Peningkatan Kedisiplinan Belajar Matematika Melalui Strategi Pembelajaran Group Investigation pada Siswa SMAN 1 Madapangga

Authors

  • Syaifuddin Syaifuddin Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Madapangga

Keywords:

Kedisiplinan, Belajar Matematika, Group Investigation

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji peningkatan kedisiplinan belajar matematika bagi siswa SMAN 1 Madapangga kelas XI.IPA semester genap tahun ajaran 2013/2014 melalui strategi pembelajaran group investigation. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dua siklus. Analisis data yang digunakan dengan metode alur, yakni reduksi, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kedisiplinan belajar matematika siswa yang dapat dilihat dari meningkatnya indikator-indikatornya meliputi: 1) siswa tepat waktu memulai pelajaran sebelum tindakan 37,5%, pada tindakan kelas siklus I mencapai 50%, dan setelah dilakukan tindakan pada siklus II menjadi 87,5%, 2) siswa tepat waktu mengumpulkan tugas sebelum tindakan 25%, pada tindakan kelas siklus I mencapai 40,62%, dan setelah dilakukan tindakan pada siklus II menjadi 81,25%, 3) siswa taat mengikuti proses pembelajaran sebelum tindakan 25%, pada tindakan kelas siklus I mencapai 40,62%, dan setelah dilakukan tindakan pada siklus II menjadi 75%, 4) siswa taat mengerjakan PR sebelum tindakan hanya 15,62%, pada tindakan kelas siklus I mencapai 34,37%, dan setelah dilakukan tindakan pada siklus II menjadi 81,25%. Berdasarkan uraian di atas disimpulkan bahwa penerapan strategi group investigation dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan kedisiplinan belajar siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arends, Richard. 2008. Learning To Teach (Fourth Editing). Boston: Mc. Graw Hill Co.
Huda, Miftahul. 2011. Cooperatif Learning (Metode, Teknik, Struktur, dan Model Penerapan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Irwan. 2011. “Pengaruh Pendekatan Problem Posing Model Search, Solve, Create, and Share (SSCS) Dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Mahasiswa Matematika”. Jurnal Penelitian Pendidikan/Vol. 12, No. 1, pp. 1-10.
Karwadi. 2005. “Upaya Guru Dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa di Sekolah”. Jurnal Pendidikan Agama Islam/Vol. 1, No. 1, pp. 41-52.
Maret, Ervina. 2009. “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Topik Limit Fungsi Aljabar pada Siswa Kelas XI”. Jurnal Pendidikan MIPA/Vol. 1, No.2, pp. 92-120.
Nurhadi. 2004. Kurikulum 2004 Pertanyaan dan Jawaban. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
Rohani, Ahmad. 2004. Pengelolaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Saffat, Idri. 2009. Optimized Learning Strategy. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Siddiqui, Mujibul Hasan. 2013. “Group Investigation Model of Teaching: Enhancing Learning Level”. Indian Journal of Research/Vol. 3, No. 4, pp. 78-80.
Sumardi. 2004. “Usaha Meningkatkan Konsentrasi Siswa dalam Pembelajaran Matematika Melalui Ketrampilan Guru Mengelola Kelas pada Siswa MTs”. MIPA/Vol. 14, No. 1, pp. 1-10.
Sutama. 2007. “Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation untuk Pengembangan Kreativitas Mahasiswa”. Varidika/Vol. 19, No. 1, pp. 114.
Sutama. 2011. Penelitian Tindakan Teori dan Praktek dalam PTK, PTS, dan PTBK. Surakarta: Citra Mandiri Utama.
Sutama. 2012. Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, PTK, R & D. Surakarta: Fairuz Media.
Tahar, Irzan dan Enceng. 2006. “Hubungan Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar pada Pendidikan Jarak Jauh”. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh/Vol. 7, No. 2, pp. 91-101.
Tandilling, Edy. 2012. “Pengembangan Instrumen untuk Mengukur Kemampuan Komunikasi Matematik, Pemahaman Matematik, dan Self-Regulated Learning Siswa dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Menengah Atas”.Jurnal Penelitian Pendidikan/Vol. 13, No. 1, pp. 24-31.

Downloads

Published

2016-12-30