Peran Mitigasi Berbasis Early Warning System (EWS) terhadap Kesiapsiagaan Relawan dan Masyarakat Mengantisipasi Banjir di Desa Karangwuni, Sukoharjo

Authors

  • Piky Transiska Universitas Veteran Bangun Nusantara
  • Muh Husyain Rifaa’i Universitas Veteran Bangun Nusantara
  • Ary Wijayanti Universitas Veteran Bangun Nusantara
  • Bayu Kurniaaji Universitas Veteran Bangun Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpi.v16i3.4523

Keywords:

Early Warning System (EWS), Kesiapsiagaan Bencana, Mitigasi Banjir, Masyarakat, Relawan

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Desa Karangwuni, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu wilayah yang menjadi risiko banjir sehingga diperlukan upaya mitigasi berbasis sistem peringatan dini Early Warning System (EWS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mitigasi berbasis EWS dalam meningkatkan kesiapsiagaan relawan dan masyarakat serta mengkaji efektivitas penerapannya dalam menghadapi bencana banjir. Penelitian ini menggunakan metode mixed method dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui kuesioner terhadap 97 responden, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan persentase, sedangkan data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan EWS berperan dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, dengan 85% responden menilai EWS membantu meningkatkan kesiapan menghadapi banjir. Tingkat kesiapsiagaan relawan dan masyarakat mencapai 70% dalam kategori siap. Namun, pengetahuan masyarakat mengenai keberadaan dan mekanisme EWS masih terbatas dengan nilai 41%. Oleh karena itu, diperlukan upaya literasi melalui pengembangan buku panduan mitigasi bencana berbasis EWS sebagai media edukasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan relawan dan masyarakat secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, M., & Burhan, L. I. (2025). Integrasi Sensor Low-Cost , Aplikasi Mobile , dan Mekanisme Respons Komunitas : Model Early Warning System untuk Desa Berliterasi Teknologi Rendah. 1(4), 30–43. https://doi.org/10.63982/dharmabakti.yp5vf934

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sukoharjo. (2023). Kabupaten Sukoharjo dalam Angka 2023. Sukoharjo: BPS Kabupaten Sukoharjo. (diakses, tanggal 08/01/2026) https://sukoharjokab.bps.go.id

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sukoharjo. (2023). Kecamatan Weru dalam Angka 2025. Sukoharjo: BPS Kabupaten Sukoharjo. https://sukoharjokab.bps.go.idl

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2022). Indeks Risiko Bencana Indonesia. https://inarisk.bnpb.go.id

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2021). Pedoman kesiapsiagaan bencana. Badan Nasional Penanggulangan Bencana. https://www.bnpb.go.id

Benardi, A. I., Putro, S., Nurropik, M., Vincent, J., & Yametis, G. (2024). Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Banjir Di Kabupaten Demak. Indonesian Journal of Conservation, 13(1), 42–49.

Hidayati, R. A., Setyowati, D. L., & Artikel, I. (2021). Upaya Kesiapsiagaan Ubaloka dalam Tanggap Darurat Bencana. Http://Journal.Unnes.Ac.Id/Sju/Index.Php/Edugeo, 9(3), 215–222.

Kumambouw, F. A., Mataburu, I. B., & Jalaluddin, M. (2023). Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana Banjir Masyarakat Kelurahan Bukit Duri , Kecamatan Tebet , Jakarta Selatan. Https://Ejournal.Unib.Ac.Id/Index.Php/Pendipa, 7(1), 87–93. https://doi.org/https://doi.org/10.33369/pendipa.7.1.87-93

Kurniaaji, B., Rahman, M. S. K., & Wijayanti, A. (2025). Analisis Kesiapsiagaan Siswa SMK Muhammadiyah 01 Sukoharjo Dalam Menghadapi Bencana Banjir Di Kabupaten Sukoharjo. X(Sinta 4), 171–186. https://doi.org/10.24815/jpg.v

Lassa, J. A., Amri, A., Haynes, K., Towers, B., Abunyewah, M., Zander, K., & Erdiaw-kwasie, M. O. (2025). Social Sciences & Humanities Open Children and adults ’ perception of risk and risk management : Insights from long-term participatory data and implication for child-centric climate and disaster risk reduction. 11(June 2024). https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2025.101459

Nadifah, S., Susilo, C., & Hamid, A. (2024). Hubungan Mitigasi Early Warning System ( EWS ) dengan kesiapsiagaan Relawan dalam Menghadapi Bencana di Desa Supiturang Kabupaten Lumajang. Pubmedia Health & Medical Sciences V, 2, 1–8.

Pranata, F. A. (2022). Efektivitas Penerapan Sistem Peringatan Dini Bencana Banjir di Kota Malang Provinsi Jawa Timur. Http://Eprints.Ipdn.Ac.Id/Id/Eprint/6861.

Ramadhan, R., & Maruapey, M. H. (2025). Implementasi Program Kelurahan Tangguh Bencana dalam Sistem Peringatan Dini Bencana di Kota Bogor. 7(4), 3120–3131.

Rifa’i, M. H. (2018). Pengaruh Penggunaan Media Audio VIisual Terhadap Pemahaman Konsep Mitigasi Bbencana Pada Mahasiswa Pendidikan Geografi. Edudikara: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(1), 62–69.

Rifai, M. H. (2020). The Use Of Audio Visual Video Media On Unserstanding The Concept Of Disaster Mitigation Of Geographic Education Student Of Veteran Bangun Nnusantara Sukoharjo U niversity. Journal of Geography Science and Education, 2(1), 27–32.

Rohsulina, P., & Mulianingsih, F. (2024). Mitigasi Bencana melalui Pembelajaran IPS Berbasis Ekopedagogi. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities. 16, 1–3. https://doi.org/10.30595/pssh.v16i.1002

Sugiyono, D. (2022). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Buku, 1–346.

Suhardono, S., Rizal, M., Sagara, N., & Suryawan, I. W. K. (2024). Sistem Peringatan Dini untuk Banjir Rob dan Sampah Laut : Analisis SWOT. 13(3), 419–427.

Utomo, D. H., & Kurniaaji, B. (2024). Comparative Study Of The Influence Of Distarter Knowledge On Preparedness Attitudes In Dealing With Disasters In Geography And Public Health Education Students. International Journal for Disaster and Development Interface, 4(2), 82–94. https://doi.org/0.53824/ijddi.v4i2.78

Downloads

Published

2026-06-25