Analisis Problematika Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran PJOK di SD Muhammadiyah Kebagusan Pemalang

Authors

  • Mohammad Wildan Muttaqien Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
  • M. Riski Adi Wijaya Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
  • Gilang Nuari Panggraita Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
  • Mega Widya Putri Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpo.v16i4.4999

Keywords:

Pembelajaran Berdiferensiasi, Problematika Pembelajaran, PJOK

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu pendekatan yang penting dalam Kurikulum Merdeka untuk mengakomodasi perbedaan kebutuhan, minat, dan kemampuan belajar peserta didik, namun implementasinya pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, masih terdapat beberapa problematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di kelas II SD Muhammadiyah Kebagusan Pemalang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru PJOK, dan lima peserta didik kelas II yang dipilih menggunakan kriteria setiap siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengabsahan data menggunakan triangulasi teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berupaya menerapkan pembelajaran berdiferensiasi melalui variasi metode, aktivitas, media, dan pengelompokan peserta didik sesuai kebutuhan belajar. Namun implementasinya belum berjalan secara optimal karena masih ditemukan beberapa problematika, yaitu: (1) kurangnya pemahaman guru mengenai konsep pembelajaran berdiferensiasi, (2) perbedaan kemampuan peserta didik yang menyulitkan proses pengelompokan berdasarkan kebutuhan belajar, (3) kesulitan dalam mengelola kelas ketika peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran yang berbeda secara bersamaan, (4) keterbatasan media pembelajaran dalam mendukung kebutuhan belajar peserta didik, (5) waktu dalam pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi, dan (6) sarana dan seterusnya pembelajaran PJOK. Dengan demikian diperlukan peningkatan kompetensi guru, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta dukungan sekolah agar pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran PJOK dapat berlangsung secara lebih optimal.

References

Ana. (2022). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Terintegrasi Pembelajaran Sosial dan Emosional Untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Media Didaktika, 8.

Farid, I. (2022). Strategi Pembelajaran Diferensiasi Dalam Memenuhi Kebutuhan Belajar Peserta Didik di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4, 1707–1715.

Fauzia, R., & Hadikusuma Ramadan, Z. (2023). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1608–1617. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5323

Fitriyah, & Bisri. (2023). 10006-10014. Pembelajaran Berdiferensiasi Berdasarkan Keragaman Dan Keunikan Siswa Sekolah Dasar. Journal Of Social Science Research Volume, 3, 10006–10014.

Giri Verianti, Muhammad Muhyi, Ismaryati, Moh. Hanafi, Luqmanul Hakim, & Suharti. (2024). Survei Pembelajaran Berdifferensiasi Pada Mata Pelajaran Pjok Di Tingkat Sekolah Dasar: Tingkat Pemahaman Sampai Penerapan. STAND : Journal Sports Teaching and Development, 5(1), 65–74. https://doi.org/10.36456/j-stand.v5i1.9594

Gunawan, A., Muhtar, T., Suherman, A., & Lengkana, A. S. (2025). Analisis Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam PJOK Jenjang SMP Di Kabupaten Majalengka. Journal of S.P.O.R.T, 9.

Herwina, W. (2021). Optimalisasi kebutuhan murid dan hasil belajar dengan pembelajaran berdiferensiasi. Perspektif Ilmu Pendidikan, 35(2), 175–182.

Lindner, K. T., Nusser, L., Gehrer, K., & Schwab, S. (2021). Differentiation and Grouping Practices as a Response to Heterogeneity – Teachers’ Implementation of Inclusive Teaching Approaches in Regular, Inclusive and Special Classrooms. Frontiers in Psychology, 12(September). https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.676482

Marlina, M. A. S. (2020). Efektivitas Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Anak Berkesulitan Belajar. Pakar Pendidikan, 2.

Nazarina, P., Rahmawati, Y., Arifah, N., Langgari, T., Annisa, N., Herlina, K., Studi, P., Guru, P., Dasar, S., Keguruan, F., & Pendidikan, I. (2024). Kreativitas Guru dan Media Berbasis Proyek untuk Atasi Keterbatasan Alat Peraga. Jurnal Dikdas Penerbit: Universitas Tadulako, 12, 91–104.

Saitya, I., & Yamin, M. (2022). PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga. PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga, 1(2), 6–13. https://jurnal.habi.ac.id/index.php/Pior

Salhuteru, J., Rumahuru, O., Kainama, L., & Unitly, M. (2021). Model-Model Pembelajaran Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. 4, 536–550.

Sefya, F. (2025). Problematika pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran matematika kelas ii di sd muhammadiyah kebagusan pemalang.

Suwartiningsih, S. (2021). Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(2), 101–112.

Tomlinson, C. A., & Moon, T. R. (2022). Assessment and student success in a differentiated classroom. Journal of Advanced Academics, 33(2), 111–134. https://doi.org/10.1177/1932202X221087833

Wahyudin, D., Subkhan, E., Malik, A., Hakim, M. A., Sudiapermana, E., LeliAlhapip, M., Nur Rofika Ayu Shinta Amalia, L. S., Ali, N. B. V., & Krisna, F. N. (2024). Panduan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA) Pembelajaran dan Asesmen. In Kemendikbud (1st ed.). Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Downloads

Published

2026-08-31