Analisis Miskonsepsi Matematika Siswa Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Independent
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpm.v11i2.495Keywords:
Gaya Kognitif Field Independent, Miskonsepsi MatematikaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi matematika siswa bedasarkan gaya kognitif field independent. Penentuan siswa pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Jumlah siswa pada penelitian yaitu 3 (tiga) orang siswa kelas VII yang melakukan miskonsepsi matematika rendah, sedang dan tinggi yang memiliki gaya kognitif field independent. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket, tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki gaya kognitif field independent dengan miskonsepsi matematika rendah memiliki kemampuan matematika tinggi. Siswa mampu menyatakan ulang konsep, mampu merumuskan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, mampu menentukan rumus untuk menjawab soal dan mampu mengaplikasikan rumus yang digunakan. Siswa yang memiliki gaya kognitif field independent dengan miskonsepsi matematika sedang memiliki kemampuan matematika sedang. Siswa tidak mampu menyatakan ulang konsep dikarenakan tidak paham konsep bangun datar persegi dan belah ketupat. Siswa juga tidak mampu merumuskan konsep dalam bentuk representasi gambar. Namun, Siswa mampu menentukan rumus untuk menjawab soal, tetapi tidak mampu mengaplikasikan rumus yang digunakan. Siswa yang memiliki gaya kognitif field independent dengan miskonsepsi matematika tinggi tidak mampu menjawab semua indikator dengan benar. Siswa ini termasuk kategori siswa yang memiliki kemampuan matematika rendah.
Downloads
References
Altun, A., & Cakan, M. (2006). Undergraduate Students’ Academic Achievement, Field Dependent/Independent Cognitive Styles and Attitude Toward Computers. Educational Technology and Society, 9(1), 289–297.
Ansari, B. I. (2016). Komunikasi Matematika Strategi Berpikir dan Manajemen Belajar Konsep dan Aplikasi. PeNA.
Asmorosari, D. (2017). Analisis Gaya Kognitif Siswa Dengan Hasil Belajar Ekonomi Peminatan Di SMAN Pontianak. Artikel Penelitian Universitas Tanjung Pura Pontianak.
Dayanti, P., Sugiatno, & Nursangaji, A. (2019). Miskonsepsi Siswa Dikaji dari Gaya Kognitif dalam Materi Jajargenjang di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 8(9), 1–9. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/35928/75676583118
Dedeng, E., Fayeldi, T., & Ferdiani, R. D. (2020). Analisis Miskonsepsi Siswa Kelas VIII Pada Sub Materi Penyelesaian SPLDV Dan Penerapan SPLDV Menggunakan Three Tier-Test. RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi, 2(2), 129–135. https://doi.org/10.21067/jtst.v2i2.4639
Desmita. (2017). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Remaja Rosdakarya.
Febriyanti, C., & Seruni, S. (2015). Peran Minat dan Interaksi Siswa dengan Guru Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 4(3), 245–254. https://doi.org/10.30998/formatif.v4i3.161
Harahap, Z. I. S., Muchlis, E. E., & Maulidiya, D. (2019). Faktor – Faktor Penyebab Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Tentang Luas Permukaan Kubus Dan Balok. Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS), 3(3), 342–352. https://doi.org/10.33369/jp2ms.3.3.342-352
Irawan, E., Riyadi, R., & Triyanto, T. (2012). Analisis Miskonsepsi Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan pada Mata Kuliah Pengantar Dasar Matematika Pokok Bahasan Logika Ditinjau dari Gaya Kognitif Mahasiswa. Journal of Mathematics and Mathematics Education, 2(1), 1–18. https://doi.org/10.20961/jmme.v2i1.9942
Malikha, Z., & Amir, M. F. (2018). Analisis Miskonsepsi Siswa Kelas V-B MIN Buduran Sidoarjo pada Materi Pecahan Ditinjau dari Kemampuan Matematika. Pi: Mathematics Education Journal, 1(2), 75–81. https://doi.org/10.21067/pmej.v1i2.2329
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-Metode Baru. UI Press.
Mirlanda, E. P., & Pujiastuti, H. (2018). Kemampuan Penalaran Matematis: Analisis Berdasarkan Gaya Kognitif Siswa. Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education, 3(2), 56–67. https://doi.org/10.23969/symmetry.v3i2.1252
Ningrum, R. W., & Budiarto, M. T. (2016). Miskonsepsi Siswa SMP pada Materi Bangun Datar Segiempat dan Alternatif Mengatasinya. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 1(5), 59–66. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/mathedunesa/article/view/25554/23429
Nugraha, M. G., & Awalliyah, S. (2016). Analisis Gaya Kognitif Field Dependent Dan Field Independent Terhadap Penguasaan Konsep Fisika Siswa Kelas VII. Prosiding Seminar Nasional Fisika (E-Journal) SNF2016, V, 71–76. https://doi.org/10.21009/0305010312
Ramadhan, M., Sunardi, & Kurniati, D. (2017). Analisis Miskonsepsi Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Berstandar Pisa dengan Menggunakan Certainty of Response Index (CRI). Kadikma: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 8(1), 145–153. https://doi.org/https://doi.org/10.19184/kdma.v8i1.5276
Slameto. (2013). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susandi, A. D., & Widyawati, S. (2017). Proses Berpikir dalam Memecahkan Masalah Logika Matematika Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent. Numerical: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 1(1), 45–52. https://doi.org/10.25217/numerical.v1i1.122
Wasida, M. R., & Hartono. (2018). Analisis Kesulitan Menyelesaikan Soal Model Ujian Nasional Matematika dan Self-Efficacy Siswa SMA. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 5(1), 82–95. https://doi.org/10.21831/jrpm.v5i1.10060
Widhiyawati, Kurniasih, N., & Purwaningsih, W. I. (2020). Analisis Miskonsepsi Siswa dalam Menyelesaikan Permasalahan pada Materi Program Linear Ditinjau dari Gaya Kognitif Fiels Independent. Ekuivalen: Jurnal Pendidikan Matematika, 43(1), 25–29.
Witkin, H. A., Moore, C. A., Goodenough, D., & Cox, P. W. (1977). Field-Dependent and Field-Independent Cognitive Styles and Their Educational Implications. Review of Educational Research, 47(1), 1–64. https://doi.org/10.3102/00346543047001001
Wooldridge, B., & Bartolf, M. H. (2006). The Field Dependence/Field Independence Learning Style: Implications for Adult Student Diversity, Outcomes Assesment and Accountability. In Learning Styles and Learning (pp. 237–257). Nova Science Publisher, Inc.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan MIPA yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan MIPA bersifat akademik. Jurnal Pendidikan MIPA tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.









