Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Menggunakan Pendekatan Neuroscience pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.37630/jpm.v8i1.40Keywords:
Pengembangan perangkat, pembelajaran matematika, pendekatan neuroscienceAbstract
Matematika masih merupakan pelajaran yang kurang disukai oleh siswa sehingga perlu adanya inovasi pembelajaran yang dapat dikemas sebaik mungkin agar dapat mudah dipahami oleh siswa. Salah satu ilmu yang berkembang pada akhir-akhir ini dam proses pembelajaran adalah neuroscience. Pandangan mengenai keterkaitan neuroscience dalam proses belajar mengajar telah banyak dilakukan dan sangat berpengaruh baik untuk melatih siswa dalam menggunakan otak dalam belajar. Pendekatan dalam pembelajaran neuroscience tidak dapat berdiri sendiri, untuk itu guru juga dituntut untuk mampu menggunakan perangkat pembelajaran yang inovatif agar proses pembelajaran yang berlangsung dapat lebih bermakna dan melekat dalam ingatan siswa. Oleh karena itu, inovasi untuk mengefektifkan pembelajaran yaitu dengan mengembangkan perangkat pembelajaran matematika di sekolah dasar yang disandingkan dengan pendekatan neuroscience dalam pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika menggunakan pendekatan neuroscience yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Produk yang dikehendaki dalam penelitian ini adalah perangkat pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif. Produk tersebut terdiri dari lima komponen yaitu: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Siswa (LKS). Proses pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4-D Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahap yaitu tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate).
Downloads
References
Masson, S. 2012. Neuroeducation: understanding the brain to improve teaching. Jounal Neuroeducation (Association for Research in Neuroeducation). 1(1): 1-2.
Nuraeni. L. 2014. Pendidikan Berbasis Neuropedagogis. Jurnal Ilmiah STKIP Siliwangi Bandung.8 (1); 11-20. ISSN 1978-5089.
Nurdin. 2007, Model Pembelajaran yang Menumbuhkan Kemampuan Metakognitif, Disertasi tidak dipublikasikan, Program Pascasarjana Unesa, Surabaya.
Nurkancana, W & Sumartana. 1986. Evaluasi Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.
Rudi. 2015. Peranan Neuroandragogi pada Pendidikan Orang Dewasa. ArtikelE‐BuletinLPMP Sulsel. Hal. 1-10. ISSN. 2355‐3189.
Santrock, J. W. 2007. Psikologi Pendidikan (Edisi Kedua). Jakarta: Kencana.
Schunk, DH. 2012. Learning Theories an Educational Perspektif, Cet. 1. Pustaka Pelajar.Yogyakarta.
Sirwanti. 2016. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika menggunakan Pendekatan Scientific pada Siswa Kelas V SDN 43 Pallette. Jurnal Pendidikan MIPA, Vol. 6 No. 2, Juli- Desember 2016 ISSN 2088-0294
Suyadi. 2012. Integrasi Pendidikan Islam dan Neurosains dan Implikasinya Bagi Pendidikan Dasar (PGMI). Jurnal Al-Bidāyah. 4 (1): 111-130.
Wahyu, H. 2014. Mengembangkan Retensi Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Matematis Siswa SMP Melalui Pendekatan Kontekstual. Jurnal Prosiding Seminar Nasional pendidikan matematika.27 Nopember 2014, Bandung. Hal 32-44.
Wathon. Aminul. 2012. Neurosains Dalam Pendidikan. Jurnal Lentera, Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi. 1 (3):136-145. ISSN: 1693-6922.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Seluruh materi yang terdapat dalam situs ini dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi situs web ini untuk keperluan komersil tanpa persetujuan dewan penyunting jurnal ini.
- Apabila anda menemukan satu atau beberapa artikel yang terdapat dalam Jurnal Pendidikan MIPA yang melanggar atau berpotensi melanggar hak cipta yang anda miliki, silahkan laporkan kepada kami, melalui email pada Principle Contact.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
- Semua Informasi yang terdapat di Jurnal Pendidikan MIPA bersifat akademik. Jurnal Pendidikan MIPA tidak bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi karana penyalah gunaan informasi dari situs ini.









