Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Model Inkuiri Terbimbing Berbasis Multiple Intelligences untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik SMP

Authors

  • Hairunisa Hairunisa STKIP Taman Siswa Bima
  • Arif Rahman Hakim STKIP Taman Siswa Bima

DOI:

https://doi.org/10.37630/jpm.v8i1.58

Keywords:

Inkuiri Terbimbing, Multiple Intelligences, Keterampilan Proses Sains

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA berbasis inkuiri terbimbing berdasarkan teori multiple intelligences yang layak untuk melatihkan keterampilan proses sains peserta didik SMP. Perangkat pembelajaran diujicobakan pada kelas VIII dengan rancangan one group pretest-posttest design, sedangkan analisis data secara deskriptif kuantitatif kualitatif. Hasil validasi perangkat pembelajaran menunjukkan perangkat pembelajaran, meliputi: (1) RPP; LKP; Buku Ajar; dan instrumen penilaian keterampilan proses sains. RPP terlaksana dengan baik, dan peserta didik memberi respon positif terhadap pembelajaran. Tes keterampilan proses sains pada keterampilan abstrak dianalisis dengan n-gain 0.60 dengan kategori sedang dan pada keterampilan konkrit dianalisis dengan rata-rata 3.6 dengan kategori A-. Kesimpulan dari penelitian ini yakni perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing berdasarkan teori multiple intelligences yang dikembangkan memenuhi syarat validitas, kepraktisan, dan efektivitas sehingga layak diimplementasikan dan dapat melatihkan keterampilan proses sains peserta didik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ambarsari, W. Santosa,S. danMaridi.(2012). “Penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap ketrampilanproses sains dasar pada pelajaran biologi siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Surakarta”. Jurnal pendidikan biologi Universitas Sebelas Maret.Vol.5 No. 1, pp. 81-95.
Ariesta, R. dan Supartono. (2011). “Pengembangan perangkat perkuliahan kegiatan laboratorium fisika dasar II berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kerja ilmiah mahasiswa”.Jurnal pendidikan fisika indonesia (JPFI). No.1 Vol.7, pp. 62-68.
Borich, G.(1994). Observation skill for effective teaching. New York: Mac Millan Publishing Company.
Branch, J. and Oberg, D. (2004). Focus on inquiry a teacher guide to implementing inquiry based learning. Canada: Alberta Education, Alberta.
David, M. H. (2006). Instructor’s guide to process-oriented guided-inquiry learning. SUNY:Stony Brook University.
Depdiknas. (2006). Model Pembelajaran Terpadu IPA. Jakarta: Depdiknas.
Grant, H. (2011). “The student experience in traditional and inquiry based chemistry labs”. (PDF). Retrieved April 30, (2014) from Montana State University Library.
Hake. (1999). Analyzing Change/Gain Scores. (Online). Tersedia http://www.physicsindiana.edu/sdi/Analyzing-Change-Gain.pd. Diakses 13 Februari 2015.
Kemendikbud. (2014). Buku guru Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTS Kelas VIII. Jakarta: Pusat Kurikulum Dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud.
Kemp, J.E.and Morison. (2007). Designing effective instruction. New York: Macmillan College Publishing Company.
Kuhlthau, C.C. (2010). “Guided inquiry”.School libraries worldwide. Vol.16 No. 1, pp. 17-28.
Madden, K. (2011). “The use of inquiry-based instruction to increase motivation and academic success in a high school biology classroom”.(PDF). Retrieved April 30, (2014) from Montana State University library.
Maliyah, N. dkk. (2012). “Pembelajaran fisika dengan inkuiriter bombing melalui metode eksperimen dan demontrasi diskusi ditinjau dari kemampuan matematik dan kemampuan verbal siswa”.Jurnal Inkuiri. Vol.1 No.3, pp.227-234.
National Research Council. (2001). Inquiry and the national science education standards. Washington, DC: National Academy Press.
Wenning, C. J. (2011). “Experimental inquiry in introductory physics courses” .JPTEO (Journal of Physics Teacher Education Online) Illinois State University Physics Dept. USA.Vol.6No.2,pp. 7.
Zubaidah, S., Mahanal, S, dan Yuliati, L. 2013a. Ragam Model Pembelajaran IPA
SMP. Malang: Universitas Negeri Malang.
Zubaidah, S., Mahanal, S, dan Yuliati, L. 2013b. Ragam Model Pembelajaran IPA SMP. Malang: Universitas Negeri Malang.
Khan, M. S. Hussain, A.R. Majoka, M. I. andRamzan, M.(2011).“Effect of inquiry method on achievement of students in chemistry at secondary level”.International journal of academic research.Vol.3 No.1, pp. 955-959.
Ratumanan, G.T. dan Laurens. (2006). Evaluasi hasil yang relevan dengan memecahkan problematika belajar dan mengajar. Bandung:CV Alfabeta.

Downloads

Published

2018-06-30