Pengembangan E-Modul Berbasis Kearifan Lokal melalui Pemanfaatan Tumbuhan Obat dalam Upaya Menumbuhkan Kemampuan Literasi Konservasi Siswa SMP Kelas VII
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpm.v16i4.4951Keywords:
E-modul, Kearifan lokal, Literasi konservasi, Tumbuhan obatAbstract
Rendahnya pemahaman siswa terhadap pemanfaatan dan pelestarian tumbuhan obat menunjukkan bahwa kearifan lokal belum banyak dimanfaatkan sebagai sumber belajar untuk membangun literasi konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validasi serta respon siswa terhadap e-modul berbasis kearifan lokal melalui pemanfaatan tumbuhan obat guna menumbuhkan kemampuan literasi konservasi siswa SMP kelas VII. Pengembangan dilakukan menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) model 4D yang dibatasi hingga tahap Develop, dengan pengumpulan data melalui lembar validasi ahli materi dan ahli bahan ajar, tanggapan guru IPA, serta angket respon siswa yang diolah secara deskriptif kuantitatif. Produk yang dihasilkan memuat lima indikator literasi konservasi, yakni pengetahuan, kesadaran, perilaku, keterampilan, dan partisipasi, yang dihadirkan secara bertahap melalui uraian materi keanekaragaman hayati dan tumbuhan obat khas Kasepuhan Citorek, wawasan mengenai ancaman terhadap kelestarian tumbuhan, sistem pengelolaan hutan adat, hingga tiga rangkaian aktivitas berupa pengamatan morfologi tumbuhan, pembuatan jamu sederhana, dan praktik penanaman tumbuhan obat di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan skor validasi ahli sebesar 90,4% dan tingkat respon siswa sebesar 87,29%, keduanya berada pada kategori sangat layak. Dengan demikian, e-modul ini terbukti layak digunakan sebagai bahan ajar alternatif yang mendukung penguatan literasi konservasi siswa SMP kelas VII.
Downloads
References
Anggyani, T., Ilhami, A., Sari, W. K., Illahi, P. R., Marlisa, W., & Hayati, I. (2023). E-modul berbasis literasi lingkungan pada materi ekosistem untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa. Journal of Natural Sciences Learning, 2(2).
Balding, M., & Williams, K. J. H. (2016). Plant blindness and the implications for plant conservation. Conservation Biology, 30(6), 1192–1199. https://doi.org/10.1111/cobi.12738
Chaeruman, U. A. (2015). Instrumen evaluasi media pembelajaran. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan. https://lmsspada.kemdiktisaintek.go.id/pluginfile.php/79786/ mod_resource/content/2/Instrumen dan Pedoman Evaluasi Media Pembelajaran.pdf
Dicheva, D., Dichev, C., Agre, G., & Angelova, G. (2015). Gamification in education: A systematic mapping study. Educational Technology & Society, 18(3), 75–88.
