Identifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas X pada Pembelajaran Reaksi Redoks di Kurikulum Merdeka
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpm.v12i4.746Keywords:
kurikulum merdeka, miskonsepsi, kimia, reaksi redoksAbstract
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada topik reaksi redoks dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 2022 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu tes pilihan ganda sebanyak tujuh soal. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa materi yang paling banyak tidak dipahami siswa terkait dengan korosi besi. Soal tersebut tidak dapat dijawab dengan benar oleh sebanyak 16,3% siswa. Soal yang paling banyak kedua tidak dapat dijawab siswa adalah soal terkait dengan reaksi auto redoks. Soal tersebut tidak dapat dijawab dengan benar oleh sebanyak 11,4% siswa. Sedangkan soal yang paling sedikit siswa menjawab salah adalah soal yang terkait senyawa klor dan bilangan oksidasi, masing-masing secara berurutan sebanyak 2,5% siswa dan 5,0%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat siswa mengalami miskonsepsi pada topik reaksi redoks dalam kurikulum merdeka.
Downloads
References
Anggraeni, R. (2018). High Order Thinking Skills: Strategies for Raising Student’s Thinking Processes and Children’s Cognitive Development in Reading Comprehension. Journal of Language Learning of Research (JOLLAR), 2(2), 76-86.
Apriadi, Ni Ngh. S., Redhana, I Wayan., Suardana, I Nyoman. (2018). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas X pada Topik Reaksi Redoks. Jurnal Pendidikan Kimian Indonesia, 2(2), 70-77.
Astutik, T. P., Fariati & Herunata. (2017). Identifikasi Konsep Sukar dan Kesalahan Konsep Reaksi Redoks. Jurnal Zarah, 5(1), 22-28.
Chen, X., de Goes, L. F., Treagust, D. E., & Eilks, I. (2019). An Analysis of the Visual Representation of Redox Reactions in Secondary Chemistry Textbooks from Different Chinese Communities. Education Sciences, 9(42), 1-16.
Cooper, D. R., & Schindler, P. S. (2014). Business research methods. New York: McGraw-Hill.
Hasim, E. (2020). Penerapan kurikulum merdeka belajar perguruan tinggi di masa pandemi covid-19. Proseding Webinar Magister Pendidikan Dasar Pascasarjana Univeristas Negeri Gorontalo, 68-74.
Hasniyah, F., & Muchtar, Z. (2021). Pengembangan Uji Instrumen Tiga Tingkat Dengan CRI untuk Mendeteksi Miskonsepsi dalam Pembelajaran Reaksi Redoks. Jurnal Inovasi Pembelajaran Kimia, 3(2), 123-135.
Jannah, R. R., & Utami, L. (2018). Identifikasi Miskonsepsi Siswa pada Materi Reaksi Redoks Menggunakan Certainty of Respond Indeks. Journal of the Indonesian Society of Integrated Chemistry, 10(2), 42-50.
Kusumawati, I., Enawaty, E., & Lestari, I. (2014). Miskonsepsi Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Sambas pada Materi Reaksi Reduksi Oksidasi. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(6).
Morales, A., Obaya, A., Montaño, C., & Vargas, Y. M. (2020). Exploratory Assessment of Strategy for Learning Redox Reactions in High School. International Journal of Education (IJE), 8(1), 23-37.
Mumri, A. F., & Aini, S. (2019). Pengembangan Media Pembelajaran Powerpoint Interaktif Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Reaksi Redoks Kelas XII SMA/MA. Edukimia Journal, 1(1), 30-37.
Natasya, T., Khairafah, M. E., Br Sembiring, M. S., & Hutabarat, L. N. (2022). Corrosion Factors on Nail. Indonesian Journal of Chemical Science and Technology, 5(1), 47-50.
Purtadi, S & Permana, S. (2012). Analisis Miskonsepsi Konsep Laju dan Kesetimbangan Kimia pada Siswa SMA. Proseding Seminar Nasional MIPA.
Saputra, O., Setiawan, A., & Rusdiana, D. (2018). Identification of Student Misconception About Static Fluid. International Conference on Mathematics and Science Education (ICMScE). doi:10.1088/1742-6596/1157/3/032069.
Soeharto., Csapó, B., Sarimanah, E., Dewi, F. I., & Sabri, T. (2019). A Review of Students’ Common Misconceptions in Science and Their Diagnostic Assessment Tools. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 8(2), 247-266.
Suparno, P. (2005). Miskonsepsi dan Perubahan Konsep Pendidikan Fisika. Jakarta: Grasindo.
Suryaman, M. (2020). Orientasi Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar. Prosiding Seminar Daring Nasional: Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar, 13-28.
Vhalery, R., Setyastanto, A. M., & Leksono, A. W. (2022). Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Sebuah Kajian Literatur. Research and Development Journal of Education, 8(1), 185-201.
Winarso, W., & Toheri, T. (2017). A Case Study of Misconceptions Students in the Learning of Mathematics; The Concept Limit Function in High School. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 4(1), 120-127.
Yuniarti, E., Bahar, A., & Elvinawati. (2020). Analisis Miskonsepsi Siswa pada Materi Konsep Redoks Menggunakan Certainty of Response Index (CRI) di SMA Negeri 9 Kota Bengkulu. ALOTROP: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kimia, 4(1), 69-82.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan MIPA yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan MIPA bersifat akademik. Jurnal Pendidikan MIPA tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.









