Pengembangan Sikap Toleransi dalam Perbedaan Pendapat Melalui Discovery Learning pada Pembelajaran IPS Terhadap Siswa SMP
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpi.v12i1.757Keywords:
Toleransi, Pembelajaran IPS, Model Discovery LearningAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hasil pengembangan sikap toleransi siswa melalui model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan etnografi. Subjek penelitian ini adalah guru IPS dan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Atap Losari. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi (observasi di dalam kelas menggunakan model discovery learning). Adapun teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian tentang pengembangan sikap toleransi melalui discovery learning siswa SMP Negeri 1 Losari adalah sikap toleransi pada siwa terlihat lebih baik, dengan adanya perubahan sikap setelah diterapkan model discovery learning. Berikut sikap yang ditunjukkan siswa setelah dilakukan pengembangan toleransi yaitu siswa lebih menghormati guru dan siswa lain, siswa selalu menunjukkan sikap kerja sama yang baik, siswa lebih menghargai antar sesama dan suka membantu siswa lain ketika merasa kesulitan.
Downloads
References
Afakri, S. G. (2020). Model Nilai Toleransi Beragama Dalam Proses Pembelajaran di SMAN 8 Kota Batam. Batam: Yayasan Salman Pekanbaru.
Afandi, M., dkk. (2013). Model dan Metode Pembelajaran di Sekolah. Semarang: UNISSULA Press.
Arikuntoro. (2000). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Hutami, D. (2020). Pendidikan Karakter Kebangsaan untuk Anak: Religius dan Toleransi. Yogyakarta: Comic Media Nusantara.
Indriantoro & Bambang Soepomo. (2002). Metodologi Penelitian Bisnis. Yogyakarta: Penerbit BFEE UGM.
Kemendiknas. (2010). Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa. . Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional Badan Penelitian dann Pengembangan Pusat Kurikulum.
Moleong, L. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muawanah. (2018). Pentingnya Pendidikan untuk Menanamkan Sikap Toleransi di Masyarakat. Jurnal Vijjacariya, 5(1), 57-70.
Musbikin, I. (2021). Pendidikan Karakter Toleransi. Jakarta: Nusa Media.
Putra, I. D., & I Made Rustika. (2015). Hubungan Antara Perilaku Menolong Dengan Konsep Diri pada Remaja Akhir yang Menjadi Anggota Tim Bantuan Medis Jenar Duta Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Jurnal Psikologi Udayana, 2(2), 198-205.
Rahman, A. A. (2013). Psikologi Sosial: integrasi pengetahuanwahyu dan pengetahuan empirik. Depok: PT Rajagrafindo Persada.
Susanto, Arif; dkk. (2017). Menghargai Perbedaan Pendidikan Toleransi untuk Anak. Jakarta: Friedrich-Ebert-Stiftung Indonesia Office dan PSIK-Indonesia.
Suwaryani, Nanik; dkk. (2018). Stop Perundungan. Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Direktorat Jendral Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Windiani & Farida Nurul. (2016). Metode Etnografi dalam Penelitian Sosial. Jurnal Dimendi, 1(2), 141-150.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan IPS yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensiĀ Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan IPS bersifat akademik. Jurnal Pendidikan IPS tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.











