Penerapan Metode Storytelling untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak Berkelanjutan Bagi Siswa Kelas Rendah Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpb.v15i4.3544Keywords:
Storytelling, Keterampilan Menyimak, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Sekolah Dasar, Strategi PembelajaranAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode storytelling dalam meningkatkan keterampilan menyimak berkelanjutan pada siswa kelas rendah beberapa Sekolah Dasar di Pekalongan. Keterampilan menyimak merupakan fondasi penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena memengaruhi kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, keterampilan ini sering kali diabaikan, sehingga diperlukan pendekatan yang menarik agar berkembang secara optimal. Metode storytelling menjadi salah satu strategi yang efektif karena melibatkan emosi, imajinasi, dan perhatian siswa selama proses mendengarkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas III yang telah memiliki kemampuan dasar menyimak. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi berupa catatan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode storytelling yang disesuaikan dengan usia dan minat siswa dapat meningkatkan fokus, keterlibatan, serta pemahaman mereka terhadap materi yang disampaikan. Cerita yang relevan dan penyampaian yang ekspresif membuat siswa lebih antusias dan aktif merespons. Guru juga berperan penting dalam menciptakan suasana yang hidup dan komunikatif. Dengan demikian, metode storytelling dapat menjadi strategi yang efektif untuk mengembangkan keterampilan menyimak secara berkelanjutan di sekolah dasar.
References
Budiman, N. A., & Sriyanto, S. (2022). Upaya meningkatkan keterampilan menyimak peserta didik melalui media audio visual pada kelas V SD. Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD), 3(2), 101. https://doi.org/10.30595/jrpd.v3i2.14174
Fadillah, N., & Wulandari, S. (2023). Pengaruh kegiatan menyimak berkelanjutan terhadap perkembangan literasi siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran, 11(1), 27–35.
Fatima, S. (2019). Efektivitas metode ceramah dalam meningkatkan partisipasi siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 5(1), 45–52.
Iskandar, A., & Sulaiman, H. (2020). Metode ceramah dalam pendidikan madrasah ibtidaiyah. Jurnal Ihtirafiah, 6(1), 45–52.
Maulidiyah, A., & Kurniawati, N. (2023). Pendekatan multimodal dalam pembelajaran menyimak untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra, 12(2), 103–112.
Megawati, A., Rabiah, S., & Akidah, I. (2023). Pengaruh metode ceramah terhadap keterampilan menyimak pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas X. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(3), 465–477.
Mulyani, R., & Septianingrum, E. (2022). Penerapan metode bercerita untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1), 29–36.
Nurhadi, M., & Syafitri, A. (2021). Peran guru sebagai fasilitator dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 112–120.
Oktaviani, D., & Susanto, B. (2022). Penerapan storytelling dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 55–64.
Prasetya, D. (2021). Pengembangan keterampilan menyimak melalui metode ceramah berbasis multimedia. [Jika ini skripsi/tesis/laporan tidak diterbitkan, perlu ditambahkan jenis sumber]
Puspitasari, D., Lim, B. V., Evelina, R., & Setia, Y. (2023). The emergent literacy activities through the storytelling method with flashcard media for early childhood education. Journal of Digital Learning and Education, 3(1), 32–39. https://doi.org/10.52562/jdle.v3i1.599
Putri, A., & Rahmawati, D. (2023). Integrasi media digital dalam ceramah interaktif dan dampaknya terhadap kemampuan menyimak siswa. [Tidak ada informasi jurnal—tambahkan bila ada]
Rahman, H., & Lestari, W. (2022). Evaluasi berkelanjutan dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa SD. Jurnal Pendidikan Progresif, 10(1), 71–79.
Rosyidah, L., & Supriyadi, D. (2021). Peningkatan keterampilan menyimak melalui metode storytelling pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 140–148.
Saputri, R. D. (2022). Penggunaan teknik tanya jawab untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(1).*
Sari, D., & Wijaya, A. (2020). Strategi storytelling untuk meningkatkan keterampilan menyimak pada anak kelas rendah. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 6(2), 88–97.
Setiawan, F., & Rachmawati, A. (2022). Pengaruh storytelling terhadap keterampilan menyimak siswa SD. Jurnal Pendidikan & Pengajaran, 8(1), 12–20.
Sulastri, N., & Yuwono, B. (2022). Model pembelajaran interaktif dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 98–105.
Ubaidillah, M. I., Masripah, M., & Holis, A. (2025). Kemampuan menyimak sebagai pondasi pengembangan keterampilan berbahasa siswa kelas rendah pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia, 5(1), 439–448.
Yuliana, S., & Sari, K. (2022). Penerapan model pembelajaran partisipatif dalam pengembangan keterampilan menyimak siswa SD.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sita Salsabila Izzati, Nerizah Emelia Putri, Wirayudha Pramana Bhakti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan Bahasa yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan Bahasa bersifat akademik. Jurnal Pendidikan Bahasa tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.








