Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa SMP melalui Model Pembelajaran Guided Teaching Berbasis Soft Skills

Authors

  • Isman M. Nur STKIP Kie Raha
  • Diah Prawitha Sari Universitas Khairun Ternate

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpm.v12i4.724

Keywords:

kemampuan berpikir kritis, guided teaching, soft skills

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis yang memperoleh pembelajaran guided teaching berbasis soft skills. 2) untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis yang memperoleh pembelajaran guided teaching berbasis soft skills dengan model pembelajaran konvensional. 3) untuk mengetahui interaksi antara pembelajaran digunakan dan kemampuan awal matematika kategori (tinggi, sedang, rendah) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini merupakan studi kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekivalen. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Ternate. Dengan sampel dua kelas, yaitu kelas VIII C sebagai kelas eksperimen sebanyak 22 siswa dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol sebanyak 22 siswa. Hasil penelitian adalah 1) terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa memperoleh pembelajaran guided teaching berbasis soft skills. 2) peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa memperoleh pembelajaran guided teaching berbasis soft skills lebih baik daripada siswa memperoleh pembelajaran konvensional dengan kategori sedang. 3) tidak terdapat interaksi antara pembelajaran yang digunakan dan kemampuan awal matematika terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, maka kemampuan awal matematika siswa perlu ditingkatkan karena memuat pengetahuan prasyarat digunakan dalam pembelajaran selanjutnya. Disarankan kepada guru sebaiknya menjadikan pembelajaran guided teaching berbasis soft skills sebagai alternatif pembelajaran yang baik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arslan, S. (2015). Investigating Predictive role of Critical Thinking on Metacognition with Structural Equation Modeling. The Malaysian Online Journal of Educational Science, 3(2), 1–10.

Esmaeili, D. Z., & Bagheri, M. (2015). Evaluation of the Relationship between Critical Thinking Skills and affective Control in Child Training Students of the Female Technical and Vocational College in the City of Broujerd. Journal of Education and Practice, 6(16), 28–36.

Fisher, A. (2009). Berpikir Kritis: Sebuah Pengantar. Jakarta. Erlangga.

Habsyi, R., & Nur, I. M. (2021). Perbandingan Hasil Belajar Matematika Siswa SMA Melalui Model Pembelajaran Problem solving dengan Jigsaw. Jurnal Pendidikan MIPA, 11(2), 47–53. https://doi.org/10.37630/jpm.v11i2.475

Mark, A. (2015). Activating pre-service mathematics teachers’ critical thinking. European Journal of Science and Mathematics Education, 3(1), 77‐89.

Mulnix, J. W. (2012). Thinking Critically about Critical Thinking. Educational Philosophy and Theory, 44(5), 464–479. https://doi.org/10.1111/j.1469-5812.2010.00673.x

Nur, I. M. (2014). Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Melalui Model Pembelajaran Guided Teachingberbasis Soft Skills. Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika, 4(Vol 4 No. 2), 30–38. https://doi.org/10.23969/pjme.v4i2.2507

Nur, I. M., & Abdullah, I. H. (2016). Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Soft Skill Matematis Siswa SMA. Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 3(2), 39–53. https://doi.org/10.33387/dpi.v3i2.136

Palinussa, A. L. (2013). Students’ Critical Mathematical Thinking Skills and Character:Experiments for Junior High School Students through Realistic Mathematics Education Culture-Based. Journal on Mathematics Education, 4(1), 75–94. https://doi.org/10.22342/jme.4.1.566.75-94

Peter, E. E. (2012). Critical thinking: Essence for teaching mathematics and mathematics problem solving skills. African Journal of Mathematics and Computer Science Research, 5(3). https://doi.org/10.5897/AJMCSR11.161

Sudirja, W (2011). Pengaruh Strategi Pembelajaran Aktif Dengan Metode Pengajaran Terbimbing Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa SMP Pada Sub bab Relasi & Fungsi. [Online]. Tersedia:http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/1688/1/102038-WINDA%20SUDIRJA-FITK.pdf.

Suherman. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: JICA-UPI.

Tajudin, N. Mohd., & Chinnappan, M. (2016). The Link between Higher Order Thinking Skills, Representation and Concepts in Enhancing TIMSS Tasks. International Journal of Instruction, 9(2), 199–214. https://doi.org/10.12973/iji.2016.9214a

Temel, S. (2014). The effects of problem-based learning on pre-service teachers’ critical thinking dispositions and perceptions of problem-solving ability. South African Journal of Education, 34(1), 1–20. https://doi.org/10.15700/201412120936

Turan, H. (2016). Comparison of critical thinking dispositions of prospective teachers. Academic Journals, 11(8), 10.

Yildiz, A. (2017). The Factors Affecting Techno-Pedagogical Competencies and Critical Thinking Skills of Preservice Mathematics Teachers. Malaysian Online Journal of Educational Sciences, 5(2), 66–81.

Zetriuslita, H., Ariawan, R., & Nufus, H. (2016). Students’ Critical Thinking Ability: Description Based on Academic Level and Gender. Journal of Education and Practice, 7(12), 154–164.

Downloads

Published

2022-12-01