Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) terhadap Budaya Belajar dan Pelestarian Kearifan Lokal Mahasiswa Ilmu Komunikasi
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpb.v15i4.3691Keywords:
Pemanfaatan AI, Budaya Belajar, Kearifan LokalAbstract
Kemunculan kecerdasan buatan (AI) telah memberikan perubahan nyata pada pola dan budaya belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh AI terhadap budaya belajar serta keberlanjutan nilai kearifan lokal mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Abdurrab. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap delapan mahasiswa yang rutin menggunakan AI dalam proses akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI membantu mahasiswa memahami materi, mencari referensi, dan meningkatkan kapasitas belajar mandiri. Namun, AI tidak menggantikan interaksi sosial; justru menjadi pemicu diskusi dan brainstorming dalam kerja kelompok. Nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, tanggung jawab pribadi, etika akademik, dan kesederhanaan masih terlihat, meskipun mulai beradaptasi dalam ruang digital. Mahasiswa tetap melakukan pengecekan ulang, penyuntingan bahasa, serta mencantumkan sitasi sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam penggunaan AI. Secara keseluruhan, AI tidak mengikis kearifan lokal, tetapi dapat memperkaya proses pembelajaran jika digunakan secara proporsional dan kritis. Hal ini menunjukkan munculnya budaya belajar hibrida dengan menggabungkan teknologi dengan nilai-nilai budaya Indonesia. Karena itu, literasi digital berbasis budaya perlu diperkuat agar AI dimanfaatkan secara etis, reflektif, dan tetap berpijak pada identitas akademik mahasiswa.
References
Annisha, S. (2024). Teknologi dan pelestarian budaya lokal dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(2), 101–112.
Daniah, R. (2023). Kearifan lokal sebagai dasar karakter pendidikan tinggi di Indonesia. Jurnal Budaya Nusantara, 12(3), 88–99.
Dewi, Y. (2020). Human wisdom in the age of Artificial Intelligence. Education and Humanity Journal, 4(1), 22–34.
Fauziah, M. (2023). Responsible autonomy in digital learning. Journal of Digital Ethics, 6(2), 54–63.
Haryanto, B. (2022). Pelestarian budaya lokal dalam pendidikan tinggi era digital. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(2), 65–78.
Lee, J., dan Park, S. (2021). Technological self-regulation in AI-assisted learning. Computers & Education, 169, 104–112.
Nugraha, D., dan Yuliani, P. (2024). AI-based learning and academic ethics. Asian Journal of Digital Education, 11(1), 17–29.
Prasetya, D. (2024). AI and local wisdom integration in education. Journal of Innovative Learning, 6(1), 29–41.
Pratama, R., dan Syahrul, H. (2020). Digital learning culture among university students. Journal of Digital Education, 7(2), 140–148.
Rahardjo, A., dan Mulyani, F. (2022). Digital collectivism: Kolaborasi dan budaya gotong royong digital. Jurnal Komunikasi Digital, 4(2), 44–53.
Siregar, L. (2022). Budaya belajar dan konstruksi pengetahuan mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(1), 21–30.
Sutrisno, D. (2023). Cultural integrity in AI-assisted learning. Education & Culture Studies, 2(2), 33–41.
Tan, W., dan Teo, A. (2023). Learner-centered culture in AI-based education. Educational Innovation Journal, 3(1), 10–18.
Zimmerman, J. (2020). Self-regulated learning in digital era. Journal of Learning Psychology, 15(1), 12–25
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fenny Anita, Hadrizal Hadrizal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan Bahasa yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan Bahasa bersifat akademik. Jurnal Pendidikan Bahasa tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.








