Proses Berpikir Siswa SMP Berdasarkan Gaya Kognitif Intuitif dan Sistematis dalam Menyelesaikan Masalah Invers Proporsi Ditinjau dari Teori Pemrosesan Informasi

  • Rusmin R. M. Saleh STKIP Kie Raha Ternate
  • Isman M. Nur STKIP Kie Raha Ternate

Abstract

Berpikir dapat dikatakan sebagai proses kompleks yang melibatkan gaya kognitif. Siswa memiliki cara dan proses kognitif berbeda-beda dalam memecahkan masalah. Proses kognitif siswa dalam memecahkan masalah cenderung menggunakan langkah-langkah yang tidak bisa diprediksi serta menentukan solusi penyelesaian berdasarkan pengalaman. Namun, sejauh yang ditelusuri proses kognitif siswa dalam memecahkan masalah hanya sebagian menggunakan langkah yang terdefinisi dengan baik, mencari metode secara keseluruhan sebelum menentukan solusi penyelesaian. Karena itu, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan proses berpikir siswa berdasarkan gaya kognitif intuitif dan sistematis dalam menyelesaikan masalah invers proporsi ditinjau dari teori pemrosesan informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif eksploratif. Subjek penelitian dilakukan pada siswa kelas VII berjumlah 20 orang selanjutnya diberikan soal invers proporsi, diperoleh 18 siswa menjawab soal tidak lengkap sedangkan 2 siswa menjawab soal dengan lengkap. Dari 2 siswa yang menjawab soal lengkap dipilih untuk dijadikan subjek penelitian. Hasil penelitian ditemukan dua kategori proses berpikir, yaitu (1) kategori proses berpikir intuitif tipe guessing strategy diperoleh subjek S1; (2) kategori proses berpikir sistematis tipe equation strategy diperoleh subjek S2. Disarankan pada guru yang melaksanakan pembelajaran, penting mengungkap proses berpikir intuitif dan sistematis siswa pada materi invers proporsi. Masih memungkinkan untuk melakukan penelitian lanjutan mengkaji lebih mendalam terkait gaya kognitif intuitif dan gaya kognitif sistematis.

Downloads

Download data is not yet available.
Keywords: Proses Berpikir, Gaya Kognitif Intuitif dan Sistematis, Teori Pemrosesan Informasi, Invers Proporsi

References

Amamah, S., & Sa’dijah, C. (2016). Proses Berpikir Siswa Smp Bergaya Kognitif Field Dependent Dalam Menyelesaikan Masalah Berdasarkan Teori Pemrosesan Informasi. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, danPengembangan, 1(2), 237–245.

Asmara, B. W., & Nur Afifah, D. S. (2019). Profil Intuisi Matematis Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent. Kontinu: Jurnal Penelitian Didaktik Matematika, 3(1), 37. https://doi.org/10.30659/kontinu.3.1.37-50

Beckmann, S., & Izsák, A. (2015). Two Perspectives on Proportional Relationships: Extending Complementary Origins of Multiplication in Terms of Quantities. Journal for Research in Mathematics Education, 46(1), 17–38. https://doi.org/10.5951/jresematheduc.46.1.0017

Chaim, D. B., Keret, Y., & Ilany, S. B. (2012). Ratio and Proportion: Research and teaching in Mathematics Teachers’ Education (Pre- and In-Service Mathematics Teacher of Elementary and Middle School Classes). Sense Publishers, Netherland. https://www.sensepublishers.com.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4rd Edition). Los Angeles: Sage Publications, Inc.

Gurbin, T. (2015). Enlivening The Machinist Perspective: Humanising The Information Processing Theory With Social And Cultural Influences. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 197, 2331–2338. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.07.263

Henden, G. (2004). Intuition and Its Role in Strategic Thinking. Unpublished Dissertation. BI Norwegian School of Management.

Hidajat, F. A., Sa’dijah, C., Sudirman, S., & Susiswo, S. (2019). Exploration of Students’ Arguments to Identify Perplexity from Reflective Process on Mathematical Problems. International Journal of Instruction, 12(2), 573–586. https://doi.org/10.29333/iji.2019.12236a

Indah, N. S. R., & Fadiana, M. (2021). Profil Berpikir Intutif Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau Dari Kemampuan Berpikir Logis Siswa. Pythagoras: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 10(2), 208–218. https://doi.org/10.33373/pythagoras.v10i2.3533

Katoch, K. S., & Thakur, M. (2016). Cognitive Styles of Secondary School Teachers. International Journal of Advanced Research in Education & Technology, 3(4), 147–150.

