Pengaruh Interval Training pada Performa Lari 15 Menit di Komunitas Jagaraga Runners Kebumen Jawa Tengah

Authors

  • Teguh Purnomo Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen
  • Khotibul Umam Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpo.v16i3.4404

Keywords:

VO2Max, Latihan Interval, Balke Tes

Abstract

Komunitas Jagaraga Runners merupakan sebuah komunitas lari yang ada di Kebumen dan berdiri sejak 13 juni 2020. Komunitas ini perkumpulan orang orang pecinta dan pegiat olahraga lari/pelari rekreasi yang bisa dikatakan pelari pemula dan non atlet sehingga kebanyakan tidak mengerti tentang program latihan dengan jelas, sehingga performa yang mereka miliki sulit meningkat. Program latihan yang digunakan yaitu interval 1:1, karena dengan metode latihan interval sudah terbukti efektif diterapkan pada pelari untuk meningkatkan performa lari dan VO2Max. Tujuan pada penelitian kali ini untuk mengetahui pengaruh interval training dengan rasio 1:1 terhadap performa lari 15 menit pada pelari di komunitas Jagaraga Runners Kebumen. Metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu one-group Pretest-postest. Sampel pada penelitian ini berjumlah 15 responden, data penelitian diambil menggunakan aplikasi strava untuk mengetahui jarak dan waktu lari responden. Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini yaitu interval training 1:1 jadi dua menit lari intensitas 85% dan diimbangi dengan dua menit pemulihan intensitas 55% dilakukan selama 10 kali pengulangan. Program latihan dilakukan selama 16 kali perlakuan dengan frekuensi latihan dua kali perminggu. Hasil pada penelitian menunjukan bahwa rata-rata hasil pretest 2,71km dan rata-rata hasil postest menjadi 2,88km sehingga hasil perbandingannya menunjukan hasil yang signifikan yaitu 0,0001 pada nilai p-value. Hasil ini menunjukan adanya peningkatan jarak tempuh lari 15 menit yang kemungkinan juga menandakan VO2Max yang meningkat.

References

Abdillah, F. A., Kinanti, R. G., Andiana, O., & Abdullah, A. (2022). Pengaruh Latihan High Intensity Interval Training (HIIT) dengan 2 Menit Berlari dan 2 Menit Berjalan terhadap Kadar MDA (Malondialdehide) pada Atlet Lari Jarak Jauh PASI Kota Malang. Sport Science and Health, 4(11), 1015–1020. https://doi.org/10.17977/um062v4i112022p1015-1020

Fathoni, G. S., & Saefulah, D. I. (2026). Pengaruh Metode Latihan Hillrepeatsterhadap hasil lari jarak menengah pada siswa kelas viii mts al-hidayah karangpucung.

Festiawan, R., Suharjana, S., Priyambada, G., & Febrianta, Y. (2020). High intensity interval training dan fartlek training: Pengaruhnya terhadap tingkat VO2 Max. Jurnal Keolahragaan, 8(1). https://doi.org/10.21831/jk.v8i1.31076

Herlambang, Y., Kurniawati, D. M., & Ali, M. A. (2022). pengaruh jus nanas madu terhadap denyut nadi dan tekanan darah pada siswa sekolah sepak bola pasca lari jarak jauh 10 km. Journal of Nutrition College, 11(3), 182–187. https://doi.org/10.14710/jnc.v11i3.33136

Jerfatin, C. A., Idris, F. P., & Rahman, H. (2025). gambaran aktivitas olahraga lari komunitas indorunners kota makassar. 6(5).

Kuncoro, M. D. M., & Rahayu, S. (2023). motivasi masyarakat yang terlibat dalam olahraga rekreasi. 4.

Lavenia, N., Putranto, D., & Walton, E. P. (2020). Pengaruh Latihan Fartlek terhadap Daya Tahan Cardiovascular pada Siswa Ekstrakurikuler Futsal Madrasah Aliyah Al-Ittihadiyah Al-Islamiyah Sungaiselan. SPARTA, 2(1), 13–16. https://doi.org/10.35438/sparta.v2i1.167

Lumbantoruan, Y., Ramadi, Aref Vai, & Oca Fernandes Af. (2024). Pengaruh Latihan Speed Ladder Drill terhadap Kecepatan Lari Sprint 40 Yard pada Siswa yang Mengikuti Ekstrakurikuler Atletik. Journal Sport Science Indonesia, 3(2), 440–452. https://doi.org/10.31258/jassi.3.2.440-452

Rismawati, Anggun Restu, Esti Wahyuningsih, Rizky Mubarak, & Siti Anjani. (2025). Dinamika Sosial dalam Komunitas Lari: Studi Kasus fakerunners Karawang. JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, 3(1), 23–29. https://doi.org/10.61787/wts0t592

Rustiawan, H. (2020). Pengaruh latihan interval training dengan running circuit terhadap peningkatan vo2max. Jurnal Wahana Pendidikan, 7(1), 15. https://doi.org/10.25157/wa.v7i1.3108

Setiawan, D. (2025). Analisa Daya Tahan Kardiovaskuler Atlet Lari Jarak Jauh dengan Pendekatan Latihan Overhead Extension dan Continuous Run. 6.

Suroso, A. A. R., Gesang Kinanti, R., & Tri Wahyudi, N. (2024). Hubungan Latihan High Intensity Interval Training (HIIT) dengan Peningkatan Kadar Leukosit pada Atlet Lari Jarak Jauh PASI Kota Malang. Journal Sport Science Indonesia, 3(1), 251–263. https://doi.org/10.31258/jassi.3.1.251-263

Syaiffudin, M. F. G., Syah, R. A., Setyadi, D., & Izzuddin, D. A. (2024). aktifitas olahraga rekreasi melalui kegiatan olahraga tradisional di desa sumberjaya kabupaten karawang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.

Wajib, M., & Sukma, H. M. E. (2022). Pengaruh High Intensity Interval Training dan Circuit Training Terhadap VO2Max Atlet Lari jarak menengah Jauh. Prosiding Seminar Nasional Spencer, 1.

Yuliawan, E., & Septriasa, I. (2023). Pengaruh Latihan SAQ Terhadap Peningkatan Kecepatan Lari 60 Meter Pada Atlet Sprinter Derako Athletics Club Jambi. Indonesian Journal of Sport Science and Coaching, 5(1), 10–20. https://doi.org/10.22437/ijssc.v5i1.21361

Downloads

Published

2026-06-15