Pengembangan e-Modul Berbasis Augmented Reality (AR) Berorientasi Kemampuan Literasi Digital Siswa pada Materi Bentuk Molekul

Authors

  • Meylana Mahardhika Aryomiati Universitas Jambi
  • Afrida Afrida Universitas Jambi
  • Febbry Romundza Universitas Jambi
  • Isra Miharti Universitas Jambi
  • Firdiawan Ekaputra Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpm.v16i3.4370

Keywords:

e‑Modul, Augmented Reality, Literasi Digital, Bentuk Molekul

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan eModul berbasis Augmented Reality (AR) berorientasi pada kemampuan literasi digital siswa pada materi bentuk molekul. Hal ini karena hasil dari wawancara dan analisis siswa SMA 6 Muaro Jambi mengungkapkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan sekolah masih belum optimalnya, serta masih kurangnya bahan ajar modul digital mampu meningkatkan pemahaman topik bentuk molekul bersifat abstrak selama proses pembelajaran. membuat siswa belum memahami konsep bentuk molekul yang abstrak dalam proses pembelajaran. Literasi digital diterapkan melalui penggunaan teknologi digital dan fitur interaktif selama proses pembelajaran. Bahan ajar e-Modul berbasis AR untuk mengetahui hasil kelayakan produk berdasarkan validasi para ahli, pendidik, maupun respon siswa. Pengembangan menggunakan pendekatan pengembangan model pengembangan Lee & Owens (2004) dengan tahapan yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas XI-2 SMA Negeri 6 Muaro Jambi. Instrumen penilaian berupa lembar wawancara, angket validasi ahli media, angket validasi ahli materi, angket penilaian guru, dan angket respon siswa. Analisis data dilakukakn secara kualitatif fan kuantitatif dengan teknik presentase. Diperoleh data hasil menunjukkan bahwa e‑Modul berbasis AR memperoleh persen validasi ahli media sebesar 94,7% termasuk sangat layak, serta validasi ahli materi sebesar 95,7% sangat layak. Penilaian guru mencapai persentase sebesar 87,5% dan respon siswa sebesar 88,6% yang keduanya termasuk dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, e‑Modul berbasis AR berorientasi kemampuan literasi digital siswa pada materi bentuk molekul dinyatakan layak untuk digunakan sebagai media pembelajran kimia. Perluasan pemanfaatan e-Modul berbasis AR berorientasi meningkatkan literasi digital memiliki keunggulan siswa bisa mengakses materi melalui perangkat digital, menggunakan fitur AR dengan 3D yang lebih konkret, serta kemampuan menampilkan konsep abstrak dalam bentuk visual 3D sehingga lebih mudah dimengerti oleh siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anjarsari, D., Putri, A. R., & Mahendra, F. (2023). Analisis kesulitan siswa pada materi bentuk molekul dalam pembelajaran kimia. Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia, 7(2), 115–124.

Azzahra, N., Hidayat, T., & Pratama, R. (2025). Implementasi teori kognitivistik dalam pembelajaran berbasis teknologi digital. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi, 9(1), 55–63.

Daniyati, N., Sari, M., & Lestari, P. (2023). Pengembangan media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 5(3), 201–210.

Dewi, R., Kurniawan, A., & Putra, D. (2021). Teori behavioristik dalam proses pembelajaran siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Humaniora, 6(2), 88–96.

Djarwo, D., Rahmawati, S., & Yuliana, N. (2025). Pembelajaran kimia berbasis kurikulum merdeka pada abad ke 21. Jurnal Pendidikan IPA, 11(1), 44–53.

Gilster, P. (2021). Digital Literacy. Wiley Computer Publishing.

Harahap, R., Nasution, F., & Lubis, A. (2024). Pengaruh penggunaan e modul interaktif terhadap pemahaman konsep kimia siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 12(2), 134–143.

Huda, M., & Susdarwono, E. (2023). Discovery learning menurut perspektif Bruner dalam pembelajaran modern. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 8(1), 66–74.

Iskandar, R., Prasetyo, A., & Nugroho, H. (2022). Implementasi kurikulum merdeka dalam pengembangan keterampilan abad 21. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(4), 290–299.

Mahmud, A., & Cempaka, N. (2022). Pemanfaatan augmented reality dalam pembelajaran sains di sekolah menengah. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(3), 210–220.

Masgumelar, A., & Mustafa, B. (2021). Teori konstruktivisme dan implementasinya dalam pembelajaran. GHAITSA: Islamic Education Journal, 2(1), 49–57.

Mayer, R. E. (2022). Multimedia Learning (3rd ed.). Cambridge University Press.

Mulyasa. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka. PT Bumi Aksara.

Pristiwanti, D., Badariah, B., Hidayat, S., & Dewi, R. S. (2022). Pengertian pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(6), 7911–7915.

Rahmah, S., & Aly, H. (2023). Literasi digital dalam pembelajaran kimia abad 21. Jurnal Pendidikan Kimia, 15(2), 99–108.

Saumi, N., Fitriani, E., & Yanti, D. (2022). Pengembangan e modul berbasis digital pada pembelajaran IPA. Jurnal Pendidikan Sains, 10(3), 177–185.

Simanjuntak, M., & Purba, D. (2025). Pengaruh augmented reality terhadap literasi digital siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 14(1), 35–43.

Supit, A., Tumbel, F., & Paat, J. (2023). Analisis gaya belajar siswa pada pembelajaran digital. Jurnal Pendidikan Modern, 5(2), 87–95.

UNESCO. (2022). Digital Literacy Framework. UNESCO Publishing.

Yusup, M., Kurniawati, I., & Rahman, A. (2023). Pengaruh augmented reality terhadap pemahaman konsep sains siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 11(4), 455–464.

Downloads

Published

2026-06-24