Urgensi Penerapan Prinsip Kesantunan Berbahasa di Ruang Publik Kampus: Studi Kasus Kantin UIN Gusdur

Authors

  • Aulin Hanani Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Eska Rojwa Fauziah Universitas Islam Negeri K.H Abdurahman Wahid Pekalongan
  • Dewi Cahya Ningsih Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Muhammad Jamal Aldin Al-Afqhoni At-Sauriy Universitas Islam Negeri K.H Abdurahman Wahid Pekalongan
  • Rissa Shofiani Universitas Islam Negeri K.H Abdurahman Wahid Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpb.v15i4.3617

Keywords:

Kesantunan Berbahasa, Efektivitas Komunikasi, Campur Kode dan Alih Kode

Abstract

Penelitian ini mengkaji urgensi penerapan prinsip kesantunan berbahasa pada ruang publik non-formal kampus, dengan mengambil studi kasus di Kantin UIN Gusdur. Kantin ini berfungsi sebagai ruang interaksi dinamis berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, dosen, karyawan, dan pedagang. Fokus utama adalah menganalisis implementasi atau pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa, ditinjau dari empat kriteria: ketepatan bahasa, kelancaran, kesopanan, dan efektivitas komunikasi. Konsep efektivitas komunikasi dan kelancaran didasarkan pada prinsip kerja sama (cooperative principle) dari H. P. Grice. Sementara itu, kesopanan dan kepatuhan pada maksim penghargaan serta pemufakatan berakar pada prinsip kesantunan (politeness principle) oleh Geoffrey Leech. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan partisipatif moderat terhadap interaksi verbal transaksional. Hasil analisis menunjukkan bahwa komunikasi di Kantin UIN Gusdur secara umum berlangsung efektif, lancar, dan menjaga kesantunan. Meskipun terdapat penggunaan bahasa lisan yang sangat non-formal, seperti penyingkatan kata, penghilangan kata kerja, dan fenomena campur kode dan alih kode, hal ini justru berfungsi untuk meningkatkan keakraban sosial dan kelancaran komunikasi, sekaligus merefleksikan budaya lokal Pekalongan. Penggunaan sapaan hormat ("Bu," "Om") dan ungkapan lokal ("Monggo," "Maturnuwun," "Nak") menunjukkan kepatuhan yang kuat terhadap maksim penghargaan dan pemufakatan.

References

Ainun, N., Siregar, R., & Rahmawati, F. (2022). Kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial mahasiswa. Jurnal Pendidikan Bahasa, 11(2), 145–152. https://doi.org/10.23917/jpbp.v11i2.18123

Hamanay, P., dkk. Analisis Maksim Kesantunan Berbahasa dalam Proses Belajar Mengajar Siswa kelas X-APHP (Agribisnis Hasil Pengolahan Hasil Pertanian) Vol. 6 No. 12 (2023) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.3237

Hamidah, S. (2023). Efektivitas komunikasi dalam interaksi sosial mahasiswa. Jurnal Komunikasi Global, 8(1), 33–42. https://doi.org/10.36982/jkg.v8i1.1856

Kamhar, Y. M., dkk. (2024) Dekadensi Kesantunan Berbahasa Mahasiswa Lintas Budaya di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang: Kajian Antropososiopragmatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2 (1), 9-16, 2024 https://share.google/Ewkc5bTpdrghnX10L

Khazin, (2023). Konstruksi Kesantunan Berbahasa di Ruang Publik: Kajian Pragmatik. Pedalitra: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 3(1), 1–11. https://share.google/leG2xOV0kRmUhElkv

Khotimah, (2023). Analisis tindak tutur dalam percakapan di lingkungan kampus. Jurnal Linguistik Terapan, 7(2), 88–97. https://doi.org/10.25077/jlt.v7i2.2987

Larasati, R., & Widyaningsih, S. (2024). Alih kode dan campur kode dalam komunikasi mahasiswa di ruang publik. Jurnal Bahasa & Sastra Nusantara, 12(1), 21–30. https://doi.org/10.31227/jbsn.v12i1.5056

Maghfiroh, A. (2022). Fenomena penggunaan ragam nonformal dalam komunikasi lisan mahasiswa. Jurnal Pragmatik Indonesia, 4(3), 101–110. https://doi.org/10.36456/jpi.v4i3.3512

Maghfiroh, N. (2022) Bahasa Indonesia sebagai Alat Komunikasi Masyarakat dalam Kehidupan Sehari hari. Jurnal: Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi 19(02), 102–107. https://doi.org/10.47007/jkomu.v19i02.516

Purnama dkk., (2024) Prinsip Kesantunan Berbahasa Di Kalangan Mahasiswa. Jurnal : Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 13 No 1, Maret 2024. https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v13i1.3164

Purnama, D., Rahayu, E., & Sari, M. (2024). Kelancaran berbicara dalam interaksi transaksional. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 9(1), 55–67. https://doi.org/10.23887/jpbi.v9i1.66342

Rachmanita, E., dkk. (2023). Campur kode mahasiswa dalam konteks sosial budaya Jawa. Jurnal Ilmiah Bahasa dan Budaya, 5(2), 72–81. https://doi.org/10.36663/jibb.v5i2.5942

Savira, D., Putri, A., & Hanum, S. (2024). Kesantunan dan efektivitas tuturan dalam interaksi jual belimahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 6(1), 17–26. https://doi.org/10.31004/jkp.v6i1.5743

Setiawati, R., & Alber, M. (2023). Tindak tutur dalam transaksi layanan publik. Jurnal Pragmatik & Linguistik, 8(1), 40–51. https://doi.org/10.36990/jpl.v8i1.4578

Siregar dkk., (2025) Analisis Kesantunan dan Tindak Tutur Masyarakat (Komunitas Ojol) Jurnal Yudistira: Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa Vol 3, No 2, April 2025 https://doi.org/10.61132/yudistira.v3i2.1760

Siregar, H. dkk., (2025) Implementasi Bahasa Santun dan Pentingnya Etika Berbahasa Dalam Lingkungan Pendidikan (Studi di STKIP Pangeran Antasari dan STIE Pangeran Antasari). Jurnal: Pengabdian, Inovasi, Sosial dan Ekonomi Volume 02 Issue 02, 05 https://share.google/o4Etk65uVdYEhgAW6

Sundawa, R. (2023). ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM KOMUNIKASI INFORMAL ANTARA PEDAGANG DAN PEMBELI DI PASAR CINEAM (Kajian Sosiolinguistik) Vol. 7 No. 1 Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia https://share.google/Qp11YJUMcKqLQjGzd

Supriyadi, S., & Sari, D. F. (2024). Pola kesantunan pada komunikasi generasi muda di media sosial dan dunia nyata. Jurnal Sosial Humaniora, 12(2), 122–132. https://doi.org/10.22146/jsh.v12i2.48827

Syahriani, dkk. (2025) PENGGUNAAN CAMPUR KODE DALAM BAHASA PENYELIDIKAN DI POLSEK AWANGPONE KABUPATEN BONE (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Volume 8 Nomor 1, https://share.google/blt2qiLna2WynaMCZ

Downloads

Published

2025-12-07