Keen, P. G. W. (1974). Cognitive Style and The Problem Solving Process: An Experiment.

Lohman, D. F., & Lakin, J. M. (2009). Reasoning and intelligence. Handbook of intelligence.

Lutz, S. T., & Huitt, W. G. (2003). Information processing and memory: Theory and applications. Educational Psychology Interactive.Valdosta, GA: Valdosta State University, 1–17.

Muniri, M. (2018). Peran Berpikir Intuitif dan Analitis dalam Memecahkan Masalah Matematika. Jurnal Tadris Matematika, 1(1), 9–22. https://doi.org/10.21274/jtm.2018.1.1.9-22

Ngilawajan, A. D. (2013). Proses Berpikir Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Matematika Materi Turunan Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent. Pedagogia, 2(1), 71–83.

Nur, I. M. (2022). Proses berpikir siswa SMP dalam menyelesaikan masalah perbandingan berbalik nilai berdasarkan komponen teori pemrosesan informasi. (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Malang).

Nur, I. M., & Sari, D. P. (2022). Soft Skills: Pemecahan Masalah dan Berpikir Kritis Matematika. Lakeisha.

Panjaitan, B. (2013). Proses Kognitif Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika. Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(1), 17–25.

Pitta-Pantazi, D., & Christou, C. (2011). The structure of prospective kindergarten teachers’ proportional reasoning. Journal of Mathematics Teacher Education, 14(2), 149–169. https://doi.org/10.1007/s10857-011-9175-y

Rohana. (2015). The Enhancement of Student’s Teacher Mathematical Reasoning Ability through Reflective Learning. Journal of Education and Practice, 6(20), 108–114.

Rozencwajg, P., & Corroyer, D. (2005). Cognitive Processes in the Reflective-Impulsive Cognitive Style. The Journal of Genetic Psychology, 166(4), 451–463. https://doi.org/10.3200/GNTP.166.4.451-466

Santrock, J. W. (2008). Educational psychology ((3rd edition.)). Boston, MA: McGraw Hill.

Sa’o, S. (2016). Berpikir Intuitif sebagai Solusi Mengatasi Rendahnya Prestasi Belajar Matematika. Jurnal Review Pembelajaran Matematika, 1(1), 43–56. https://doi.org/10.15642/jrpm.2016.1.1.43-56

Sappaile, B. I. (2007). Pengaruh Kemampuan Penalaran Formal Terhadap Prestasi Belajar Matematika dengan Memperhatikan Tingkat Pendidikan Ayah Siswa. Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan, 13, 99–109.

Silvestre, A. I., & Da Ponte, J. P. (2012). Missing value and comparison problems: What pupils know before the teaching of proportion. PNA. Revista de Investigación En Didáctica de La Matemática, 6(3), 73–83. https://doi.org/10.30827/pna.v6i3.6142

Slavin, R. E. (2006). Educational Psychology Theory and Practice (Eighth Edition). USA : Pearson.

Solso, R. L., MacLin, O. H., & MacLin, M. K. (2008). Cognitive Psychology (8th Edition). Pearson education, Inc.

Sumarto, S. N., Galen, F. V., Zulkardi, Z., & Darmawijoyo, D. (2013). Proportional Reasoning: How do the 4th Graders Use Their Intuitive Understanding? International Education Studies, 7(1), 69–80. https://doi.org/10.5539/ies.v7n1p69

Wardhani, I. S. (2016). Berpikir Intuitif Siswa Sekolah Dasar dalam Menumbuhkan Tindak Berpikir Kreatif. Jurnal PAMATOR, 9(2), 78–84.

Weber, K. (2001). Student Difficulty in Constructing Proofs: The Need for Strategics Knowledge. Educational Studies in Mathematics, 7(1), 63–68.

Published
2023-09-05
How to Cite
Rusmin R. M. Saleh, & Isman M. Nur. (2023). Proses Berpikir Siswa SMP Berdasarkan Gaya Kognitif Intuitif dan Sistematis dalam Menyelesaikan Masalah Invers Proporsi Ditinjau dari Teori Pemrosesan Informasi. JURNAL PENDIDIKAN MIPA, 13(3), 751-762. https://doi.org/10.37630/jpm.v13i3.1163
Abstract viewed = 360 times
PDF downloaded = 216 times