Dwipayana, P. A. P., Suardana, I. N., & Tika, I. N. (2024). Pengembangan e-modul pembelajaran IPA berbasis mind mapping terintegrasi konteks budaya lokal untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Jurnal Pendidikan MIPA, 14(1), 35–47. https://doi.org/10.37630/jpm.v14i1.1466
Efe, H. A., & Efe, R. (2022). An investigation of secondary school students’ biodiversity literacy level. Dinamika Ilmu, 22(2), 393–410. https://doi.org/10.21093/di.v22i2.5046
Etikan, I., Musa, S. A., & Alkassim, R. S. (2016). Comparison of convenience sampling and purposive sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1), 1. https://doi.org/10.11648/ j.ajtas.20160501.11
Ichsan, I. Z., Sigit, D. V., Ristanto, R. H., Luthfi, I. A., Muharomah, D. R., & Efendi, M. (2019). Students’ attitude to conserve medicinal plants and environment in Cipanas: Profile and comparative analysis. IJIET: International Journal of Indonesian Education and Teaching, 3(2), 149–156. https://doi.org/10.24071/ijiet.v3i2.1935
Jannah, S. N., Sobandi, A., & Suwatno, S. (2020). The measurement of usability using USE questionnaire on the Google Classroom application as E-learning media (A case study: SMK Negeri 1 Bandung). Teknodika, 18(2), 94. https://doi.org/10.20961/teknodika.v18i2.42486
Kurniasih, M. D. (2018). Menumbuhkan karakter konservasi biodiversitas melalui penerapan species identification and response software. Edu Sains Jurnal Pendidikan Sains & Matematika, 6(2), 30–41. https://doi.org/10.23971/eds.v6i2.991
Lestari, E. S., Sajidan, Rahmawati, F., & Indrowati, M. (2024). The inquiry ethnobotany learning model: An instructional design model to enhance student environmental literacy. Journal of Baltic Science Education, 23(2), 377–389. https://doi.org/10.33225/jbse/24.23.377
Lestari, H. D., & Parmiti, D. P. P. P. (2020). Pengembangan e-modul IPA bermuatan tes online untuk meningkatkan hasil belajar. Journal of Education Technology, 4(1), 73. https://doi.org/10.23887/ jet.v4i1.24095
Lund, A. M. (2001, Januari). Measuring usability with the USE questionnaire. ResearchGate. https://www.researchgate.net/profile/Arnold-Lund/publication/230786746_Measuring_Usability_with_the_USE_ Questionnaire/links/56e5a90e08ae98445c21561c/Measuring-Usability-with-the-USE-Questionnaire.pdf
Ramadhan, F., & Cahyanto, T. (2024). Kajian etnobotani tanaman obat tradisional oleh masyarakat Kampung Budaya Legok Hayam Desa Girimekar Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung. Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian, 2(4), 01–12. https://doi.org/10.59581/jtpip-widyakarya.v2i4.4477
Riduwan. (2016). Skala pengukuran variabel-variabel penelitian. Alfabeta.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, 101860. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2020.101860
Setyowati, D. L., Sunarko, R., & Sedyawati, S. M. R. (2014). Pendidikan lingkungan hidup. Universitas Negeri Semarang.
Sintawati, N. P., & Margunayasa, I. G. (2021). Interactive e-module for science learning content: Validity and feasibility. International Journal of Elementary Education, 5(1), 19. https://doi.org/10.23887/ ijee.v5i1.34281
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sumberartha, I. W., Muhdhar, M. H. I. A., Setiawan, D., Akbar, M. I., Tamalene, M. N., Nadra, W. S., Daud, A., Kaunar, A. T., & Mardiyanti, L. (2021). The effectiveness of the Indonesian forest honeybee conservation e-module on students’ environmental literacy ability. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 10(2), 306–313. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v10i2.30896
Sutomo, & Iryadi, R. (2019). Konservasi tumbuhan obat tradisional “Usada Bali.” Buletin Udayana Mengabdi, 18(4). https://doi.org/10.24843/BUM.2019.v18.i04.p11
Taufik, A. N., Kristina, H., Brenda Fajri Gibran, Alfia Sabililah, Septiani, S., Warraihanah, D. A., Nurmalia, L., Syofiarni, & Risalah, O. T. (2023). Pengembangan e-book kontekstual berorientasi kearifan lokal Banten untuk siswa SMP. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(4), 1095–1104. https://doi.org/10.37630/jpm.v13i4.1251
Teo, T. (2011). Factors influencing teachers’ intention to use technology: Model development and test. Computers & Education, 57(4), 2432–2440. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2011.06.008
Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel, M. I. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook. Indiana University Bloomington.
Traxler, J. (2009). Learning in a mobile age. International Journal of Mobile and Blended Learning (IJMBL), 1(1), 1–12.
Verawati, N. N. S. P., Harjono, A., Wahyudi, & Gummah, S. (2022). Inquiry-creative learning integrated with ethnoscience: Efforts to encourage prospective science teachers’ critical thinking in Indonesia. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 21(9), 232–248. https://doi.org/10.26803/ijlter.21.9.13
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rahshen Maria Margareth Sibuea, Suroso Mukti Leksono, Septi Kurniasih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan MIPA yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan MIPA bersifat akademik. Jurnal Pendidikan MIPA tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.









