Pengembangan Modul Fisika Berbasis Kerja Laboratorium dengan Pendekatan Science Process Skill (SPS) Kelas XI SMAN 2 Pinrang

Authors

  • Rosita Rosita STKIP Darud Da’wah wal Irsyad Pinrang
  • Suhardiman Suhardiman UIN Alauddin Makassar
  • Lisdayanti Liling UIN Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpm.v12i4.771

Keywords:

Modul Fisika, Kerja Laboratorium, Science Proces Skill

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian reserch and development yang bertujuan untuk mengembangkan Modul Fisika Berbasis Kerja Laboratorium menggunakan Pendekatan Science process skill khususnyanya materi suhu dan kalor pada kelas XI IPA 4 SMAN 2 Pinrang yang memenuhi kriteria valid dan efektif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model 4-D terdiri atas pengembangan modul, angket respon peserta didik dan guru terhadap modul serta tes keterampilan proses sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul memenuhi kategori valid. Rata-rata respon peserta didik terhadap Modul  Fisika Berbasis Kerja Laboratorium dengan Pendekatan Science Process Skill berada pada kategori sangat positif. Modul Fisika Berbasis Kerja Laboratorium dengan Pendekatan Science process Skill layak digunakan sebagai sumber belajar kerena telah memenuhi kriteria valid dan efektif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggereni, Santi. 2014, Mengembangkan Asesmen Kinerja Melalui Pembelajaran Berbasis Laboratorium. Makassar: Alauddin University Press.

Alfama Zamita, Adelia dan Kasmawati, Ida. Jurnal Prosiding Seminar Nasional Fisika (E-Journal): “Pengembangan Tes Keteerampilan Proses Sains Materi Fluida Statis Kelas X SMA/MA”. vol 4 no 5. (Oktober 2015).

Amri, Sofan,2013. Pengembangan dan Model Pembelajaran dalam Kurikulum. Cet. I; Jakarta: Prestasi Pustaka Raya.

Azhar, H., Suhardiman, S., & Hasanah, U. (2020). Pengembangan Media Pembelajaran Majalah Mitigasi Angin Puting Beliung Terinterkoneksi Ayat-Ayat Al-Qur'an Dalam Pembelajaran Fisika. JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 8(2), 140-148.

Collete, Alfred T dan Chiappetta Eugene L. 1994. Science Instruction in the Middle and Secondary Schools. New York: Macmillan Publishing Company.

Ramdayani, S., Taufiq, A. U., Patiung, D., & Hasanah, U. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Handout Berbasis Potensi Lokal Materi Ekosistem Kelas X SMAN 14 Jeneponto. AL-AHYA: Jurnal Pendidikan Biologi, 3(3), 68-79.

Hamalik, Oemar. 2008. Pendekatan Baru Strategi Belajar MengajarBerdasarkan CBSA. Cet. IV; Bandung.: Sinar Baru Afgesindo Bandung.

Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar.Bandung: CV Pustaka Setia.

Jasmadi dan Chomsin S. Widodo. 2008.Panduan Menyusun Bahan Ajar Berbasis Kompetensi. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Jumadi, dkk. Jurnal Prestasi Sains: “Pengembangan Modul IPA Berbasis Keterampilan Proses Sains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas VII SMP pada Materi Kalor”. no 7 (Agustus 2016).

Nasution, 1992. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Cet. V; Jakarta: PT Bumi Aksara.

Nur, Mohammad. 2011 Modul Keterampilan-Keterampilan Proses Sains. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Muchlisa, N., Anggereni, S., Dani, A. U., & Suhardiman, S. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Pop Up Box Berbasis Problem Solving Pada Mata Pelajaran Ipa Fisika. Al Asma: Journal of Islamic Education, 3(1), 97-109.

Purwanto. 2013. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Ramayulis. 2011. Ilmu Pendidikan Islam.Cet. IX; Jakarta: Kalam Mulia.

Rapi, M., Hasanah, U., & Hijriah, N. S. (2021). Developing Devices For Curriculum Development And Learning Biology Course Based On Lentera Of Moodle Learning Management System At Uin Alauddin Makassar. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 24(2), 303-315.

Resti Octaviandari, Arniza. Jurnal Pengembangan Modul Fisika: “Pengembangan Modul Fisika Berbasis Keterampilan Proses Sains pada Materi Alat-Alat Optik untuk Peseta Didik SMP Kelas VIII”. vol 5 no 2 (26 Juli 2016).

Retnawati, Heri. Analisis Kuantitatif Instrumen Penelitian (Panduan Peneliti, Mahasiswa, dan Psikometrian). Sorowajan Baru: Yogyakarta.

Rusyan, Tabrani, dkk. 1991. Upaya Pembaharuan dalam Pendidikan dan Pengajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Handayani, Sri. Jurnal APTEKINDO : ‘’Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Pengujian di Laboratorium sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi’’. vol 1 no 7 (15 November 2015).

Sartika, D., Anggereni, S., Dani, A. U., & Suhardiman, S. (2020). Pengembangan Instrumen Penilaian Kinerja Praktikum Fisika Kurikulum 2013. Al Asma: Journal of Islamic Education, 2(2), 267-273.

Suhardiman, S., Hafid, E., & Widyawati, W. (2021). Pengembangan Buletin Mitigasi Gempa Bumi Terintegrasi Ayat-Ayat Al-Qur’an Di Sman 1 Polewali. Al-Khazini: Jurnal Pendidikan Fisika, 1(1), 102-112.

Sukardiyono dan Ristya, Yeni. Jurnal Pengembangan Modul Fisika: “Pengembangan Modul Fisika Berbasis Kerja Laboratorium dengan Pendekatan Science Process Skill untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika” vol 1 no 2 (Desember 2013).

Suriyono,2015. Teknik Belajar Mengajar dalam CBSA. Cet. I; Jakarta: PT Rineka Cipta.

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Cet. VII; Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Trianto, 2011.Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada KurikulumTingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Cet. V; Jakarta: Kencana.

Yaumi, Muhammad. 2012. Desain Pembelajaran Efektif. Makassar: UIN Alauddin Makassar.

Downloads

Published

2022-12-20