Pengaruh Model Problem-Based Learning di Luar Kelas terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran IPA

Authors

  • Galih Puji Widodo Universitas Terbuka
  • Supeno Supeno Universitas Negeri Jember
  • Heni Safitri Universitas Terbuka

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpm.v15i3.3177

Keywords:

Problem-Based Learning, Pembelajaran Luar Kelas, Berpikir Tingkat Tinggi, Pembelajaran IPA

Abstract

Banyak siswa sekolah dasar masih mengalami hambatan dalam mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, khususnya dalam mata pelajaran IPA. Pembelajaran di kelas cenderung bersifat satu arah dan berfokus pada hafalan, sehingga belum sepenuhnya mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan reflektif. Kondisi ini menuntut adanya pendekatan pembelajaran yang lebih aktif, menantang, dan terhubung dengan pengalaman nyata siswa. Salah satu model pembelajaran yang relevan adalah Problem-Based Learning, terutama jika diterapkan di luar kelas. Model ini memungkinkan siswa untuk terlibat langsung dalam proses pemecahan masalah yang kontekstual, sehingga mendorong mereka berpikir secara mendalam dan berkolaborasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan Problem-Based Learning di luar kelas terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa sekolah dasar dalam pelajaran IPA. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan Non-Equivalent Control Group Design (NECGD), melibatkan 60 siswa kelas VI di SD Negeri 2 Besuki, Kabupaten Situbondo. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan lembar observasi, lalu dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Problem-Based Learning di luar kelas secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Selain hasil tes yang lebih baik, siswa juga menunjukkan keterlibatan aktif dan sikap kritis selama proses pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa Problem-Based Learning luar kelas efektif dalam mengembangkan kemampuan kognitif sekaligus karakter sosial siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Acesta, A. (2020). Analisis kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa materi IPA di sekolah dasar. Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi, 12(2), 170-176. doi:10.25134/quagga.v12i2.2831

Aji, S., Septiana, I., & Purbiyanti, E. D. (2021). Peningkatan hasil belajar melalui model Problem Based Learning secara daring tema 9 Kayanya Negeriku pada siswa kelas IV SD. Malih Peddas: Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 105-115. doi:10.26877/malihpeddas.v11i1.8931

Diguna, I. W., & Gading, I. K. (2022). Dampak pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 terhadap keterampilan kolaborasi siswa kelas IV sekolah dasar. MIMBAR PGSD Undiksha, 10(3), 525-532. doi:10.23887/jjpgsd.v10i3.52099

Ghozali, I. (2020). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Husaeni, D. N., Gintara, A. R., Nabila, G. F., & Nursalman, M. (2025). Mengungkap pentingnya uji normalitas dan homogenitas dalam penelitian: Studi kasus dan aplikasinya. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 829-839. Dipetik 06 9, 2025, dari https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/24268

Indrawati, W. O. (2024). Pengembangan pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada guru SD. Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 412-420. doi:10.36709/amalilmiah.v5i2.236

Jamilah, T. J., Imran, M. E., & Amal, A. (2024). Pengaruh model problem based learning Problem-Based Learning berbantuan media Powtoon terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi pada pembelajaran IPA siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Sang Surya, 10(2), 432–442. doi:10.56959/jpss.v10i2.346

Janah, M., Andari, K. D., & Katrini. (2022). Perbandingan penerapan model problem based learning Problem-Based Learning pada kemampuan akademik siswa terhadap kemampuan memecahkan masalah di kelas V SDN 006 Tarakan. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 5(2), 156-164. doi:10.20961/shes.v5i2.58326

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Laporan capaian keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa sekolah dasar dalam mata pelajaran IPA. Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia. Diambil kembali dari https://pusmenjar.kemdikbud.go.id

Kristianty, D. (2021). Pengaruh metode ceramah dan dialog terhadap motivasi belajar. URNAL MADINASIKA Manajemen Pendidikan dan Keguruan, 3(1), 21-30. Dipetik 6 19, 2025, dari https://www.ejournal.unma.ac.id/index.php/madinasika/article/view/1879

Lestari, R. (2021). Pengembangan lembar kerja siswa (LKS) berbasis higher order thinking skill (HOTS) pada mata pembelajaran IPA untuk siswa kelas V SD Negeri Limpok Aceh Besar. Doctoral dissertation, Universitas Bina Bangsa Getsempena. Dipetik 7 4, 2025, dari https://repository.bbg.ac.id/handle/1043

Novitasari, S. A. (2023). Penerapan pembelajaran berbasis proyek di luar kelas: Memperkuat keterlibatan siswa melalui pembelajaran di komunitas lokal. Jurnal Pendidikan West Science, 1(6), 248-257. doi:10.58812/jpdws.v1i4.462

Pohan, T. B., & Indarini, E. (2024). Efektivitas model Problem Based Learning dan Inquiry Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 09(3), 216-233. Dipetik 06 27, 2025, dari https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/17839

Pujiastuti, W. (2023). Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning Problem-Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) pada siswa kelas IV SD Negeri Sekardoja mengenai perubahan wujud zat. JGURUKU: Jurnal Penelitian Guru, 1(2), 56-65. Dipetik 06 26, 2025, dari https://journal.fkip.uniku.ac.id/JGuruku/article/view/150

Putri, C. S. (2023). Peran pembelajaran berbasis outdoor dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa: Studi quasi-eksperimental di sekolah menengah atas di Bandung. Sanskara Pendidikan dan Pengajaran, 1(2), 68-77. doi:10.58812/spp.v1.102

Rahmawati, S., & Airlanda, G. S. (2023). Efektivitas model problem based learning dan project based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Basicedu, 7(6), 3450-3456. doi:10.31004/basicedu.v7i6.6332

Roberts, A., Nganga, L., & James, J. (2022). Classroom examples: Problem-Based Learning in secondary education. Open Access Library Journal, 9, 1-16. doi:10.4236/oalib.1108656

Santoso, R. (2020). Statistika parametrik dan non-parametrik untuk penelitian pendidikan. Graha Ilmu.

Sudirtha, I. G., Widiana, I. W., & Adijaya, M. A. (2022). he effectiveness of using revised Bloom’s taxonomy-oriented learning activities to improve students’ metacognitive abilities. Journal of Education and e-Learning Research, 9(2), 55-61. doi:10.20448/jeelr.v9i2.3804

Tazkiah, A., & Sari, N. (2023). Pengaruh pembelajaran berbasis lingkungan terhadap kemampuan berpikir kritis pada materi komponen ekosistem kelas V SDN Badrain. Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD, 2(3), 129-136. doi:10.47165/pedapaud.v2i3.632

Walters-Williams, J. (2022). H-CUP: Increasing Higher Order Thinking Skills levels through a framework based on cognitive apprenticeship, universal design and project based learning. Creative Education, 13(9), 2878-2902. doi:10.4236/ce.2022.139181

Widoyoko, E. P. (2021). Evaluasi program pembelajaran. Pustaka Pelajar.

Wiranata, D., Widiana, I. W., & Bayu, G. W. (2021). The effectiveness of learning activities based on revised bloom taxonomy on problem-solving ability. Indonesian Journal Of Educational Research and Review, 4(2), 289-298. doi:10.23887/ijerr.v4i2.37370

Zebua, N. (2024). Studi Literatur: Peranan Higher Order Thinking Skills dalam proses pembelajaran. Edukasi Elita: Jurnal Inovasi Pendidikan, 1(2), 92-100. doi:10.62383/edukasi.v1i2.110

Downloads

Published

2025-09-01