adi, A. P., Maulida, D. R. W., & Rohman, L. A. (2025). Rekonseptualisasi nasionalisme pemuda Indonesia dalam era digital. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial.

Anderson, B. (2006). Java in a time of revolution: Occupation and resistance, 1944–1946. Ithaca: Cornell University Press.

Fitriani, E., & Saputra, D. (2022). Peristiwa Rengasdengklok dalam perspektif konflik generasional: Analisis historis-sosiologis. Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah.

Herlina, N. (2020). Metode sejarah (Edisi revisi). Bandung: Satya Historika.

Kahin, G. M. (2013). Nasionalisme dan revolusi di Indonesia. Jakarta: Komunitas Bambu.

Kartodirdjo, S. (1993). Pengantar sejarah Indonesia baru: Sejarah pergerakan nasional dari kolonialisme sampai nasionalisme. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kumalasari, D., & Efendi, A. (2023). Dinamika politik menjelang proklamasi kemerdekaan Indonesia: Antara diplomasi dan revolusi. Jurnal Sejarah dan Budaya.

Kuntowijoyo. (2013). Pengantar ilmu sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Latif, Y. (2020). Wawasan Pancasila: Bintang penuntun untuk pembudayaan. Bandung: Mizan Pustaka.

Loomba, A. (2005). Colonialism/Postcolonialism (2nd ed.). London: Routledge.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.

Mulyadi, S., & Rahmawati, D. (2021). Nasionalisme dan konstruksi identitas bangsa Indonesia menjelang kemerdekaan 1945: Kajian historiografi kritis. ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah.

Prasetyo, B., & Wulandari, F. (2021). Konflik ideologi dan resolusi politik dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia 1945: Perspektif historiografi kritis. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Putri, R. A., & Hidayat, M. T. (2023). Diplomasi Sukarno-Hatta dan konstruksi legitimasi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945. Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah.

Reid, A. (2011). Indonesia rising: The repositioning of Asia’s third giant. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies.

Ricklefs, M. C. (2010). Sejarah Indonesia modern 1200–2008. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.

Suryana, A., & Permana, R. H. (2022). Gerakan pemuda dan konstruksi identitas nasional dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia 1945. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia.

Vickers, A. (2013). A history of modern Indonesia. Cambridge: Cambridge University Press.

Wifaqi, H., & Chamidah, N. (2024). Proklamasi 1945: Tonggak sejarah menuju kemerdekaan Indonesia. Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial.

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-03-24